Tags

, , ,

Title : Oh, Suho Ingin Main Sama Daddy

Pairing/Charas : Wonkyu, Baby!Suho, a little appearance of Minho

Genre : Family, Romance

Disclaimer : All casts are belong to their self and God and the creators of Fr***** Fl** Baby Milk Advertisement

Inspired : Iklan Susu Bayi Fr***** Fl**

Warning : Un-betaed, GS, AU, A bit OOC, Age and Surname Differences

( 。・_・。)(。・_・。 )

“Eh Suho sayang, pintar sekali anak mommy sudah bisa pakai topi sendiri.” Puji seorang wanita muda sambil terus mengambil gambar lewat handycam canggihnya. Lensa handycam itu melakukan pekerjaannya menyoroti kemana pun sang batita bergerak dengan lincah.

Choi Suho, bayi berusia tiga tahun itu tersenyum lebar seakan mengerti ucapan sang bunda yang tengah memujinya. Batita lucu itu menepukan kedua tangannya sambil melompat-lompat kecil, membuat Choi Kyuhyun, mommy Suho tersebut, tertawa melihat tingkah menggemaskan buah hatinya itu.

Selagi Kyuhyun terus merekam semua aktifitas anak keduanya tersebut, Suho tiba-tiba menoleh ke suatu arah dan berlari sekencang yang dia bisa dengan kedua kaki gempalnya. Lari batita mungil itu sedikit oleng namun tak sampai membuat Suho terjatuh. Kyuhyun yang bingung pun langsung mengikuti kemana perginya Suho meski senyum masih terus terpasang di wajah cantiknya.

Ternyata baby Suho membawa mommy Kyu menuju sebuah kamar. Sebuah kamar yang lebih tepatnya disebut sebagai ruang kerja sang kepala keluarga, Choi Siwon. Di dalam ruangan tersebut, tampak Siwon sedang serius membaca beberapa dokumen lalu kembali berkutat dengan laptop di depannya.

Kyuhyun yang melihat betapa sibuknya sang suami dalam bekerja meski sekarang adalah hari libur, hanya mampu menghela nafas. Sedikit tak tega menyaksikan Siwon harus terus bekerja sedemikian rupa namun di sisi lain dia juga tak mungkin menghentikan Siwon karena dia tahu betapa pentingnya pekerjaan yang sedang Siwon lakukan.

Kyuhyun lalu masuk ke dalam ruangan, mencari Suho. Sepertinya Siwon tidak menyadari kedatangan baik Suho maupun Kyuhyun saking seriusnya dia bekerja. Bahkan ayah dua anak itu tidak menyadari bahwa Suho bersembunyi di bawah meja kerjanya sendiri. Kyuhyun saja sampai harus menahan tawanya melihat anak bungsunya itu menatap ke arahnya dengan kedua matanya sambil memiringkan kepala kecilnya. Benar-benar imut, terlebih lagi dengan senyum lebarnya menampakan sepasang gigi depannya yang baru tumbuh.

Siwon baru menyadari kehadiran Suho ketika batita itu memeluk kaki sang daddy dan mungkin tanpa baby Suho sadari, tangan kecilnya menarik bulu kaki Siwon. Siwon sedikit mengerang sakit manakala bulu kakinya tercabut oleh Suho. Dia langsung mengintip ke bawah meja dan menemukan Suho masih memeluk kakinya.

Siwon sedikit kaget melihat bayi berusia tiga tahun itu bisa berada di bawah meja kerjanya tanpa dia ketahui. Apalagi ketika telinganya mendengar kikikan kecil dari belakangnya. Sontak Siwon mengangkat kepalanya lagi dan memutar lehernya sedikit ke belakang. Keterkejutannya bertambah saat iris hitamnya menangkap sosok wanita yang paling dia cintai.

“Kyu?” sahutnya masih kaget dengan kehadiran kedua orang yang akan selalu dia jaga dan sayangi di ruang kerjanya itu. Lebih kaget saat dilihatnya Kyuhyun membawa sebuah handycam yang masih setia merekam semua kejadian hari itu.

Sementara itu, Kyuhyun meredakan tawa kecilnya dan tersenyum menanggapi Siwon sambil sedikit mengarahkan dagunya ke arah bawah meja Siwon, lebih tepatnya ke arah Suho. Kyuhyun mengisyarakat kepada Siwon agar memberi perhatian kepada sang bungsu.

