Tags

, , , , , , ,

Title : Why I’m Falling In Love With A Yakuza 11

Pairing :  Wonkyu, Kangmin, Yunjae, Baby!Minsu

Disclaimer : All casts are belong to their self and God

Warning : Un-betaed, GS, Attempt Humor, Lots of Swearing, OOC, AU

Summary : I’m on the good side, he’s on the bad side. So is it wrong to love him? Let’s found out.

( 。・_・。)(。・_・。 )

Previous Chapter

“Mak…maksud dokter… Istri dan anak saya… Mereka meninggal?” tanya Siwon tidak percaya jika dia kehilangan Kyuhyun. Mendengar pertanyaan Siwon, dokter tadi menjadi kaget karena bukan itu yang dia maksud. Dia lalu menggeleng kepalanya sambil menjelaskan kepada Siwon.

“Huh?! Oh bukan Siwon-san. Mereka baik-baik saja. Kedua putra anda sehat, ibunya juga sehat. Mungkin Kyuhyun-san sedikit lelah, tapi mereka sehat. Saya bahkan sudah memerintahkan suster untuk membawa Kyuhyun-san dan si kembar ke kamar rawat biasa.”

“Lalu kenapa kau membuatku takut pak tua?!! Kenapa kau bilang aku kehilangan sesuatu?!!”

“Karena Kyuhyun-san berpesan agar saya mengambil kejantanan anda. Dia mengancam akan meneror saya seumur hidup saya jika saya tidak melakukannya. Karena itu…” sang dokter tiba-tiba mengeluarkan sebuah pisau bedah kecil dari kantung jas putihnya dan mengacungkan kepada Siwon. Siwon tentu saja membelalakan matanya terkejut. Dia tidak menduga Kyuhyun akan berbuat seperti ini, mengancam seorang dokter untuk mengkebirinya.

“Maafkan aku Siwon-san, tapi aku masih sayang nyawaku. Istri anda begitu menyeramkan.” Sahut dokter itu terus melangkah maju mendekati Siwon sementara Siwon mengambil langkah mundur menghindari dokter gila di depannya sekarang.

Merasa benda yang mengukuhkan dirinya sebagai pria sejati dalam bahaya, Siwon langsung berbalik dan berlari menjauhi dokter yang ternyata cukup bodoh karena percaya dengan ancaman Kyuhyun.

“TIDAK!!!” teriak Siwon terus berlari membuat semua orang yang menunggu Kyuhyun menggelengkan kepala mereka atas kelakuan Siwon yang sama sekali tidak mencerminkan seorang ayah, terutama bagi mereka yang mengenal Siwon sebagai seorang yakuza. Mereka berpikir mengapa ayah baru itu bisa berubah begitu cepatnya? Dari bos yakuza yang kejam dan sadis menjadi pria menyedihkan yang takut dikebiri oleh seorang dokter. Tapi satu pikiran serupa terlintas di pikiran Yunho, Kangin dan Ryuichiro. Dan itu adalah,

Dasar kuda bodoh.

( 。・_・。)(。・_・。 )

Di Kamar Rawat Kyuhyun

Jaejoong terlihat menggendong salah satu bayi kembar non identik itu. Meski masih bayi, si kembar sudah bisa dibedakan sedikit. Hanya sedikit karena, well, they’re still baby. Selain kulit, semua bayi yang baru lahir akan terlihat sama.

“Kyunnie, apa Suho sudah tertidur? Tampaknya sekarang Minho yang lapar. Tangisannya tak berhenti sejak dia bangun.”

“Sudah eonnie. Bisa kau bantu aku meletakan Suho di box bayinya?” Jaejoong dengan hati-hati menempatkan bayi dalam gendongannya terlebih dahulu di lengan Kyuhyun yang kosong sebelum mengambil bayi ditangan Kyuhyun yang terlelap dengan lucunya dan meletakkannya di box bayi persis di samping ranjang Kyuhyun.

