Tags

, , , , , , ,

Title : Girls’ Diet Always Start Tomorrow 3

Pairing : Wonkyu, Changbum, a bit of Yunjae, Kangmin, GTop

Genre : Romance, Attempt Humor

Disclaimer : All cast belong to God and themselves with an add of their agency. Also the quote for the use of the title is belong to Damn Its True in Twitter

Inspired : A quote from Damn Its True in twitter

Warning : GS, AU, OOC, Typos

( 。・_・。)(。・_・。)

Previous Chapter

Tawa kecil mewarnai kebisuan kedua pemuda-pemudi itu. Kyuhyun menatap bingung ke arah Siwon yang tertawa sambil memandangnya. Kyuhyun bermaksud memarahi Siwon karena dia mengira Siwon menertawakan dirinya, tapi usapan lembut jemari Siwon di pipinya yang menghapus airmata Kyuhyun, membuat gadis pencinta game itu terpaku sekaligus kembali memerahkan pipinya sendiri dengan semburat merah muda.

“Kyunnie, dengarkan oppa baik-baik karena oppa akan hanya mengatakan satu kali.” Ucap Siwon pelan namun tegas sehingga Kyuhyun hanya mengangguk saja sebagai jawaban.

“Oppa menyukai Kyunnie. Ah, mungkin tepatnya oppa mencintai Kyunnie. Jadi, mau Kyunie gemuk atau kurus sekali pun, bagi oppa Kyunnie akan selalu jadi yang tercantik dan oppa akan selalu menyukai Kyunnie apa adanya.” Aku Siwon lalu tanpa peringatan mengecup sekilas bibir Kyuhyun.

Tiga…

Dua…

Satu…

Brugh! Kyuhyun pingsan seketika.

“KYUNNIE!!”

( 。・_・。)(。・_・。)

Dua Jam Kemudian

“HUWA! BUMMIE!! KENAPA AKU PINGSAN DISAAT SIWONNIE BILANG DIA MENYUKAIKU DAN MENCIUMKU!!! BUMMIE!!!” tangisan atau lebih tepatnya teriakan keras Kyunnie, membuat Kibum pusing setengah hidup.

Kibum sebenarnya masih berkencan dengan Changmin ketika dia pulang ke apartemen untuk mengambil barang yang tertinggal. Kibum sebenarnya menduga bahwa hari ini Kyuhyun dan Siwon akan terlihat mesra di apartemen mereka karena Kibum yakin keduanya akan saling mengungkapkan isi hati mereka selama ini. Namun alangkah terkejutnya Kibum saat dia memasuki apartemennya itu, dia menemukan Siwon sedang memeluk Kyuhyun yang pingsan di sofa.

Kibum mengira telah terjadi sesuatu yang buruk kepada Kyuhyun dan bermaksud memarahi Siwon. Akan tetapi setelah mendengar penjelasan Siwon sebelum pemuda tampan nan baik hati itu pergi meninggalkannya dengan Kyuhyun, Kibum tak kuasa menahan tawanya. Gadis berambut hitam legam itu terus tertawa sampai Changmin yang jengah menunggu ikut masuk ke apartemen Kibum dan Kyuhyun dan menyadarkan Kibum.

Sekarang, disinilah Kibum, bersama Kyuhyun di ruang tengah mereka sementara Changmin merampok isi kulkas gadis-gadis cantik tersebut, menemani Kyuhyun yang sejak bangun tadi sudah menangis dan berteriak. Kyuhyun kesal dan malu karena sudah melakukan hal memalukan dan bodoh dengan pingsan saat Siwon mengatakan dia menyukai Kyuhyun.

“Aish!! Berhentilah berteriak di telingaku Kyunnie!! Aku bisa tuli!!” gerutu Kibum sambil menepis tangan Kyuhyun yang memegang bahunya dengan kuat. Kibum tak sanggup lagi mendengarkan rengekan Kyuhyun yang menyesal telah membuat Siwon pergi.

“Habis kau seperti tidak mendengarku.” Kilah Kyuhyun sambil mengerucutkan bibirnya.

I’m trying to.” Gumam Kibum namun terdengar oleh telinga tajam Kyuhyun.

