Tags

, , , , ,

Title : Why I’m Falling In Love With A Yakuza 4

Pairing :  Wonkyu, Kangmin, Yunjae

Disclaimer : All casts are belong to their self and God

Warning : Un-betaed, GS, Attempt Humor, Lots of Swearing, OOC, AU

Summary : I’m on the good side, he’s on the bad side. So is it wrong to love him? Let’s found out.

( 。・_・。)(。・_・。 )

Previous Chapter

Kediaman Keluarga Jung

Siwon memarkirkan mobilnya di samping gerbang rumah Yunho. Kedua pria itu langsung keluar dari mobil dan berjalan masuk ke dalam rumah yang menurut Siwon tidak terlalu besar untuk ukuran pebisnis sukses seperti Yunho. Rumah kakeknya lebih besar dari rumah Yunho.

Yunho yang memang berterima kasih atas tumpangan dari Siwon, mengajak Siwon untuk makan malam di rumahnya. Yunho melupakan bahwa Siwon tadi sudah sempat makan di restoran. Siwon sendiri yang memang menginginkan tawaran itu, dengan cepat menyetujuinya. Dia lalu mengikuti Yunho masuk ke dalam rumah. Namun sebelum dia masuk lebih jauh, Siwon berbalik sebentar dan mengisyaratkan anak buah yang mengikuti dia untuk berjaga di luar saja.

Beberapa menit kemudian Yunho dan Siwon sudah ada dalam rumah Yunho dan mengganti sepatu mereka dengan sandal rumah. Yunho lalu mengajak Siwon ke ruang makan untuk bertemu dengan istri dan adiknya.

“Wah! Banyak sekali makanannya Boo!” seru Yunho yang terperangah melihat begitu banyak makanan yang tersaji di meja makan. Jaejoong sedikit terkejut mendengar suara suaminya itu, menjatuhkan sendok sayur yang sedang di pegangnya.

“Yunnie! Kau mengagetkanku! Kenapa kau tidak memberi salam ketika masuk?!” tegur Jaejoong sambil mengambil sendok sayurnya lalu meletakkannya di tempat cuci piring kemudian menghampiri suaminya tersebut untuk memberikan ciuman selamat datang. Jaejoong belum menyadari kehadiran Siwon sehingga dia santai saja mencium bibir Yunho walau hanya sebentar.

“Eonnie apa kau lihat PSP milikku? Aku lupa menaruhnya dimana?” tanya seseorang yang ternyata adalah Kyuhyun. Dia kelihatan bingung karena kehilangan PSP tercintanya. Kyuhyun juga tidak menyadari bahwa Yunho telah kembali, apalagi menyadari bahwa kakaknya itu membawa tamu bersamanya sampai satu suara yang dikenalnya, yang telah membuatnya meradang karena kesal sejak beberapa jam yang lalu terdengar lagi.

“Hai baby Kyu. Kita bertemu lagi. Rupanya kita jodoh ya.”

“ARGH!!”

( 。・_・。)(。・_・。 )

Situasi malam itu di kediaman keluarga Jung agak canggung setelah Siwon dengan santainya memanggil Kyuhyun dengan panggilan sayang darinya dan Kyuhyun yang berteriak karena kaget dengan kedatangan Siwon di kediaman keluarga Jung itu. Yunho dan Jaejoong yang saat ini benar-benar terkejut dengan hal itu hanya bisa memandang Siwon dan Kyuhyun bergantian dengan tatapan meminta penjelasan.

Siwon yang menyadari keingin tahuan Yunho dan Jaejoong, tersenyum penuh arti sebelum dengan entengnya berjalan ke arah Kyuhyun dan merangkul pinggang wanita manis itu. Kyuhyun terlalu shok untuk melakukan apapun karena dia tidak mengira Siwon akan berani melakukan itu di depan kakak dan kakak iparnya.

“Yunho hyung. Ternyata adikmu itu baby Kyu. Kebetulan sekali. Bukan begitu sayang?” tanya Siwon kemudian menatap Kyuhyun dengan penuh kemenangan. Kyuhyun membuka mulutnya sedikit sambil mendelikkan matanya kepada Siwon karena sekali lagi Siwon melakukan hal yang paling menyebalkan dan menggangu bagi Kyuhyun. Dengan segenap tenaga Kyuhyun menginjak kaki Siwon dan membuat pria tinggi itu meringis kesakitan sambil berjingkat-jingkat memegangi kakinya.

“Aww! Baby! Ini sakit sekali! Kenapa kau selalu tega dan menyakitiku saat aku hanya menunjukkan rasa sayangku kepadamu?” keluh Siwon memasang tampang memelas yang langsung mendapat delikan maut dari Kyuhyun. Yunho dan Jaejoong hanya memandang kedua orang yang sedang bertengkar itu dengan tatapan bingung namun sedetik kemudian senyum merekah di wajah mereka.

“Kau itu benar-benar tak punya malu ya?! Ini bukan rumahmu! Sopan sedikit!” tegur Kyuhyun keras membuat Siwon menutup telinganya karena suara Kyuhyun yang memekik. Kyuhyun tampaknya juga terlihat kehabisan nafas karena malam ini dia sudah terlalu sering berteriak.

Siwon sendiri setelah merasa kakinya tidak terlalu sakit, mencoba berdiri lagi dengan tegak sebelum akhirnya melihat ke arah Yunho dan Jaejoong. Walau Siwon sebenarnya tidak terlalu perduli dengan tanggapan Yunho dan Jaejoong, dia merasa harus bisa menarik hati calon kakak iparnya tersebut. Maka dengan senyum berlesung pipi andalannya, Siwon membungkuk dan meminta maaf.