Kedua bayi kembar itu sudah diberi nama Choi Minho untuk si sulung dan Choi Suho untuk si bungsu. Nama-nama itu sudah dipikirkan oleh Siwon dan Kyuhyun jauh sebelum keduanya lahir. Mereka berdua sepakat bahwa Minho dan Suho akan terus memakai marga Choi dan mereka juga sepakat tidak akan memaksakan untuk keduanya jika mereka tidak ingin berurusan dengan dunia hitam Siwon.

Siwon dan Kyuhyun sudah memberitahukan keputusan mereka kepada Ryuichiro. Meski Ryuichiro kecewa Siwon memutuskan untuk menjadi penerus terakhir dari keluarga mereka, tapi Ryuichiro mendukung penuh keputusan cucunya tersebut. Ryuichiro yakin Siwon tidak akan membiarkan kelompok mereka berakhir begitu saja meski dirinya menjadi penerus terakhir. Siwon pasti akan menemukan pemimpin baru setelah dirinya.

“Kyu.” Panggilan Jaejoong membuyarkan semua ingatan Kyuhyun akan masa saat dia dan suaminya memberitahu Ryuichiro mengenai keinginan mereka akan masa depan si kembar.

“Hm?” balas Kyuhyun santai, masih sambil menyusui Minho.

“Kau tahu bukan kalau aku bisa saja menangkap suamimu sekarang atas pembunuhan massal?!” ujar Jaejoong santai tanpa tekanan sedikit pun. Namun bagi Kyuhyun pernyataan Jaejoong tadi bagaikan petir menyambarnya. Kyuhyun perlahan mengangkat kepalanya dan menatap Jaejoong terkejut.

Kyuhyun terkejut karena Jaejoong ternyata sudah tahu bahwa Siwon adalah seorang yakuza. Kyuhyun merutuki dirinya sendiri yang lengah dan melupakan bahwa kakak iparnya itu adalah wanita yang cerdas dengan insting yang kuat. Kyuhyun sempat merasa panik dengan ucapan Jaejoong tadi, namun dia segera menguasai dirinya sendiri dan membalas Jaejoong dengan tenang.

“Bisa saja eonnie, tapi kau tidak punya bukti.” Sahut Kyuhyun kembali memperhatikan Minho yag sedikit demi sedikit mulai tertidur. Sementara Jaejoong, wanita cantik itu hanya tertawa kecil menanggapi ucapan adik iparnya sebelum kembali berbicara.

“Kau benar, aku memang belum memiliki bukti tapi aku punya saksi mata. Kau.”

“Aku?” tanya Kyuhyun pura-pura bingung padahal dia tahu arah pembicaraan Jaejoong.

“Ya, kau. Kau itu seorang polisi Kyu. Kau sudah bersumpah untuk menegakan keadilan. Sudah tugasmu untuk menangkap setiap penjahat.” Tegas Jaejoong mengungkit profesi Kyuhyun. Jaejoong sengaja mengungkitnya karena dia ingin tahu bagaimana reaksi Kyuhyun jika dia berada di dalam situasi seperti sekarang.

Jaejoong tidak memungkiri bahwa ketika dia tahu Siwon adalah seorang yakuz terlebih lagi seorang pemimpin kelompok besar yakuza, Jaejoong merasa cemas. Dia cemas karena dunia Kyuhyun dan Siwon sangat bertolak belakang. Namun, Jaejoong diam saja dan membiarkan keduanya menikah karena Jaejoong tidak tega menghancurkan kebahagiaan Kyuhyun. Jaejoong tidak mau menjadi penyebab hilangnya senyum dan aura cantik kegembiraan dari Kyuhyun. Baru kali ini Jaejoong melihat Kyuhyun bisa tersenyum lepas dan terlihat sangat cantik kala dia bersama dengan Siwon.

Lalu ada masalah ini. Awalnya Jaejoong sendiri tidak tahu jika ada keterlibatan yakuza dengan lahiran mendadak Kyuhyun ini. Tetapi, bau darah yang tidak bisa begitu saja lepas dari penciuman Jaejoong, menimbulkan kecurigaan kapten polisi itu. Belum lagi dia sempat menerima kabar dari seorang petugas bahwa ada gudang terbengkalai yang terbakar hangus. Jaejoong mengambil asumsi bahwa semua itu berhubungan dengan darah yang dia cium dari tubuh Siwon dan Kyuhyun yang harus melahirkan mendadak.