“Bummie!!” rajuk Kyuhyun kesal karena Kibum seperti tak perduli kepadanya.

“Ya, ya Kyunnie. Aku mendengarmu. Kau pingsan disaat Siwon menciummu dan mengungkapkan bahwa dia menyukaimu bukan?! Lalu apa yang kau mau dariku Kyunnie?!”

“Aku mau kau membantuku mengulang pengakuan cinta Siwonnie kepadaku. Itu dan aku ingin minta maaf kepadanya.” Ucap Kyuhyun ceria meski bekas airmata masih jelas tercetak di pipinya. Gadis gembul itu ternyata mudah sekali berubah suasana hatinya.

“Kau ternyata lebih gila daripada tuduhan Changmin.” Cibir Kibum ketika dia mendengar permintaan Kyuhyun tadi.

“Bummie!!”

“Ya ampun Kyunnie!! Oke, kalau kau ingin minta maaf itu make sense, tapi mengulang kembali pengakuan cinta dari Siwon?! GOD!! Memangnya aku Tuhan apa?! Bisa membalikkan waktu?! Kenapa tidak kau saja yang mengungkapkan kalau kau menyukai Siwon dengan bernyanyi atau membuat sweater, atau apapun, supaya kuda bodoh itu cepat menjadikanmu pacarnya.”

…..

Hening sejenak. Kibum menatap ekspresi wajah Kyuhyun dan gadis itu langsung menggelengkan kepalanya.

“Oh tidak Kyunnie. Aku memang mengatakannya, tapi aku bermaksud agar kau melakukannya besok saja. Jangan sekarang!”

“Lebih cepat lebih baik Bummie. Ayo kau antarkan aku ke rumahnya Siwonnie.”

“Wuah!! Kyunnie! Aku masih ada urusan dengan Changmin! Lagipula ini sudah malam, kau nanti mengganggu keluarganya Siwon jika datang malam-malam begini?!”

“Tidak akan. Aku yakin aku tidak akan mengganggu mereka.”

“Tapi tidak baik bertemu dengan pemuda malam-malam begini Kyu?!”

“Kau sendiri masih mau bertemu dengan Changmin malam-malam begini. Kenapa aku tidak boleh?”

“Um… Itu…”

“Sudah! Kau menurut saja. Kalau kau tidak mau meninggalkan food monster itu, bawa saja dia sekalian! Ayo!” ajak Kyuhyun memaksa dan menarik lengan Kibum untuk segera pergi ke kediaman keluarga Choi.

“YAH!! KYUNNIE!!”

Kediaman Keluarga Choi

Kyuhyun, Kibum dan Changmin terlihat berdiri mematung di depan pintu rumah Siwon. Sejak mereka diantarkan oleh penjaga keamaan rumah mewah itu ke pintu utama, tidak ada diantara mereka yang mau menekan bel pintu terlebih dahulu. Bahkan ketiganya justru bertengkar karena masalah sepele tersebut, membuat sang penjaga menyesal telah membawa ketiganya kesana. JIka dia tidak mengenal Changmin yang sering datang ke rumah majikannya tersebut, mungkin ketiganya sudah diusir olehnya.

Selagi mereka bertengkar, tiba-tiba pintu depan terbuka dan menampilkan sosok Siwon dengan pakaian santainya. Siwon keluar rumah karena dia mendengar suara-suara di depan pintu rumahnya dan penasaran dengan siapa gerangan yang membuat keributan. Beruntung kedua orang tuanya sedang ada acara gala dinner, ketiga kakaknya sedang sibuk di kamar masing-masing, dan seorang kakak iparnya yang sedang pergi ke luar negeri karena pekerjaan, sehingga keributan itu tidak mengganggu siapa pun dirumah tersebut.