“Ya, kau benar baby. Maaf. Maaf Yunho hyung. Maaf Jung noona, Aku sudah tidak sopan di rumah kalian.” Tutur Siwon sopan. Jaejoong yang dipanggil dengan sebutan Jung noona tertawa kecil. Dia lalu menepuk bahu Yunho dan mengisyaratkan suaminya itu untuk memberikan respon sekaligus mengenalkan dirinya karena memang sejak datang ke rumah ini, Yunho belum sempat mengenal Siwon kepada Jaejoong. Mereka sudah lebih dulu terkejut dengan adu mulut Kyuhyun dan Siwon.

“Oh, tidak. Tidak apa-apa Siwon-ah. Oh ya, jangan panggil istriku begitu. Kenalkan Siwon-ah, istri tercintaku Jaejoong.” Sahut Yunho mengenalkan Jaejoong. Siwon hanya mengangguk dan membungkuk sedikit yang dibalas dengan senyuman oleh Jaejoong.

“Um Siwon, maaf jika aku bertanya seperti ini. Aku hanya bingung. Kau..” Yunho tidak langsung melanjutkan pertanyaannya. Dia sekilas menatap Kyuhyun yang masih memandang dengan tajam ke arah Siwon lalu Yunho berpaling ke Jaejoong seakan meminta dukungan untuk melanjutkan apa yang ingin dia tanyakan. Anggukan dari Jaejoong menjadi jawabannya.

Mereka berdua penasaran dengan hubungan antara Siwon dan Kyuhyun. Yunho bahkan sempat melihat raut wajah Jaejoong yang sudah berbinar-binar semenjak dia sadar bahwa Siwon seperti memiliki suatu hubungan dengan Kyuhyun. Lihat saja sekarang betapa intensnya Kyuhyun memandang Siwon. Jaejoong tidak perduli jika tatapan itu adalah tatapan kekesalan atau apa.

“Bagaimana kau bisa mengenal adikku Kyuhyun, Siwon-ah?” lanjut Yunho lagi. Pertanyaan itu adalah pertanyaan yang melingkupi hati Yunho yang sedikit khawatir walau dia juga tidak menutupi kegembiraannya karena adiknya yang terkenal acuh dengan lawan jenisnya akhirnya mempunyai seseorang yang bisa dibilang dekat sampai bisa beradu mulut dengannya.

“Bukan sekedar kenal hyung. Tapi dia ini kekas..” Siwon baru saja akan mengucapkan kalimatnya namun sudah terlebih dahulu di potong oleh Kyuhyun.

“Bukan siapa-siapa oppa. Kami hanya berkenalan melalui Sungmin eonnie.” jawab Kyuhyun agar Siwon tidak bicara hal yang tidak benar. Kyuhyun yakin Siwon tadi bermaksud mengakui dirinya lagi sebagai kekasihnya. Kyuhyun merasa sedikit senang karena dia berhasil mendahului Siwon sebelum pria aneh menurutnya itu berbicara omong kosong lagi kepada Yunho dan Jaejoong. Akan tetapi, Kyuhyun benar-benar dilanda kesialan malam ini karena Jaejoong dengan polosnya mempertanyakan sesuatu yang sulit dijelaskan oleh Kyuhyun.

“Benarkah? Tapi dia memanggilmu baby Kyu. Kau tidak pernah membiarkan orang lain memanggilmu dengan panggilan sayang, kau saja selalu mengeluh kalau aku panggil Kyunnie.”

“Um.. itu..” Kyuhyun benar-benar terpojok sekarang. Dia meremas tangannya sendiri mencoba mencari jawaban yang tepat dan masuk akal sekaligus mengutuk Siwon yang sudah membuat kekacauan ini dari awal dia masuk ke rumah keluarga Jung. Sedangkan Jaejoong yang melihat Kyuhyun tidak mampu menjelaskan nama panggilan itu, salah paham dan mengira Kyuhyun gugup atau malu karena sudah ketahuan memiliki seseorang. Dengan lantangnya Jaejoong bertanya lagi sambil memperlihatkan raut wajah yang benar-benar gembira.

“Apa kalian berdua pacaran? Sejak kapan? Kenapa kau tidak bercerita kepada eonnie, Kyu? Oh senangnya!!” seru Jaejoong dengan segala pertanyaan yang tidak dia perdulikan lagi jawabannya. Yunho yang mengerti kegembiraan sang istri ikut terpengaruh dan melupakan kekhawatirannya terhadap Kyuhyun. Pasangan suami istri tersebut kini berpegangan tangan dan tersenyum satu sama lain. Sementara Kyuhyun yang kesal karena Jaejoong tidak mau mengerti situasinya sama sekali dan Siwon yang meyeringai menang karena sepertinya keluarga Kyuhyun mendukungnya, bersamaan menanggapi pertanyaan Jaejoong tadi.

“Tidak/Ya!!” Kyuhyun menatap horor kepada Siwon yang masih berani mengakui dirinya sebagai kekasih padahal sudah sejak awal Kyuhyun mengancam, membanting, menginjak kakinya dan segala macam hal yang dia lakukan agar Siwon mau diam. Tapi pria tak kenal takut itu tetap saja membuatnya kesal dan frustasi.