Akan tetapi, seperti perkataan Kyuhyun, Jaejoong tidak akan bisa berbuat banyak karena Siwon dan kelompoknya begitu lihai menyembunyikan bukti atas kejadian di gudang. Jaejoong tahu kasus ini akan sulit terbongkar tapi seperti yang dia katakan tadi, Kyuhyun bisa membantunya sebagai saksi mata. Permasalahannya sekarang ada pada Kyuhyun. Jaejoong ingin tahu apakah Kyuhyun akan memilih profesinya atau dia akan memilih cintanya.

“Penjahat?” pertanyaan Kyuhyun membuat Jaejoong tersentak. Dia menatap Kyuhyun yang sedang berbalik menatapnya dengan seringai di wajah manisnya. Melihat seringai itu, Jaejoong seakan bisa membaca pilihan apa yang akan diambil oleh Kyuhyun.

“Oh eonnie, kau salah besar. Suamiku bukan penjahat. Dia adalah seorang suami dan seorang ayah yang berusaha menyelamatkan istri dan anaknya.” Ujar Kyuhyun melanjutkan ucapannya ketika dia melihat tidak ada respon dari Jaejoong.

“Kyu…” hanya satu kata itu yang mampu Jaejoong keluarkan ketika dia medengar ucapan Kyuhyun tadi. Meski dugaannya terbukti benar bahwa Kyuhyun akan membantah pernyataannya, tapi tetap saja Jaejoong terperangah mendengarnya.

“Tentang profesiku yang seorang polisi eonnie, kau salah lagi. Saat itu, aku bukanlah Choi Kyuhyun seorang polisi.” Ucap Kyuhyun lagi. Dia sengaja memberi jeda karena ingin tahu reaksi Jaejoong tapi karena Jaejoong diam saja, Kyuhyun berbicara lagi.

“Saat itu aku adalah Choi Kyuhyun, istri dari seorang shatei gashira kelompok Ohara dan ibu dari bayi kembar yang saat itu terancam nyawanya. Aku tidak akan pernah membiarkan siapa pun hidup jika mereka berani mengancam keselamatan kedua putraku.” Tegas Kyuhyun menekankan kepada Jaejoong bahwa tidak da satu pun orang yang bisa menghancurkannya dan keluarganya walau di sudut hatinya, Kyuhyun tidak memungkiri dirinya cemas jika Jaejoong benar-benar akan mengusut kejadian di gudang waktu itu dan akan menjebloskan Siwon ke balik jeruji.

Namun ketakutan Kyuhyun itu buyar tatkala senyum manis terpampang jelas di wajah Jaejoong. Istri Jung Yunho itu justru membelai rambut Kyuhyun dengan sayang bahkan mengecup kening Kyuhyun lembut.

“Hhh… Kau sudah resmi menjadi istri yakuza Kyu…” sahut Jaejoong masih tersenyum. Kyuhyun menghembuskan nafas lega. Dia benar-benar bersyukur memiliki kakak ipar sepengertian Jaejoong. Kyuhyun ikut tersenyum lalu sedikit menggoda Jaejoong agar situasi tegang mereka sedikit mencair.

“Ya status itu tergantung situasi dan kondisi.” Kelakar Kyuhyun yang langsung mengundang tawa dari Jaejoong.

Jaejoong dan Kyuhyun lalu kembali berbincang ringan sambil sesekali Kyuhyun melirik kedua putranya yang tertidur di box bayi setelah tadi Minho ikut diletakkan disana. Keduanya terlihat menikmati obrolan mereka sampai Jaejoong kembali mengemukaan sesuatu yang membuat senyum Kyuhyun menjadi datar.

“Kyunnie…”

“Apa eonnie?”