“Lho? Kyunnie?! Kibum dan Changmin juga?!” ujar Siwon terkejut saat menemukan dua sahabatnya dan gadis pujaannya berada di depan pintu rumahnya. Dia tidak mengira bahwa Kyuhyun, Kibum dan juga Changmin akan berkunjung ke rumahnya malam-malam begini. Terlebih lagi sejak peristiwa pingsannya Kyuhyun tadi, Siwon merasa gadis itu tidak akan mau menemuinya karena dia sudah lancang mencium Kyuhyun. Siwon berpikir, Kyuhyun pingsan karena kesal dan malu kepadanya. Maka dari itu, ketika Kibum sampai di apartemen yang dia tempati berdua dengan Kyuhyun, Siwon langsung pamit dan menitipkan Kyuhyun yang pingsan kepada Kibum.

“Siwonnie. Maaf jika kami mengganggu malam-malam begini. Aku dan Changmin hanya mengantarkan gadis nakal ini untuk meminta maaf kepadamu.” Ucap Kibum sambil tersenyum kepada Siwon dan menunjuk kepada Kyuhyun. Siwon tersenyum mendengar ucapan Kibum, sedangkan Kyuhyun justru tidak senang mendengarnya.

“YAH! Siapa yang kau sebut gadis nakal?!” keluh Kyuhyun tak terima dikatakan gadis nakal oleh Kibum. Kibum sendiri tidak menghiraukan keluhan Kyuhyun dan terus tersenyum kepada Siwon. Siwon juga berusaha menahan tawanya dengan tingkah laku Kyuhyun sembari mengisyaratkan penjaga rumahnya untuk kembali ke pos jaganya.

Keduanya mengira dengan tidak mengacuhkan Kyuhyun, maka Kyuhyun akan diam sendiri dan segera melupakan ucapan Kibum. Hanya saja, Siwon dan Kibum melupakan satu orang yang tak pernah puas menggoda Kyuhyun, karena baru beberapa saat semuanya tampak damai, Changmin harus mengatakan kalimat yang paling tidak ingin didengar oleh Kyuhyun.

“Ya tentu saja kau, Kyu. Apa kau terlalu gendut sehingga lemak di tubuhmu menutupi gendang telingamu?”

Tiga…

Dua…

Satu…

“Kau sudah bosan hidup rupanya Shim Changmin-ssi.” Sahut Kyuhyun sambil tersenyum. Namun Kibum dan Siwon dapat melihat jelas aura membunuh terselebung dengan baik di balik senyum manis itu. Sementara Changmin, terlihat acuh tak acuh dengan keadaannya sendiri. Changmin bagai tak perduli jika sebentar lagi hidupnya akan berakhir di tangan seorang Cho Kyuhyun.

Kibum yang menyadari nyawa kekasihnya dalam bahaya, segera menarik Changmin pergi dari tempat itu sedangkan Siwon dengan sigap langsung berdiri di belakang Kyuhyun, antisipasi jika gadis itu siap menghajar Changmin.

“Lho Bummie, kita langsung pergi? Tidak menunggu disuguhi makanan dulu oleh Siwon hyung? Kulkas di rumah Siwon hyung itu besar loh. Makanannya bervariasi.”

“Jika kita berada disini lebih lama, yang ada makanan itu akan menjadi makanan terakhirmu Minnie!! Sekarang diamlah dan ikut aku!”

“Tapi aku lapar!”

“Aku lebih sayang nyawamu daripada perutmu! Ayo!” ajak Kibum sambil terus menarik lengan Changmin menjauh dari Kyuhyun. Changmin yang memang dasarnya bodoh polos, hanya melambaikan tangannya kepada Siwon dan Kyuhyun meski dia tak lupa menambahkan minyak kedalam api yang membara dengan mengatakan,

“Bye, Kyunnie gembul. Sisakan makanan yang diberikan Siwon hyung untukku ya. Jangan kau makan sendiri. Nanti kau akan lebih melar dari sekarang.”

“MINNIE!!/CHANGMIN!!” teriak Kibum dan Siwon memperingati Changmin untuk tidak menggoda ratu iblis yang siap mengutuknya karena mereka berdua tahu sebenatar lagi gadis evil satu itu akan,

“MATI KAU SHIM CHANGMIN!!!” teriaknya lantang dan akan mengejar Changmin yang sudah cukup jauh darinya. Namun sayang, pembalasan dendamnya harus tertunda dulu karena Siwon sudah memeluk bahu Kyunnie dan menariknya masuk ke dalam rumahnya sembari mengisyarakat Kibum untuk lekas membawa pergi Changmin.