Kyuhyun benar-benar tidak tahu bagaimana menghadapi Siwon. Lelaki ini benar-benar membuatnya kalang kabut dan membuatnya merasa aneh dengan dirinya sendiri. Kyuhyun terbiasanya mengatasi lelaki menyebalkan atau lelaki pantang meyerah seperti Siwon, namun tidak ada yang segigih dirinya dan sampai membuat Kyuhyun merasakan getaran dalam dadanya. Kyuhyun tidak tahu getaran apa itu, yang dia tahu, Siwon berhasil membuat dirinya selalu mengingat Siwon.

“Tidak Jae eonnie, aku bukan pacarnya.” Sela Kyuhyun mencoba mendahului Siwon lagi. Siwon semakin menyeringai karena penolakan Kyuhyun yang menurutnya sia sia tersebut. Dengan seringainya itu Siwon memberikan respon atas penyataan Kyuhyun.

“Kenapa kau tidak mau berterus terang saja baby Kyu?!”

“Kau ini! Kau cari mati ya!”

“Kalau aku mati di tanganmu aku rela.”

“Oh manisnya Yunnie!!” pekik Jaejoong terlalu senang mendengar perkataan Siwon yang menurut kapten kepolisian itu sangat romantis. Kyuhyun yang sudah tersulut amarahnya dengan cepat mencengkram tangan Siwon dan membawanya ke taman belakang rumah tersebut, meninggalkan pasangan suami istri yang sekarang sudah lompat-lompat sendiri karena mengira adik kesayangan mereka akhirnya memiliki pasangan untuk dirinya sendiri.

Mereka berdua sama sekali tidak perduli dengan kenyataan bahwa Kyuhyun selalu menolak mentah-mentah jika disandingkan dengan Siwon. Terlebih lagi untuk mencari tahu siapa Siwon sebenarnya, selayaknya wali yang bertanggung jawab kepada anggota keluarganya. Yunho dan Jaejoong benar-benar sudah putus asa sehingga bagi mereka jika ada seorang pria yang mampu bertahan dengan sikap galak, pedas, dan jutek Kyuhyun, maka mereka akan dengan senang hati menerima pria tersebut.

Sementara itu Kyuhyun yang sudah melepaskan tautan tangannya di lengan Siwon mulai mondar mandir sendirian. Dia bergumam kesal dan mengeluhkan sikap kedua kakaknya itu yang sama sekali tidak memikirkan dirinya. Kyuhyun tidak habis pikir bagaimana bisa mereka bersikap sesantai itu padahal Siwon adalah orang asing di rumah mereka.

Kyuhyun terus berjalan sambil sesekali mengusap wajah cantik sekaligus manisnya tanda dia benar-benar frustasi dengan keadaan ini. Kyuhyun berpikir, seharusnya dia tidak usah datang hari ini. Kyuhyun mulai menyalahkan rasa rindunya kepada sang kakak dan walau dia tidak mau mengakuinya, Kyuhyun juga bermaksud pindah ke rumah kakaknya sementara waktu ini untuk menghindari Siwon karena dia sedikit takut jangan-jangan Siwon membuntutinya sampai ke apartemennya.

“Baby, kau membuatku pusing dengan berjalan mondar mandir seperti itu. Bisakah kau tenang sebentar?” tanya Siwon sambil melipat kedua lengannya di dada. Kyuhyun mendadak berhenti dan dengan cepat dia menghampiri Siwon lalu memukul lengan atas Siwon dengan keras.

“Aww baby! Kau ini sadis sekali sih! Kenapa kau senang sekali menggunakan kekerasan?” keluh Siwon mengusap lengannya yang baru saja dipukul oleh Kyuhyun.

“Itu pantas untuk pembuat onar sepertimu kuda mesum! Sekarang apa yang harus kukatakan kepada kedua kakak tercintaku itu yang jelas-jelas tidak bisa melihat kalau aku tidak mau dihubungkan dengan hal apapun bersamamu.” Geram Kyuhyun. Wanita itu sungguh ingin membuat wajah tampan Siwon hancur tak berbentuk lagi. Namun dengan santainya Siwon hanya mengibaskan tangannya dan memilih duduk di bangku taman yang ada di dekatnya.

“Sepertinya mereka berdua bahagia sekali saat tahu kau memiliki kekasih.” Komentarnya singkat. Kyuhyun meniup poninya lagi lalu memilih duduk di sebelah Siwon. Kyuhyun merasakan lelah yang menderanya karena terlalu banyak berteriak, menggunakan kekuatan fisiknya terhadap Siwon, dan stres akibat pekerjaan dan juga tingkah menyebalkan Siwon.

“Itu impian mereka. Yunho oppa dan Jaejoong eonnie mengira aku akan menjadi perawan tua karena tidak pernah terlihat berhubungan dengan siapa pun. Padahal aku hanya ingin fokus dengan pekerjaanku.” Sahut Kyuhyun menumpahkan curahan hatinya kepada Siwon. Dia seakan lupa bahwa dia sedang kesal dengan Siwon. Siwon sendiri juga takjub dengan sikap Kyuhyun yang mudah sekali berubah. Namun kesempatan untuk bisa berbincang tenang dengan Kyuhyun tidak akan sering datang. Karena itu, Siwon menyamankan tubuhnya dengan menselonjorkan kaki dan menumpu tubuhnya pada kedua tangannya di belakang.

“Oh begitu.” Tanggap Siwon singkat yang membuat Kyuhyun tanpa sadar tersenyum. Kyuhyun merasa sedikit lega karena Siwon tidak banyak bertanya tentang tingkah ajaib kedua kakanya dan itu membuatnya merasa nyaman bercerita dengan Siwon. Kyuhyun benar-benar melupakan kekesalannya terhadap Siwon secepat kilat. Bahkan Kyuhyun sudah mengikuti posisi tubuh Siwon sekarang. Keduanya menatap langit yang gelap karena tidak adanya bintang. Cahaya yang ada malam itu hanya berasal dari lampu di sekitar taman tersebut.