“Kau tahu bahwa aku tidak mungkin selamanya menyembunyikan fakta bahwa adik Siwon itu adalah seorang yakuza. Yunho bisa membunuhku jika dia tahu kau menikah dengan seorang yakuza Kyu, terlebih lagi Siwon itu pemimpinnya.” Adu Jaejoong terlihat khawatir dengan reaksi Yunho jika suaminya itu tahu kenyataan yang sesungguhnya tentang Siwon. Kyuhyun menghela nafas panjang sekaligus menggelengkan kepalanya. Diraihnya tangan Jaejoong dan meremasnya sedikit.

“Biarkan saja seperti ini eonnie. Jika sudah saatnya Yunho oppa tahu, maka aku yang akan menanganinya. Kau tenang saja.” Ucap Kyuhyun berusaha menenangkan Jaejoong. Jaejoong masih terlihat ragu namun beberapa detik kemudian, mengangguk setuju dengan perkataan Kyuhyun.

Kyuhyun kembali tersenyum ketika Jaejoong mulai tidak terlihat khawatir. Tampaknya Jaejoong benar-benar menginginkan Kyuhyun untuk memastikan bahwa kedepannya, Yunho tidak akan marah kepadanya jika pria itu tahu Jaejoong telah menyembunyikan kenyataan tentang Siwon.

Jaejoong yang sudah merasa tenang, meremas balik tangan Kyuhyun mencoba mengatakan tanpa kata-kata bahwa Jaejoong sudah tidak cemas lagi. Namun sekarang giliran Kyuhyun yang merasa sedikit cemas. Kyuhyun cemas karena takut identitas suaminya mudah terbongkar. Walau sebenarnya wajar jika Jaejoong bisa tahu semudah tentang Siwon karena kepiawaiannya sebagai seorang polisi, Kyuhyun tetap merasa khawatir jika semua orang dengan mudah mengetahui identitas sebenarnya dari Siwon.

Maka dari itu Kyuhyun harus tahu bagaimana Jaejoong bisa mengetahui asal-usul Siwon. Kyuhyun harus tahu apakah Jaejoong tahu berdasarkan penyelidikan atau sekedar insting saja karena jika jawabannya adalah jawaban yang kedua, maka akan ada seorang yakuza yang harus dimandikan tengah malam dengan tujuh bunga sehingga aura dunia hitamnya menghilang.

“Eonnie.”

“Ya?”

“Darimana eonnie tahu Siwon dan keluarganya yakuza?” tanya Kyuhyun langsung.

“Aku menjadi polisi itu lebih lama daripada kau adik iparku yang cantik. Aura Siwon tak terbantahkan. Suamimu itu memiliki aura yang terlalu berbahaya untuk sekedar seorang pengusaha muda.”

Sudah aku duga. Dasar suami bodoh! Batin Kyuhyun sambil memikirkan tindakan balasan apa yang harus dia lakukan selain memandikan dengan kembang tujuh rupa kepada Siwon. Jaejoong sendiri yang melihat raut kekesalan Kyuhyun, tersenyum penuh arti. Dia tahu pasti Kyuhyun sedang merencanakan sesuatu yang buruk untuk Siwon karena suaminya tersebut sudah dengan gamblangnya membuka identitasnya sendiri.

Jaejoong menggelengkan kepalanya tatkala dia memikirkan betapa tersiksanya Siwon nanti jika berhadapan dengan ibu dua anak didepannya ini. Bisa-bisa Siwon mati mendadak dank arena Jaejoong masih ingin kedua keponakannya mempunyai seorang ayah, maka dia menambahkan sedikit penjelasannya kepada Kyuhyun. Semoga saja wanita cantik nan galak itu berbelas kasih kepada Siwon setelah mendengar penjelasannya.

“Lagipula Kyu, aku juga menyelidiki Siwon secara menyeluruh karena tidak mungkin bukan aku biarkan adik iparku yang cantik dan menggemaskan ini menikah dengan sembarangan orang.” Jelas Jaejoong sambil memperhatikan raut wajah Kyuhyun dan dia tersenyum lega karena sepertinya Kyuhyun tidak semenakutkan tadi walau ada sedikit tanda tanya tersirat jelas dari kedua bola mata Kyuhyun dengan apa yang baru saja Jaejoong katakan.

“Jika eonnie sudah tahu, mengapa kau diam saja eonnie?”