Siwon menggelengkan kepala, geli sendiri melihat tingkah ajaib mommy dan baby-nya tersebut. Dengan senyum berlesung pipi andalannya itu, Siwon sekali lagi menunduk ke bawah mejanya kemudian dengan hati-hati mengambil baby Suho agar batita tersebut keluar dari persembunyiannya. Siwon lalu mengangkat Suho dan sedikit menggoyangkan tubuh gempalnya ke udara, membuat baby Suho berteriak dan tertawa kegirangan.

Hanya saja tawa manis yang membuat semua orang betah mendengarnya itu hanya bisa terdengar singkat karena Siwon sudah menurunkan putranya itu ke lantai. Siwon membenarkan posisi topi koboi yang dipakai oleh Suho sebelum mencium kedua pipi Suho dan menggesek-gesekan hidung mancungnya ke hidung mungil Suho sehingga membuat batita itu kembali tertawa.

“Baby Suho, sekarang baby bermain dulu dengan mommy ya.” Ucap Siwon dengan senyum lalu kembali duduk di depan meja dan laptop yang sudah menunggunya. Wajah baby Suho yang sejak tadi terlihat senang mulai meredup. Dia ingin bermain dengan daddy-nya sekarang tapi sang ayah terlihat sibuk dengan dunianya sendiri.

“Daddy… Da… daddy…” panggil suho lagi sambil menarik ujung celana pendek Siwon. Suho masih belum mau menyerah untuk bisa sekali lagi bermain dengan sang ayah.

“Ya sayang, nanti daddy akan main sama baby Suho. Tapi sekarang baby main sama mommy dulu ya.” Bujuk Siwon ketika suho masih kekeh ingin main dengannya. Kyuhyun sedari tadi diam akhirnya juga ikut membujuk Suho karena ibu dua anak itu paham bahwa Siwon harus segera menyelesesaikan pekerjaannya.

“Baby Su, sini sayang. Main sama mommy. Jangan ganggu daddy dulu ya sayang. Daddy harus bekerja.” Bujuk Kyuhyun sambil mengulurkan tangan kirinya selagi tangan kanannya memegang handycam. Tapi tampaknya bujuk rayu Kyuhyun tak mampu membuat Suho menyerah.

Suho memandang sekeliling meja kerja Siwon dan matanya menangkap sesuatu yang sering dibawa oleh sang ayah jika Siwon pergi bekerja. Agenda Siwon yang berisikan semua jadwal dan memo penting dan tablet putih yang ditumpuk Siwon menjadi satu. Senyum merekah di wajah Suho ketika melihat dua benda tersebut.

Suho melepaskan genggaman tangannya di celana Siwon membuat Siwon mengira Suho telah menyerah dan dia pun tersenyum sembari kembali berkutat kembali dengan laptop-nya. Sedangkan Kyuhyun sedikit curiga dengan tingkah Suho yang begitu mudah melepaskan Siwon. Istri Siwon itu sedikit aneh karena Suho tidak pernah mudah untuk dibujuk jika sudah berkaitan dengan daddy-nya itu. Tapi kenapa sekarang dengan gampangnya Suho melepas celana Siwon dan beranjak ke sebelah Siwon, tepatnya ke sisi meja kerja Siwon.

“Baby?” Kyuhyun mencoba memanggil Suho namun batita itu terlalu sibuk dengan misinya. Apa misi si mungil itu? Misi Suho adalah mengambil agenda dan tablet Siwon dari atas meja.

“Baby. Kau sedang apa sayang?” tanya Kyuhyun meski dia tersenyum sendiri ketika melihat betapa seriusnya sang buah hati yang justru menambah keimutannya, berusaha mengambil agenda dan tablet sang daddy dari atas meja yang tingginya sama dengan ujung kepala Suho.

Setelah beberapa menit berusaha, akhirnya Suho berhasil. Dan meski terlihat kesulitan, batita mungil itu berhasil membawa agenda dan tablet Siwon ke bawah meja kerja Siwon.

Siwon yang menyadari agenda dan tablet-nya tidak berada lagi di tempat seharusnya, menjadi kebingungan sendiri. Dia mencari di sekeliling meja kerjanya sampai satu suara menegurnya.

“Yeobo.”

“Huh? Apa Kyu? Maaf aku sedang mencari agenda dan tablet milikku. Kemana ya? Tadi sepertinya aku meletakkannya di atas meja.”