Situasi mereka sekarang sungguh damai, namun Siwon dengan segala keisengannya dan hobi barunya yaitu menggoda Kyuhyun, membuat pria bermarga Choi itu menegakkan tubuhnya dan menghadap ke arah Kyuhyun. Dengan senyum jahil, Siwon mengatakan sesuatu karena dia mengingat ucapan terakhir Kyuhyun tadi.

“Wait. Kau bilang perawan tua. Kau ini masih..” Segera Kyuhyun ikut menegakkan tubuhnya dan menempelkan jari telunjuknya di bibir sintalnya itu, mengisyaratkan agar Siwon diam.

“Sshh!! Jangan keras-keras! Malu tahu!”

“Oh baby, kenapa harus malu? Bagus jika kau memang masih perawan. Jadi milikmu yang paling berharga itu hanya boleh untukku. Asal kau tahu, aku cukup berpengalaman dan kalau kau mau baby, pangeran tampanmu ini akan membawamu ke surga dunia.” Sahut Siwon sambil mengangkat kedua alisnya. Kyuhyun bergidik takut sekaligus jijik mendengar komentar vulgar dari Siwon tadi.

“Ew, ew, ew.. That’s gross! Jangan macam-macam ya Choi Siwon-ssi. Aku hanya akan menyerahkannya kepada suamiku saja!”

“Oke, kalau begitu. Ayo kita menikah.”

“Ew again. That’s so gross! Kau itu senang sekali bicara sembarangan!”

“Sembarangan apanya? Aku serius! Jika kau menjadi istriku berarti kau akan menjadi nyonya muda di kelompokku. Kau akan memiliki kekuasaan yang besar.” Pernyataan Siwon tadi membuat Kyuhyun tertarik. Dengan sedikit menyipitkan matanya curiga dia memandang Siwon dengan lekat lalu berkata,

“Benarkah? Jadi aku bisa merubah semua bisnis ilegal kalian menjadi bisnis legal?” tanya Kyuhyun penasaran. Siwon mencoba menahan tawanya melihat Kyuhyun yang mudah sekali di pengaruhi dan di iming-imingi sesuatu berkenaan dengan pekerjaannya sebagai polisi. Siwon memikirkan bagaimana Kyuhyun bisa bekerja sebagai polisi jika dia begitu mudah teralihkan perhatiannya. Namun jika Kyuhyun terus seperti ini, akan lebih mudah bagi Siwon untuk menjadikan Kyuhyun sebagai miliknya. Melihat Kyuhyun yang serius menunggu jawaban darinya, Siwon hanya mengangguk. Dia tidak bisa bicara karena takut tawanya akan meledak akibat tingkah imut Kyuhyun yang masih begitu serius dengan tawarannya tadi.

“Wah. Keren sekali.” Ucap Kyuhyun masih dengan pemikiran bahwa dia mampu mengurangi jumlah bisnis ilegal yang ada di daerahnya sekarang ini.

“Jadi kau secepatnya menjadi istriku baby.” Ucap Siwon setelah dia dapat mengusai dirinya untuk tidak tertawa. Kyuhyun mengangguk dan menyetujui perkataan Siwon tadi.

“Ya itu boleh juga.” Ucapnya polos. Selang beberapa detik, lalu beberapa menit, dan akhirnya,

“Eh!! Tidak, tidak. Bukan itu maksudku. Siwon! Jangan racuni otakku.” Protesnya dan menyalahkan Siwon lagi. Dengan ucapan Kyuhyun itu, maka lepaslah kontrol Siwon atas tawanya. Pria tampan itu tertawa sebebas-bebasnya, mengagetkan Yunho dan Jaejoong yang dengan tidak elitnya menguping dan mengintip Siwon dan Kyuhyun dari dalam rumah walau mereka tidak bisa mendengar pembicaraan apapun kecuali tawa keras Siwon tadi karena jarak mereka yang jauh.

“Ahahaha.. Kau yang mudah di pengaruhi baby, jadi jangan menyalahkan aku.” Kyuhyun bergumam tak jelas, tapi Siwon dapat mendengar kata menyebalkan dan juga kuda mesum dari Kyuhyun. Dan itu membuat Siwon kembali tertawa walau tidak sekeras tadi.

“Sudahlah baby. Aku masih penasaran kenapa kau membawaku kesini? Kita mau pacaran ya?!” tebak Siwon sambil mendekatkan diri kepada Kyuhyun. Siwon menggeser tubuhnya agar lengannya menempel dengan lengan Kyuhyun.

“Bukan kuda mesum. Aku ingin kau ikut berpikir tentang apa yang harus aku katakan kepada Yunho oppa dan Jaejoong eonnie soal kita. Kau juga sih! Kenapa bisa-bisanya memanggilku dengan sebutan mengerikan itu!” keluh Kyuhyun lagi. Sudah berapa kali Kyuhyun mengeluhkan hal yang sama kepada Siwon dan apa hasilnya, nol besar karena Siwon tidak perduli.

Namun kali ini Siwon terlihat berpikir kala mendengar keluhan Kyuhyun tadi. Apakah dia memikirkan akan menyetujui keinginan Kyuhyun dan menjelaskan bahwa dia dan Kyuhyun tidak memiliki hubungan apa-apa ataukah dia memiliki rencana lain.