“Lepaskan oppa! Akan aku hajar tiang listri bodoh itu! Lepaskan oppa!” ronta Kyuhyun ketika pelukan Siwon semakin erat.

“Sudahlah baby Kyu. Nanti Kibummie yang akan membalas dendammu. Kau tenang ya.” Bujuk Siwon dan tanpa sadar mengucapkan kata ‘baby’ kepada Kyuhyun. Kyuhyun pun karena terlalu kesal dengan Changmin sehingga tidak sadar Siwon memanggilnya dengan panggilan sayang. Kyuhyun juga tak sadar jika dia membalikkan tubuhnya dan memeluk balik Siwon lalu mengeluhkan tingkah Changmin kepada Siwon.

“Tapi dia selalu mengatakan aku gendut, gembul dan sebagainya. Memang salahku jika aku suka makan?! Memang salahku jika tubuhku cepat melar dan aku tak ramping seperti Kibum atau gadis-gadis lain?!” gerutunya kepada Siwon. Siwon terkekeh mendengar penuturan Kyuhyun itu. Dengan lembut, pemuda berlesung pipi itu mengusap punggung dan rambut Kyuhyun serta tak lupa mengecup pucuk kepala Kyuhyun dengan sayang.

Untuk tindakan Siwon yang satu itu, Kyuhyun menyadari sepenuhnya. Wajahnya memerah karena malu, tapi dia diam saja karena dalam hati, Kyuhyun bersorak gembira. Kyuhyun semakin senang karena dia bisa mengendalikan dirinya dan tidak pingsan lagi seperti sebelumnya.

Hore! Aku bisa merasakan ciuman Siwonnie! Ayo oppa lebih erat lagi memelukku! Ayo kecup aku lagi! Sorak Kyuhyun dalam hatinya. Sayang, sepertinya Siwon tidak mendengar jeritan keinginan dari Kyuhyun karena detik berikutnya Siwon melepaskan pelukan mereka meski kedua tangannya berpindah ke kedua pipi Kyuhyun. Siwon menatap lekat wajah Kyuhyun sebelum menanggapi keluhan awal Kyuhyun tadi.

“Memang bukan salahmu baby. Lagipula kau itu chubby bukan gendut atau gembul seperti kata Changmin.”

“Apa bedanya oppa?! Tetap saja tubuhku lebih besar dari gadis-gadis itu.”

“Dengarkan aku Kyu. Kau itu tak cocok bertubuh kurus kurang gizi seperti gadis-gadis di sekolah kita. Kau justru semakin cantik dan menggemaskan dengan keadaanmu sekarang. Aku tidak ingin kau menyiksa tubuhmu hanya karena ingin kurus. Aku hanya ingin kau sehat sayang.” Ucap Siwon lembut dengan kata ‘sayang’ diakhir kalimatnya. Wajah Kyuhyun kembali memerah seperti kepiting rebus dengan panggilan ‘sayang’ itu.

“Sayang…” ulangnya sambil menundukkan kepala membuat Siwon semakin jatuh hati dengan keimutan gadis manisnya itu. (Nao: Wondad pede keleus. Memangnya sudah jadian?! – Siwon: Sebentar lagi Nao akan tulis begitu bukan?! – Nao: Eh? Iya, ya. Bener juga #plak -___-a)

“Ya. Sayang. Sayangku yang paling cantik yaitu baby Kyu.”

“Um…” Kyuhyun tak tahu harus berkata apa. Seluruh pikirannya kosong. Yang ada hanya kegembiraan bahwa pemuda pujaan hatinya benar-benar membalas cintanya dan bersikap begitu manis dan lembut kepadanya.

I love you, baby Kyu.” Kata sakti itu menyegel sudah kegembiraan Kyuhyun. Hatinya melambung, berbunga-bunga dan sejuta kiasan lainnya yang mampu menggambarkan betapa bahagiannya Kyuhyun. Saking bahagianya, Kyuhyun sampai mematung dengan senyum aneh tetapi lucu.