“Karena baby Kyu-ku sayang, aku bukan kakak ipar yang tega melihat kebahagiaan adik iparku tersayang hancur. Aku diam karena kau terlihat begitu bahagia dan aku tahu penyebabnya adalah suamimu yang entah kenapa belum lepas juga dari dokter bodoh itu.” Keduanya langsung tertawa jika mengingat wajah dokter yang diancam oleh Kyuhyun tadi sebelum dia dipindahkan ke ruang rawat ini.

“Sepertinya ancamanku manjur juga.” Ujar Kyuhyun lalu kembali tertawa.

“Kau memang evil Kyu.” Ucap Jaejoong lalu menyentil hidung Kyuhyun dan ikut tertawa.

“Eonnie.” panggil Kyuhyun lagi sesaat setelah tawa mereka berhenti.

“Hm?”

“Terima kasih.” Sahut Kyuhyun tulus. Mata indah Kyuhyun berkaca-kaca ketika dia mengucapkan kata terima kasih kepada Jaejoong. Kyuhyun bersyukur Jaejoong akan melepas Siwon karena jujur, Kyuhyun tidak ingin suami bodohnya itu mendekam di penjara. Katakan dia egois, tapi Kyuhyun masih membutuhkan Siwon untuk menjaga dirinya dan kedua buah hatinya.

Sedangkan Jaejoong tersenyum menanggapi rasa terima kasih Kyuhyun. Jaejoong paham perasaan Kyuhyun yang tidak menginginkan orang yang dicintainya terlibat dalam masalah apalagi sampai harus mendekam di penjara. Untuk kali ini, Jaejoong akan membiarkan Siwon dan kelompoknya. Bagi Jaejoong, keputusannya ini merupakan hadiah untuk Kyuhyun yang baru saja resmi menjadi seorang ibu. Namun, untuk lain kali, Jaejoong tidak akan segan-segan menghukum Siwon atau yakuza lainnya yang membuat keonaran di wilayahnya.

Jaejoong lalu membelai rambut ikal Kyuhyun seraya membalas ucapan Kyuhyun tadi.

“Sudahlah. Kau tak perlu berterima kasih kepadaku. Kita ini keluarga bukan?!” Kyuhyun pun tersenyum dengan manisnya membuat Jaejoong ingin sekali memeluk Kyuhyun erat karena gemas dengan adik iparnya itu. Namun berhubung Kyuhyun terlihat lelah pasca melahirkan, Jaejoong mengurungkan niatnya. Alih-alih, dia justru mengucapkan sesuatu yang membuat wajah Kyuhyun memerah karena malu dan juga jengkel secara bersamaan. Apa yang diucapkan oleh wanita penyuka gajah dan hello kitty itu?

“Sekarang kau harus cerita bagaimana Siwon bisa membuatmu hamil secepat itu baby Kyu? Aku dan Yunho saja sampai sekarang belum bisa memiliki anak kami sendiri. Memangnya gaya apa yang kalian pakai? Ceritakan Kyu!”

“Ya ampun eonnie…”

Sementara itu, Siwon yang sudah lepas dari dokter polos atau lebih tepatnya terlalu bodoh itu, terlihat sedang berjalan menuju kamar Kyuhyun. Shatei gashira itu terus tersenyum bahagia karena sebentar lagi dia akan bisa melihat kedua pangeran kecilnya. Tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu (Nao: wondad, wondad… Manner please – Siwon: *narik samurai dari sarungnya* – Nao: *kabur*), Siwon langsung memasuki kamar istrinya tersebut.

Kedatangan Siwon yang tiba-tiba itu, apalagi ketika dia membuka pintu terlalu keras sehingga pintu itu berdebam kencang, membuat dua penghuni box bayi di kamar tersebut menangis lantang karena kaget. Bahkan Jaejoong yang sedang duduk di pinggir ranjang sudah mengeluarkan senjata apinya dan mengancungkan ke arah Siwon.