“Coba kau cari di bawah meja.”

“Eh? Dibawah meja?” tanya Siwon bingung tapi menuruti perkataan Kyuhyun dan bergerak melihat ke bawah mejanya lagi. Dan benar saja, disana Siwon menemukan agenda dan tablet-nya ada di bawah meja. Kedua alis Siwon berkerut mencoba memahami bagaimana bisa kedua benda mati itu bisa berada disana padahal jelas-jelas Siwon meletakkan di atas meja.

Tatapan Siwon beralih kepada Suho yang tersenyum lebar memperlihat kedua gigi susunya itu. Siwon akhirnya mengerti jika semua ini adalah ulah baby Suho. Sekali lagi, pemilik dan direktur utama Choi Group itu menggelengkan kepalanya, tak habis pikir kenapa Suho bisa sejahil ini.

“Baby-ah. Kenapa agenda dan tablet daddy kau letakkan disana huh?” tanya Siwon sambil mencubit pelan pipi Suho lalu beranjak turun dari kursinya untuk mengambil agenda dan tabletnya tersebut.

Posisi Siwon sekarang sudah bertumpu kepada kedua lututnya dan satu tangan sementara tangan yang satu handak menggapai kedua benda penting untuk pekerjaannya itu. Siwon hampir saja berhasil mengambil agenda dan tablet-nya itu ketika tiba-tiba dia merasakan beban di punggungnya.

Ternyata baby Suho memanfaatkan momen sang daddy yang merunduk dan akhirnya berlutut seperti kuda itu untuk naik ke punggung Siwon. Baby Suho segera memastikan dirinya duduk manis lalu menggoyang-goyangkan tubuhnya seolah dia adalah seorang koboi yang sedang mengendarai kuda. Rupanya baby Suho ingin bermain kuda-kudaan dengan Siwon.

Siwon sendiri, meski kaget luar biasa dengan ulah cerdik sang anak, langsung reflek mengarahkan tangannya yang bebas ke tubuh Suho, menjaga agar Suho tidak limbung dan jatuh. Walau dia tak percaya dirinya dengan begitu mudah dikelabui oleh sang anak, namun Siwon tetap tersenyum dan akhirnya tertawa lalu mengikuti kemauan baby Suho untuk bermain dengannya. Siwon melupakan bahwa dia masih memiliki pekerjaan yang akan tertunda dengan semua kejadian ini.

Kyuhyun yang tadinya hanya tersenyum melihat tingkah jahil sang anak sekarang sudah tertawa lepas melihat Siwon yang awalnya kembali dibuat terperangah dengan tingkah lucu Suho tetapi akhirnya tersenyum bahkan tertawa juga mengikuti kemauan baby Suho. Kyuhyun berpikir bahwa Suho cukup cerdik memanfaatkan kelemahan Siwon yang pasti kelabakan jika agenda dan tablet-nya menghilang dari pandangannya.

“Baby Su. Lihat kemari sayang.” Ucap Kyuhyun mengarahkan kembali handycam-nya kepada Suho yang tertawa senang karena berhasil membuat sang daddy bermain dengannya.

“Ternyata baby Su ingin main kuda-kudaan dengan daddy ya. Pintar sekali anak mommy.” Puji Kyuhyun lagi, tak akan pernah puas hanya dengan sekali dua kali pujian ditujukan kepada sang buah hati yang begitu lucu dan pintar itu.

Ketiganya terus bermain, dengan Suho yang masih betah berada di atas punggung Siwon, Siwon yang mengeluarkan suara-suara seperti kuda, dan Kyuhyun yang terus merekam semua momen indah kebersamaan keluarganya kecilnya.

Sampai akhirnya, Suho yang sejak tadi terus bersuara keras akhirnya mulai terlihat lelah. Tanpa peringatan, batita mungil itu menjatuhkan dirinya di punggung Siwon sambil memeluk leher sang ayah dan tertidur begitu saja. Sedikit mendengkur karena Suho sangat kelelahan seharian ini bermain bersama mommy dan daddy-nya.

“Wonnie, baby Suho sudah tidur.”

“Hhhh… Kalau sudah seperti ini akan susah melepasnya dariku tanpa membangunkannya Kyu.”