“Begini saja baby. Bagaimana kalau kita..” Siwon lalu membisikkan rencananya kepada Kyuhyun, membuat Yunho dan Jaejoong yang masih mengamati mereka saling menatap bingung.

Dalam Rumah

Yunho dan Jaejoong buru-buru pergi ke ruang makan dan bertingkah seperti biasanya. Jaejoong bahkan melayani Yunho dengan mengambilkan beberapa makanan yang sama sekali belum tersentuh akibat peristiwa temu kenal Siwon dan Kyuhyun. Yunho dan Jaejoong juga berpura-pura baru mengetahui kehadiran mereka saat Siwon dan Kyuhyun akhirnya masuk ke dalam rumah sambil bergandengan tangan. Tunggu dulu. Siwon dan Kyuhyun bergandengan tangan?

“Kyunnie, Siwon-ah, kalian sudah selesai bicaranya? Kenapa tiba-tiba kalian langsung keluar begitu?” tanya Jaejoong langsung. Rasa ingin tahunya sudah di ubun-ubun dan Jaejoong yang memang tidak tahan jika tidak tahu apapun tentang Kyuhyun, tidak sabar untuk mendengar langsung apa yang sudah mereka bicarakan di taman tadi. Dalam hatinya Jaejoong berdoa agar keinginannya terwujud yaitu Kyuhyun dan Siwon memang benar sepasang kekasih.

Kyuhyun menatap Siwon sekedar memastikan apakah mereka akan melajutkan apa yang sudah mereka bahas tadi. Sebuah anggukan dan senyum manis menjadi jawaban Kyuhyun. Akhirnya dengan hembusan nafas kuat, Kyuhyun mengatakan apa yang tadi telah dia setujui dengan Siwon.

“Eonnie, oppa. Maafkan tadi aku sedikit bertingkah. Jika kalian penasaran tentang hubungan kami, maka..” Kyuhyun menggantungkan kalimatnya membuat Jaejoong meremas ujung bajunya sendiri, mencoba mengatasi ketegangan yang ada. Padahal seharusnya tidak perlu seperti itu. Jaejoong hanya terlalu berlebihan seperti dia setiap harinya.

“Maka, aku harus jujur pada kalian. Mungkin aku tidak perlu mengenalkan dia lagi karena eonnie dan oppa sudah tahu namanya. Aku hanya ingin mengenalkan dia sebagai..”

“Oh Kyunnie! Cepat katakan! Jangan bertele-tele!” gusar Jaejoong tidak sabar membuat Kyuhyun mendelikkan matanya kepada Jaejoong untuk menyuruhnya tenang. Jaejoong beringsut diam karena takut dengan tatapan Kyuhyun.

“Kenalkan eonnie, oppa, Choi Siwon. Kekasihku.” Sahut Kyuhyun akhirnya dengan sedikit terpaksa. Namun Jaejoong dan Yunho sama sekali tidak merasakan itu. Mereka justru membelalakan matanya dan berteriak senang.

“Kyunnie! Selamat sayang! Akhirnya kau punya kekasih juga!” seru Jaejoong lalu memeluk Kyuhyun, memutuskan jalinan tangan antara dirinya dan Siwon. Kyuhyun memutar matanya malas. Jika bukan karena argumen dari Siwon yang menurutnya masuk akal dan dapat membantunya, dia tidak mungkin mengakui Siwon sebagai kekasihnya bahkan bertingkah laku layaknya sepasang kekasih.

Siwon pun hanya tersenyum penuh arti dan melirik penuh kemenangan ke arah Kyuhyun yang dibalas dengan juluran lidah olehnya. Siwon menyembunyikan tawanya dengan punggung tangannya lalu berdeham untuk mengendalikan dirinya sendiri sebelum dia terlanjur tertawa dan rencananya bersama dengan Kyuhyun hancur.

Sebenarnya apa rencana mereka berdua yang sanggup membuat Kyuhyun yang tadinya setengah mati menolak Siwon menjadi kekasihnya sekarang menerima Siwon walau dengan setengah hati?

Flashback

“Begini saja baby. Bagaimana kalau kita menjadi sepasang kekasih?”

“Kau ini mau menguji kesabaranku sampai mana hah?! Dan sampai kapan kau akan memanggilku baby?!” geram Kyuhyun sambil mengangkat dan mengepalkan tangannya, siap untuk menyarangkan tinjunya di pipi Siwon lagi. Akan tetapi dengan sigap Siwon memegang kepalan tangan Kyuhyun dan menurunkan tangan wanita yang mudah marah itu.

“Dengar dulu, baby. Kau tadi bilang bahwa Yunho hyung dan Jae noona menginginkan dirimu untuk memiliki kekasih bukan?! Nah, daripada kau susah-susah mencari pria itu, lebih baik kau bersamaku saja. Jika kau menjadi kekasihku, maka Yunho hyung dan Jae noona tidak akan mengganggumu lagi dan kau bisa fokus pada pekerjaanmu. Lagipula kita sudah terlanjur menimbulkan kecurigaan mereka berdua akan hubungan kita, ya sudah, dilanjutkan saja. Dan aku akan memanggilmu baby sesuka hatiku.” Jelas Siwon berusaha memasukkan idenya ke kepala Kyuhyun. Siwon memanfaatkan sifat Kyuhyun yang mudah dipengaruhi dan terkadang kehilangan kosentrasinya jika ada yang mengalihkan pembicaraan. Siwon bermaksud membuat Kyuhyun menerima keinginannya untuk menjadi kekasih Siwon sekali lagi dengan menggunakan Yunho dan Jaejoong sebagai alasan. Siwon merasa Tuhan sangat mencintainya karena memberikan kesempatan sebagus ini kepadanya. Siapa sangka Yunho yang baru dikenalnya hari ini mampu membantunya untuk mendapatkan Kyuhyun, walau secara tidak langsung.