“Kyu.” Panggil Siwon kala Kyuhyun seperti tidak berada di dunia ini. Akan tetapi Kyuhyun terus tersenyum dan tidak menghiraukan panggilan Siwon.

“Kyunnie.” Panggil Siwon lagi namun tetap tidak ada reaksi dari Kyuhyun.

“Kyunnie!!” Seru Siwon keras membuat Kyuhyun tersentak dan mengatakan.

I LOVE YOU TOO, MY HORSIE!!!” kontan saja Siwon langsung tertawa terbahak-bahak dengan teriakan Kyuhyun tadi. Sedangkan Kyuhyun, gadis itu menundukkan kepalanya lagi, berharap bumi menelannya saat ini juga.

Oh God baby. You’re so adorable. From now on, you’re officially mine.” Tegas Siwon mendeklarasikan bahwa Kyuhyun resmi menjadi kekasihnya setelah dia menyudahi acara tertawanya lalu memeluk Kyuhyun lagi. Kyuhyun sendiri, hanya bisa membalas memeluk Siwon meski dia tetap bertanya memastikan bahwa,

“Kita sekarang sepasang kekasih oppa?” tanyanya polos yang dihadiahi dengan kecupan di pelipis Kyuhyun dan jawaban dari Siwon.

“Ya baby, ya. Kau kekasihku sekarang. You’re mine babe.”

Sementara itu di atas anak tangga rumah besar itu, tengah berdiri dua orang pemuda yang sudah pasti lebih tua dari Siwon, sedang mengamati adegan romantis resminya hubungan kekasih antara Siwon dengan Kyuhyun. Kedua pemuda yang merupakan kakak laki-laki Siwon itu sudah sejak tadi memperhatikan Siwon dan Kyuhyun sejak Siwon membawa Kyuhyun masuk ke rumah mereka. Mereka mengintip memperhatikan keduanya sambil senyum-senyum sendiri.

“Wah, itu pacar Siwonnie, hyung? Lucu. Imut. Manis lagi. Aku jadi ingin mencubit pipinya.” Bisik salah satu kakak Siwon tersebut kepada kakak Siwon yang satunya lagi.

“Bagus dia menjadi pacarnya Siwon. Nanti jika kuda bodoh itu memperkenalkan dia kepada kita, kau dan aku bisa bebas mencubiti pipinya.” Balasnya sambil tersenyum lebar. Sebut saja Choi Yunho dan Choi Youngwoon atau Kangin, kedua kakak Siwon yang sudah seperti stalker itu, terus berbisik membicarakan kisah cinta sang adik. Mereka masih setia menatap Siwon yang kini memberikan kecupan-kecupan kecil di wajah Kyuhyun dan Kyuhyun yang dengan sukarela memberikan wajahnya untuk Siwon kecup. (Nao: Pasrah ama Kyumom XD – Kyuhyun: Biar! Kangen sih…)

“Aku jadi geli jika membayangkan saat Boojaejoongie melihat gadis itu. Pasti langsung dipeluk dan susah dilepaskan. Apalagi sepertinya gadis itu suka makan dilihat dari tubuhnya. Wah, pasti Boojae akan masak seharian dan mencecoki gadis itu dengan masakannya.” Ujar Yunho membayangan tingkah laku kekasihnya, Kim Jaejoong, jika bertemu dengan Kyuhyun. Ujaran Yunho tadi diangguki juga oleh Kangin dan dia pun ikut menimpali.

“Benar Yun. Bukan hanya gajah centilmu itu (Yunho: Yah! Hanya aku yang boleh mengatakan dia gajah centil!) tapi Sungminnie juga pasti akan senang melihatnya. Bisa-bisa gadis itu diminta memakai semua pernak-pernik pink miliknya dan di foto terus.” Ucap Kangin juga membayangkan reaksi tunangannya, Lee Sungmin, ketika melihat betapa manis dan bulatnya kekasih adiknya itu

“Ya kita tunggu saja saat Siwonnie memperkenalkan gadis itu kepada kita hyung.”

Yes, that’s right.”