“Ya sudah, kau istirahat saja dulu sambil menemani baby Suho tidur. Nanti jika sudah lelap, pelukannya akan lepas sendiri.” Siwon mengangguk atas saran Kyuhyun dan segera bangun secara perlahan agar Suho tidak terbangun. Kyuhyun pun juga mematikan handycam-nya dan meletakkannya di atas meja kerja Siwon kemudian mengikuti sang suami ke kamar mereka berdua.

Diperjalanan menuju kamar mereka, Siwon terlihat sedikit gundah. Kyuhyun menyadari kegundahan sang suami karena Siwon pasti masih memikirkan pekerjaannya yang tertunda itu.

“Sayang.” Panggil Kyuhyun lembut sambil membelai lengan kuat Siwon yang sedang menggendong belakang Suho. Belaian lembut Kyuhyun membuat keduanya berhenti sejenak dan saling menatap satu sama lain.

“Jangan pikirkan soal pekerjaanmu. Aku yakin kau pasti bisa menyelesaikannya tepat waktu. Sekarang, kau istirahat dulu.”

“Kau benar. Aku juga perlu istirahat.”

“Tentu saja. Ada baiknya tadi Suho mengganggumu. Karena jika tidak, kau pasti masih saja berada di dalam ruanganmu itu dan lupa makan dan tidur. Kau ini… Senang sekali membuatku dan anak-anak khawatir.” Keluh Kyuhyun walau satu tangannya masih membelai lengan Siwon dan tangan yang lainnya membelai pipi Siwon.

Siwon tersenyum lalu secara perlahan menghilangkan jarak antara dirinya dan Kyuhyun. Dengan lembut, Siwon mencium bibir ranum Kyuhyun sedikit memagutnya, membuat desahan-desahan pelan terdengar dari Kyuhyun. Kyuhyun pun tak tinggal diam. Dia membalas mencium bibir joker suaminya sambil tangannya yang tadi membelai pipi Siwon sudah berubah posisi dan menetap di rambut Siwon. Kyuhyun sedikit memainkan rambut Siwon sembari menarik kepala sang suami agar lebih memperdalam ciuman mereka.

Sepasang suami istri itu terus berciuman, menyalurkan rasa cinta dan kasih sayang mereka terhadap satu sama lainnya. Sampai beberapa menit kemudian, keduanya kehabisan nafas dan harus rela melepas bibir pasangan masing-masing. Meski begitu, keduanya tidak mau begitu saja melepas tautan mereka. Siwon dan Kyuhyun menempelkan dahi mereka dan Kyuhyun dengan manjanya menggesek-gesekan hidungnya dengan hidung Siwon, seperti yang pernah Siwon lakukan tadi kepada Suho.

“Aku mencintaimu baby Kyu. Aku mencintai kedua anak kita, Minho dan Suho. Selamanya aku ingin bersama kalian.” Sahut Siwon sembari sesekali mencuri kecupan demi kecupan di bibir dan sekitar wajah Kyuhyun. Kyuhyun terkikik, geli akan sentuhan lembut dari bibir Siwon di wajah dan bibirnya. Kyuhyun melepaskan tautan dahi mereka dan menatap lekat ke arah Siwon.

“Aku juga mencintaimu Wonnie, juga kedua buah hati kita. Tetaplah bersama kami, Choi Siwon dan jangan pernah tinggalkan kami.”

“Selama aku mampu, aku berjanji baby. Aku janji.” Keduanya kembali berciuman meski tidak selama yang pertama. Ketika tautan bibir mereka terlepas, keduanya tersenyum dan melanjutkan kembali berjalan menuju kamar Siwon dan Kyuhyun sambil membawa baby Suho yang masih terlelap.

Meskipun begitu, si mungil yang tertidur itu tahu dan dapat merasakan cinta yang dimiliki oleh kedua orang tuanya terhadap satu sama lain dan juga cinta yang tak terukur kepada dirinya dan juga sang kakak, Choi Minho yang saat ini memang sedang tidak ada dirumah.

Baby Suho dapat merasakan bahkan di dalam mimpinya bahwa mommy dan daddy-nya akan selalu menjaganya dan bersama dengannya sampai dia besar dan pada akhirnya dirinya lah yang akan membalas semua rasa cinta itu.

Everyone can come and go, but a family, a true family will always by your side every single time you need them. Because that’s whats family are for.

‘ Family is not an important thing. It’s everything. ‘ – Michael J. Fox

END

Advertisements