“Ya juga sih. Tapi aku tidak yakin. Jika kau jadi kekasihku maka kau pasti akan melakukan hal yang macam-macam denganku.” Tuduh Kyuhyun langsung. Dia masih belum percaya bahwa Siwon mau melakukan ini tanpa pamrih. Siwon berpura-pura memasang tampang terluka atas tuduhan Kyuhyun. Dengan memelas dia menyangkal tuduhan Kyuhyun.

“Kenapa kau selalu berprasangka buruk kepadaku baby? Aku tidak akan macam-macam denganmu.”

“Lalu apa untungnya buatmu?” tanya Kyuhyun menurunkan siaganya atas Siwon. Melihat raut wajah Siwon yang memelas dan menyadari bahwa dia sudah menuduh orang tanpa bukti, Kyuhyun mau tak mau merasa bersalah. Sifat yang mudah berubah ini yang akan membawanya jatuh dengan mudah ke pelukan Siwon.

“Untukku? Aku hanya ingin kesempatan darimu untuk bisa menunjukkan siapa Choi Siwon sesungguhnya. Aku akan membuatmu menyadari bahwa aku calon suami yang tepat untukmu baby.” Ucap Siwon tegas dan penuh percaya diri. Siwon menatap langsung ke mata Kyuhyun dan memberikan senyuman tulus dan bukan seringai seperti biasanya Siwon berikan. Kyuhyun memandang mata Siwon yang serius dengan perkataannya. Kyuhyun merasa mata itu membawanya ke alam bawah sadarnya dan juga membuat jantung Kyuhyun berdetak dua kali lebih cepat. Dengan segera, Kyuhyun memalingkan wajah dan berusaha menyembunyikan semburat merahnya.

Dia tidak tampan. Dia tidak tampan. Dia tidak tampan. Dia tampan. Dia tampan. Dia tampan. Kyuhyun!! Hentikan!! Batin Kyuhyun berteriak. Untuk mengendalikan hatinya agar Siwon tidak mengetahui bahwa dia malu ditatap seintens itu oleh Siwon, Kyuhyun lalu dengan ketusnya mematahkan perkataan Siwon.

“Yeah right. Profesi kita saja sudah bertolak belakang untuk bisa bersama. Lalu kenapa kau bisa dengan percaya dirinya bepikir bahwa aku akan menerimamu sebagai kekasih sungguhan apalagi sampai menjadi suamiku. Kau pasti bermimpi.” Siwon hanya tersenyum lalu menarik dagu Kyuhyun untuk menatapnya lagi.

“Dream, Believe, Make it happen.” Setelah berkata begitu, Siwon lalu dengan berani mencium hidung Kyuhyun membuat Kyuhyun semakin memerah, walau tangannya sempat menghempaskan tangan Siwon yang memegang dagunya. Lalu dengan santainya Kyuhyun memukul bagian belakang kepala Siwon.

“Sekali lagi lagi kau melakukan itu, akan aku pastikan kau berakhir di ruang gawat darurat Siwon-ssi.” Ancam Kyuhyun. Siwon hanya mengangguk sambil mengusap kepalanya yang sakit. Malam ini Siwon benar-benar dihajar oleh Kyuhyun.

Kyuhyun menghela nafas panjang lalu meniup poninya lagi. Dia berpikir tentang tawaran Siwon. Menjadi kekasih Siwon pasti akan menimbulkan banyak masalah baginya. Terlebih lagi Siwon itu seorang yakuza. Tapi Kyuhyun juga tidak menampik bahwa dengan tawaran ini, Kyuhyun paling tidak bisa berlega hati dan tidak harus berurusan dengan Yunho dan Jaejoong yang tidak habis-habisnya mencarikan dia jodoh. Kyuhyun juga beralasan, jika dia bersama dengan Siwon, dia bisa mengawasi gerak-gerik kelompok Ohara atau kelompok Yakuza lainnya. Siapa tahu Kyuhyun bisa menyelesaikan kasus-kasus yang terbengkalai karena adanya campur tangan para kelompok yakuza tersebut. Dengan pemikiran itu, Kyuhyun mengangguk sendiri. Dia mantap dengan keputusannya. Lagipula dia akan mengajukan syarat agar ke depannya nanti Siwon tidak bisa macam-macam dengannya.

Sementara Siwon yang melihat Kyuhyun seperti bergumul dengan dirinya hanya tersenyum puas. Dia tahu bahwa Kyuhyun pasti akan menerima tawarannya dan dia juga tahu Kyuhyun akan mengajukan syarat kepadanya. Siwon pun bisa menduga bahwa Kyuhyun akan memanfaatkan dirinya untuk bisa mencari tahu tentang kelompok Ohara maupun kelompok yakuza lainnya. Siwon tentu saja akan membantu Kyuhyun biar wanita manis itu senang walau bantuan itu hanya sedikit. Bagaimana pun juga keluarganya tetap nomor satu. Siwon bisa menduga semua ini karena semua itu terbaca jelas di raut wajah Kyuhyun yang kadang tersenyum sendiri.

