Tags

, ,

Title : Hanya Padamu – Sequel Single Happy & Andai Dia Tahu

Pairing : Wonkyu

Disclaimer : All casts are belong to their self and God, Ten 2 Five and their label company

Inspired : Hanya Padamu by Ten 2 Five

Warning : Un-betaed, GS, AU, OOC, Drabble (I think)

Summary : Ketika diriku hanya untukmu dan dirimu hanya untukku. Itulah cinta.

( 。・_・。)(。・_・。 )

Jika dulu aku pernah mengatakan bahwa saat Heechul terlalu berlebihan ketika dia menjadi orang yang sentimental ketika melangsungkan pernikahannya dulu, maka sekarang aku menarik ucapanku tersebut. Kini aku merasakan hal yang sama. Aku tidak bisa menahan airmata haru saat setiap undangan memberikan kata selamat untukku dan juga suamiku, Siwon. Rasa haru karena begitu banyak orang yang memberi perhatian kepadaku dan juga Siwon.

Apa tadi aku menyebut kata suamiku Siwon? Jika ya, memang itulah yang aku katakan. Aku kini resmi menyandang nama belakang Choi. Sudah aku duga nama itu memang terdengar indah di telingaku. Hanya dengan menambahkan huruf i saja, aku bisa mendapatkan kebahagiaan yang aku kira masih terlalu jauh untuk bisa kugapai. Aku tak mengira bahwa datang ke pesta pernikahan Heechul, pesta pernikahan yang tadinya enggan untuk aku datangi jika tidak mengingat Heechul adalah sahabatku, pesta pernikahan yang mempertemukan aku dengan Siwon.

Sampai sekarang pun aku tidak bisa mengerti mengapa cupid dengan seenak perutnya memanah hatiku saat Siwon datang kepadaku. Mengapa harus Siwon, pria terlalu lamban namun baik hati itu, dengan sikap kelewat sopannya terhadap semua orang. Pria yang memang sungguh tampan dari luar namun jika boleh aku bilang aneh di dalam. Pria yang begitu mudah menjerat hati yang aku pikir sekeras baru dan sedingin es ini.

Akan tetapi saat kami mengingat janji, saat dia mengucapkan pidatonya di depan semua undangan yang hadir, aku tahu alasan kenapa aku mencintainya. Setiap hela nafas yang aku hembuskan, aku merasa bahagia karena helaan nafas itu berarti aku masih hidup dan masih bisa bersama dengannya. Masih bisa menatap wajah tampan dan teduhnya. Dia adalah jawaban semua doa yang tidak pernah aku sadari selalu aku panjatkan kepada Tuhan ketika aku menginginkan seseorang untuk mendampingiku.

Aku paham sekarang setelah aku menjadi nyonya Choi, bahwa dengan mengenal Siwon, aku mengenal arti cinta yang sesungguhnya. Karena dia, aku mengerti bahwa aku tidak bisa hidup sendiri. Dia yang mengingatkanku bahwa bersamanya aku baru bisa menikmati indahnya dunia. Indahnya bersama dengan seseorang.

Angan-anganku mendapatkan pria sempurna memang tidak tercapai karena tidak ada kata sempurna untuk seseorang di dunia ini. Termasuk suamiku Siwon. Orang boleh mengatakan dia tampan, kaya, baik hati, dari keluarga terpandang. Figur yang sempurna. Tapi Siwon belum sempurna karena kesempurnaannya ada padaku. Cintaku kepadanya dan cintanya kepadaku, itulah yang menurutku sempurna dan sekali lagi hanya Siwon jawabanku untuk mendapatkan cinta seperti itu.

Aku memandang suamiku yang sedang berpelukan dengan sahabatnya yang baru saja tiba dari Afrika Selatan hanya untuk menghadiri pernikahan kami. Aku menatap wajah sumingrah Siwon kala dia berbincang dengan sahabatnya itu.

Senyum Siwon sekarang milikku. Pandangan teduhnya sekarang milikku. Tubuh atletisnya sekarang milikku. Kata manis namun terkadang memalukan aku itu juga sekarang milikku. Semua yang ada didirinya sekarang milikku. Ah, satu lagi yang paling penting. Jiwa, hati dan cintanya hanya milikku. Aku takkan membiarkannya membagi dengan siapa pun juga. Choi Siwon milik Choi Kyuhyun seutuhnya.

Katakan aku posesif karena itulah diriku. Katakan aku egois karena itu sifatku. Tapi aku selalu memastikan apa yang sudah menjadi milikku akan terus menjadi milikku. Karena seluruh jiwa ragaku sudah dimiliki seutuhnya oleh Siwon. Hati dan cinta ini, kasih sayang yang aku tak pernah tahu bisa aku serahkan kepada seorang pria, semuanya milik Siwon. Hanya untuknya. Hanya padanya.

Choi Siwon, suamiku.

END

Advertisements