“Woah! Noona! Hati-hati dengan benda itu! Kau bisa membunuh seseorang!” seru Siwon sembari mengangkat kedua tangannya sampai sebatas dada agar Jaejoong tidak menembaknya. Sementara itu Kyuhyun yang juga terkejut dengan kehadiran Siwon yang tiba-tiba itu langsung memasang raut wajah membunuhnya kepada sang suami, membuat ayah dua anak itu beringsut takut. Siwon tahu bahwa nyawanya yang hanya satu itu dalam bahaya besar.

“Choi. Siwon. Kau sudah bosan hidup rupanya.” Ancam Kyuhyun santai namun terdengar ketegasan di nada suaranya. Kyuhyun benar-benar kesal bukan main dengan Siwon karena bukan hanya membuat dirinya dan Jaejoong terkejut setengah hidup, Siwon juga menyebabkan kedua putra mereka yang baru saja tertidur kembali terbangun sambil menangis.

Kyuhyun kesal karena akan butuh waktu cukup lama dan begitu banyak ASI darinya untuk menenangkan kedua pangeran kecil mereka. Kyuhyun bukannya pelit tapi jujur, dia merasa aneh saja ketika kedua buah hatinya itu mengisap puting susunya (Nao: aneh? Seharusnya sudah biasa bukan?! Bukannya Wondad sering hisap pu… *dibekap ama Kyumom*).

“Maafkan aku baby! Aku hanya terlalu gembira karena akhirnya bisa bertemu dengan jagoan-jagoan kecil kita.” Sahut Siwon sembari mengatupkan kedua telapak tangannya, menundukkan kepalanya dan meminta maaf sebesar-besarnya kepada Kyuhyun.

Kyuhyun menggelengkan kepalanya sambil menghela nafas panjang. Dia merasa terlalu lelah untuk berdebat dengan suami bodohnya itu. Kyuhyun lalu mengisyaratkan kepada Siwon untuk mendekat sementara Jaejoong kembali menyarungkan kembali senjata apinya setelah memukul belakang kepala Siwon ketika pria itu tiba di samping ranjang Kyuhyun. Mata bulat Jaejoong mendelik seakan mengancam Siwon bahwa dia akan menguliti Siwon jika dia berani membuatnya kaget seperti tadi. Siwon hanya menggaruk kepalanya lalu membungkuk sedikit, meminta maaf juga kepada kakak iparnya itu.

“Eonnie, bisa tolong kau ambilkan Minho dan Suho dan berikan salah satunya kepadaku dan satunya lagi kepada pria bodoh ini?” pinta Kyuhyun yang langsung mendapat wajah cemberut gratis dari Siwon. Dia merajuk karena Kyuhyun terus saja mengoloknya dengan kata bodoh.

“Jangan cemberut seperti itu! Kau sama sekali tidak imut!”

“Tapi baby, kenapa kau selalu menyebutku bodoh?!”

“Karena kau memang bodoh! Ayah mana yang tega mengagetkan anaknya sendiri seperti tadi?!”

“Aku tidak sengaja baby…” rajuk Siwon tidak rela disalahkan terus karena si kembar terus menangis. Kyuhyun menghela nafas lagi melihat tingkah Siwon yang sangat berbeda ketika suaminya itu sedang bersamanya. Namun, seulas senyum Nampak menghiasi wajah cantik Kyuhyun ketika dia melihat wajah tampan suaminya tersebut. Siwon terlihat menggelikan dengan bibir yang dikerucutkan dan pipi yang dikembungkan. Benar-benar tidak cocok untuk tipe seperti dirinya.

Kyuhyun terdiam sejenak memikirkan apa yang sudah dia lalui selama ini bersama dengan Siwon. Pertemuannya dengan Siwon yang tidak disengaja karena keduanya hanya sebagai chaperon untuk Kangin dan Sungmin sampai hari ini, ketika dengan seluruh jiwa raganya, Kyuhyun melahirkan si kembar, tanda cinta mereka berdua. Begitu banyak yang sudah terjadi dan satu hal yang dimengerti oleh Kyuhyun. Tidak akan ada pria lain yang akan bisa menggantikan posisi Siwon di hatinya. Kyuhyun sudah terlalu mencintai Siwon sampai dia sendiri tidak tahu apa yang akan dia lakukan jika Siwon tidak ada lagi disisinya.