Baby, seharusnya kau belajar untuk memiliki wajah tanpa ekspresi. Bagaimana kau bisa mengintrogasi penjahat jika kau memperlihatkan dengan jelas di wajahmu apa yang kau pikirkan. Batin Siwon sambil tertawa geli. Siwon memperhatikan Kyuhyun lagi yang sepertinya sudah memutuskan tentang tawarannya. Siwon menghitung dalam hatinya, 3.. 2.. 1..

“Oke aku setuju. Tapi aku akan memberimu waktu. Jika dalam tiga bulan kau tidak bisa membuatku jatuh hati padamu, kau harus mau untuk mundur dan tidak menggangguku lagi.” Ujar Kyuhyun merasa menang karena sudah memberikan syarat yang menurutnya cerdas. Siwon tertawa kecil karena sekali lagi dugaannya benar. Kyuhyun mengajukan syarat seperti itu kepadanya. Siwon lalu mengangguk pelan sebelum menyodorkan tangannya kepada Kyuhyun.

“Baik baby. So, deal?”

“Deal.” Mereka pun berjabat tangan mengkukuhkan perjanjian mereka itu.

End Flashback

Itulah sebabnya kenapa Kyuhyun mau menerima tawaran Siwon untuk menjadi kekasihnya. Kyuhyun tidak menyadari bahwa dia telah masuk perangkap seorang Choi Siwon.

Baby, dalam tiga bulan ini kau akan dengan bangga mengenalkan aku ke semua orang sebagai kekasihmu. Oh Choi Siwon, kau sungguh pintar.

Setelah Makan Malam

Semua penghuni kediaman keluarga Jung beserta tamu mereka telah berpindah dari meja makan ke ruang keluarga. Mereka berbincang-bincang, mungkin lebih tepatnya mencari tahu seberapa jauh hubungan antara Siwon dan Kyuhyun yang baru saja di deklarasikan oleh mereka berdua tadi. Terutama Jaejoong yang ingin tahu secara detail bagaimana Siwon mampu menaklukan adik iparnya yang terkenal acuh, jutek, galak, dan bermulut pedas itu. Seperti saat ini ketika semuanya sedang menikmati teh dan kue-kue.

“Lalu Siwon-ah, kenapa kau tidak bekerja di biro hukum? Masa kau yang lulusan hukum dari Universitas Toho hanya bekerja mengurus bisnis keluargamu saja?! Aku rasa penghasilanmu akan jauh lebih banyak daripada mengurusi bisnis jasa pengantaran.” Ujar Jaejoong mencoba mencari tahu lebih banyak tentang kekasih adik iparnya itu. Jaejoong masih diliputi kegembiraan karena akhirnya Kyuhyun memiliki Siwon sebagai kekasihnya. Sedangkan Kyuhyun meniup poninya tidak sabaran kala mendengar pernyataan Jaejoong itu. Dalam benaknya Kyuhyun berpikir,

Ih eonnie, jelas dia tidak bekerja di biro hukum. Mana ada yang mau terima jika latar belakang keluarganya yakuza begitu. Lagipula penghasilan dia jauh lebih besar sebagai yakuza eonnie. Jasa pengantaran itu hanya kedok. Kedok. Batin Kyuhyun sambil sesekali membuat raut wajah tidak suka saat Jaejoong terus menerus bertanya hal yang tidak penting kepada Siwon. Hatinya bertambah jengkel ketika dia melihat Siwon melirik ke arahnya. Siwon lalu memberikan senyum penuh arti kepada Kyuhyun sebelum memberikan respon atas penyataan Jaejoong.

“Aku hanya mengikuti amanat orang tuaku saja noona. Lagipula kasihan jika kakek harus menangani bisnis itu seorang diri. Lagipula aku bisa menerapkan ilmu hukum sedikit karena banyaknya kontrak kerjasama kami dengan berbagai perusahaan. Seperti dengan perusahaan Yunho hyung.” jelas Siwon dengan senyum gentlemennya. Jaejoong dan Yunho memandang kagum kepada Siwon yang lebih mementingkan keluarga dibandingkan karir yang gemilang sebagai pengacara.

Menurut mereka berdua tidak mudah untuk membuat keputusan seperti itu di usia Siwon yang terbilang muda. Yunho menepuk bahu Siwon dengan pelan tapi penuh penekanan. Yunho merasa senang dengan sikap Siwon yang menurutnya dewasa dan bertanggung jawab itu.

“Betul Boojae. Siwon ini pintar sekali. Dia mampu membuat draft kerjasama yang menguntungkan untuk masing-masing pihak. Tadi saja, dia sudah membuatku senang dengan penawaran dari perusahaan mereka untuk kerjasama kali ini.” Puji Yunho membuat Siwon tersenyum. Kyuhyun kembali meniup poninya kesal. Dalam hati lagi-lagi Kyuhyun mengeluhkan sikap Yunho dan Jaejoong yang termakan ucapan Siwon, walau sebagian besar benar adanya.

Oppa, jangan termakan tipu daya kuda mesum itu. Dia hanya ingin menarik perhatianmu saja. Dia ingin membuatmu percaya kepadanya. Kenapa sih tidak ada yang melihat bahwa Siwon itu berbahaya.

“Oh begitukah?! Wah. Tidak hanya tampan tapi kau juga pintar dan dapat diandalkan Siwon-ah. Kyuhyun beruntung sekali mendapatkanmu sebagai kekasihya” puji Jaejoong menambah tanda persegi di kening Kyuhyun.

“Tidak noona, justru aku yang beruntung karena Kyuhyun mau menerimaku sebagai kekasihnya.” Kali ini Kyuhyun memutar matanya malas dengan ucapan Siwon yang menurutnya gombal itu. Tapi tidak dengan Yunho dan Jaejoong. Pasangan suami istri itu terbuai dengan sikap Siwon yang benar-benar menyayangi Kyuhyun. Mereka berdua sudah masuk dalam genggaman Choi Siwon.

“Siwon, sudah malam. Kau tidak pulang?” usir Kyuhyun langsung. Yunho dan Jaejoong yang mendengar Kyuhyun secara terang-terangan mengusir Siwon terperangah tidak percaya. Yunho langsung menjentikan jarinya ke kening Kyuhyun sebagai hukuman atas ketidak sopanan Kyuhyun terhadap tamunya.

“Kyuhyun! Sopan sedikit.” Tegur Yunho tidak suka dengan perilaku adiknya ini, terlebih lagi dia melakukan hal tersebut kepada kekasihnya sendiri. Kyuhyun merengut karena di tegur keras oleh kakaknya. Sikapnya benar-benar tidak mencerminkan seorang polisi yang sangar dan tegas. Kyuhyun memang bisa dibilang akan berubah menjadi anak manja jika sudah bersama dengan Yunho.

“Tapi benar bukan?! Ini sudah malam. Bukankah besok dia harus bekerja?” kilah Kyuhyun membela dirinya. Dia lalu menatap Siwon tajam agar dia juga tidak berkata apa-apa lagi dan segera pulang.

“Kamu ini..”

“Sudahlah hyung. Kyunnie benar. Ini sudah malam. Aku masih banyak pekerjaan besok. Belum lagi, aku harus mempersiapkan dokumen untuk kerjasama kita.” Lerai Siwon yang semakin menguatkan kekaguman Yunho dan Jaejoong karena bisa bersabar dengan tingkah laku Kyuhyun yang terkadang memang ekstrem.

“Oh ya benar juga. Baiklah kalau begitu. Ayo aku antar sampai mobilmu Siwon-ah.” Tawar Yunho, namun langsung ditolak dengan sopan oleh Siwon.

“Tidak perlu hyung. Aku bisa sendiri.”

“Oh ya. Masa aku yang mengantar. Kyunnie, antar Siwon sampai mobilnya.” Perintah Yunho tanpa bisa dibantah lagi. Namun bukan Kyuhyun namanya jika tidak menentang perinta yang tidak dia sukai.

“Kenapa harus aku?” protesnya sengit.

“Karena kau kekasihnya. Ayo cepat.” Kali ini Kyuhyun tak bisa lagi mengelak. Dengan masih memasang tampang cemberutnya, Kyuhyun lalu berdiri dan beranjak mengantar Siwon.

“Baik. Baik.” Jawabnya kesal membuat Yunho dan Jaejoong menggelengkan kepala mereka. Siwon hanya tersenyum sebelum akhirnya membungkuk dan berpamitan kepada pasangan suami istri Jung tersebut lalu mengikuti Kyuhyun.

Sesampainya Siwon dan Kyuhyun di mobil Siwon, Siwon langsung membuka pintu mobilnya sementara Kyuhyun berdiri di depan gerbang rumahnya tak jauh dari mobil Siwon. Walau pintu mobil Siwon sudah terbuka tapi Siwon tidak langsung masuk melainkan dia berbalik ke arah Kyuhyun dan mengisyaratkan dengan jarinya agar Kyuhyun mendekat. Kyuhyun sedikit ragu untuk menghampiri Siwon tetapi tak lama dia mendekat juga. Ketika Kyuhyun sudah berhadapan dengan Siwon, Siwon menarik bahu Kyuhyun lalu memeluk tubuhnya dengan sebelah tangan. Sedangkan satu tangannya lagi membelai rambut ikal Kyuhyun dengan lembut. Kyuhyun terlalu terkejut bukan karena pelukan Siwon melainkan karena belaian lembut dari Siwon. Kyuhyun seperti merasakan kelembutan Yunho saat membelainya penuh dengan kasih sayang.

Tubuh Kyuhyun terpaku dan tidak mampu berbuat apa-apa. Dia membiarkan Siwon terus membelai rambutnya sampai akhirnya Siwon melepaskan sendiri pelukannya. Ada sedikit perasaan kecewa saat Siwon menghentikan belaian lembutnya itu, namun Kyuhyun menepis perasaan itu. Kemudian, dia menatap Siwon yang memandangnya dengan senyum manisnya itu. Tanpa aba-aba, Siwon mendaratkan kecupan di kening Kyuhyun. Sebelum Kyuhyun sempat bertindak, Siwon sudah masuk ke dalam mobilnya.

“Malam baby. Kau masuklah. Aku akan disini sampai kau masuk.” Sahutnya pelan. Kyuhyun menatap Siwon sesaat lalu mengangguk dan berjalan kembali ke gerbang rumahnya. Sebelum Kyuhyun menutup pintu gerbangnya, Kyuhyun masih sempat mendengar Siwon mengucapkan sesuatu.

“Mimpi indah baby. Aku mencintaimu.” Ungkap Siwon. Jantung Kyuhyun berdetak lagi dengan kencang karena ini kali pertama Siwon mengatakan bahwa dia mencintainya. Wajah Kyuhyun memerah dan dengan segera dia langsung menutup pintu gerbang rumahnya itu. Siwon tersenyum karena dia sempat melihat semburat merah di pipi wanita yang dia cintai itu. Siwon sudah tidak takut lagi mengakui bahwa dia mulai mencintai Kyuhyun dan Siwon akan melakukan segala cara agar wanita yang merebut hatinya itu bisa menjadi miliknya seutuhnya.

TBC

Advertisements