Tanpa disangka-sangka, Kyuhyun menarik leher Siwon dan mencium bibir joker itu dengan lembut. Siwon, bahkan Jaejoong membelalakkan mata mereka melihat Kyuhyun yang memulai terlebih dahulu untuk mencium Siwon. Sedangkan Kyuhyun sendiri hanya menikmati bibir Siwon walau suaminya itu terlalu shok hanya untuk sekedar membalas ciuman Kyuhyun. Bahkan yakuza satu itu, terus saja mematung saat Kyuhyun melepas ciumannya dan mengambil baby Suho dari gendongan Jaejoong.

“Kau memang bodoh Wonnie.” Kata Kyuhyun sambil menimang Suho sementara Jaejoong yang sudah sadar dari keterkejutannya, segera mengambil baby Minho dan mendekati Siwon yang masih termangu.

“Kau memang bodoh… tapi kau adalah suami bodoh yang sangat aku cintai.” Ucap Kyuhyun sambil menatap wajah tampan Siwon.

Ungkapan cinta dari Kyuhyun tadi membuat Siwon yang membatu menjadi mencair. Dengan senyum lebar terkembang di wajahnya, dia mendekati Jaejoong terlebih dahulu untuk mengambil baby Minho lalu beranjak menghampiri Kyuhyun dan duduk di pinggir ranjang disamping Kyuhyun yang sedang bersandar. Sementara Jaejoong yang paham bahwa kedua orang tua baru itu memerlukan waktu untuk mereka sendiri, melangkah keluar meninggalkan Siwon dan Kyuhyun bersama dengan si kembar.

Kembali ke pasangan orang tua muda tersebut. Siwon yang sudah menyamankan posisinya di samping Kyuhyun kemudian membalas perbuatan Kyuhyun sebelumnya dengan mencium bibir dan kening Kyuhyun dengan sayang. Setelah puas mencium Kyuhyun, Siwon juga tak lupa mencium kening kedua putranya yang entah sejak kapan mulai tenang. Mungkin karena baby Minho dan baby Suho merasakan kehangatan dan kasih sayang dari kedua orang tua mereka sehingga mereka berhenti menangis.

Siwon kemudian memandang lurus ke manik coklat milik Kyuhyun seraya mengatakan hal yang akan selalu dia ucapkan selama dia masih bernafas dan itu adalah,

I love you baby. So much that I died if you’re not beside me.” Ucap Siwon tulus dan membuat mata Kyuhyun kembali berkaca-kaca karena ucapan tersebut. Dia sendri tidak tahu mengapa jika bersama dengan Siwon, Kyuhyun begitu mudahnya menjadi pribadi yang cengeng. Tapi Kyuhyun tidak perduli, saat ini Kyuhyun bisa merasakan betapa pria yang didepannya ini benar-benar mencintai dirinya sepenuh hati.

I love you too yeobo.” Balas Kyuhyun pelan membuat keduanya tersenyum lalu tertawa kecil bersama. Keduanya lega sekarang karena masalah yang sempat membuat mereka bepikir bahwa mereka akan terpisah untuk selamanya telah berakhir. Untuk saat ini tidak ada lagi orang yang akan mengganggu mereka. Tidak ada yang akan mengancam keluarga mereka. Tidak ada orang yang mampu menggoyahkan cinta mereka.

Kyuhyun dan Siwon tahu bahwa masa depan yang akan mereka hadapi sangat berliku karena perbedaan keduanya. Akan tetapi, sejak awal mereka memutuskan untuk bersama, keduanya sadar bahwa perbedaan itu akan teratasi jika Siwon dan Kyuhyun saling mengerti dan membagi semuanya tanpa ada yang ditutupi. Cinta mereka terlalu kuat hanya untuk bisa dihancurkan dengan kata perbedaan. Dan sekarang, dengan dua buah hati yang hadir di tengah-tengah kehidupan mereka, pastinya akan semakin menyatukan Siwon dan Kyuhyun. Keduanya tahu bahwa perjalanan hidup mereka baru akan dimulai. Ya, baru akan dimulai.

END

Advertisements