“Kalian sedang apa disini, Yunho, Kangin?” tanya seseorang dengan suara datar dan dinginnya. Suara berat itu membuat baik Yunho maupun Kangin terlonjak kaget sampai memegang dada mereka saking kagetnya. Mereka melihat tatapan tajam kakak tertua mereka yang nantinya akan menjadi pewaris tahta bisnis keluarga Choi.

“Oh! Seunghyun hyung! Kau mengagetkan kami saja!” seru Kangin meski masih dengan berbisik.

“Sedang apa kalian?” tanya ulang Seunghyun atau Choi Seunghyun, tak terlalu perduli jika dia telah mengagetkan kedua adiknya itu.

“Itu hyung. Siwonnie akhirnya punya pacar.” Jawab Yunho.

“Hm? Pacar? Mana?” tanya Seunghyun. Yunho menunjuk ke arah Siwon dan Kyuhyun yang sedang bercanda dengan mesranya di sofa.

“Gadis itu?” tanya Seunghyun lagi dan diangguki oleh Yunho dan Kangin.

“Hm.” Hanya satu kata itu yang terucap dari bibir Seunghyun, namun Yunho dan Kangin tahu bahwa kata itu sudah menjadi jawaban bahwa Seunghyun pun tidak keberatan jika Kyuhyun menjadi kekasih Siwon.

“Wah! Hyung juga setuju ya.” tukas Kangin senang melihat akhirnya ada juga gadis yang cocok menurut Seunghyun.

“Cukup manis. Paling tidak dia terlihat serasi dengan Siwon.”

“Cih… Seunghyun hyung memang paling selektif dalam memilih kekasih Siwon. Semua gadis yang dulu Siwon kenalkan, tidak pernah cocok.” Cibir Kangin sambil memutar matanya.

Di keluarga Choi, bisa dikatakan setiap keputusan berhubungan dengan Yunho, Kangin dan Siwon, bukan berada di tangan kedua orang tua mereka melainkan di tangan Seunghyun sebagai kakak tertua. Seunghyun memastikan bahwa ketiga adiknya berjalan di jalan yang benar baik dari segi akademik, non akademik, dan juga pertemanan mereka.

Yunho dan Kangin pun memiliki kekasih dan tunangan mereka setelah mendapat persetujuan dari Seunghyun. Dan sekarang, adik mereka Siwon, juga akan melalui hal yang sama. Terlebih lagi Siwon adalah adik kesayangan Seunghyun.

Untuk itu pula, Seunghyun adalah orang yang paling selektif menilai pasangan Siwon. Meski adiknya itu masih bersekolah, Seunghyun selalu memastikan apakah gadis yang disukai adiknya cocok untuk Siwon. Kedua orang tua Siwon tidak terlalu ambil pusing dan membiarkan Seunghyun berlaku demikian karena pada dasarnya penilaian Seunghyun jarang meleset.

Kedua orang tua mereka justru merasa sedikit terbantu dengan adanya Seunghyun yang mengatur dan menjaga adik-adiknya. Entah karena mereka takut atau segan kepada Seunghyun, yang pasti ketiganya tidak ada yang berani membantah Seunghyun satu kali pun dalam hidup mereka.

Maka dari itu, Yunho dan Kangin senang jika Kyuhyun sudah mendapat lampu kuning dari Seunghyun dalam sekali pandang. Mereka tinggal menunggu saatnya ketika Siwon mengenalkan Kyuhyun kepada keluarga mereka, baru mereka bisa tahu apakah Seunghyun akan memberikan lampu hijau atau tidak. Namun untuk sekarang, biarkan Siwon menikmati kebersamaannya dengan Kyuhyun.

“Ya, Seunghyun hyung tak pernah setuju dengan gadis yang dibawa oleh Siwon sampai gadis itu.” Timpal Yunho ikut serta dalam pembicaraan antara Kangin dan Seunghyun.

“Hm. Kita lihat saja nanti ketika Siwon memperkenalkannya. Apa dia memang cocok untuk Siwon?!” ucap Seunghyun.

Yes sir.” Sahut keduanya sambil memberikan salute layaknya tentara. Seunghyun memberikan senyum kecil yang jarang dia perlihatkan kepada Yunho dan Kangin.

“Sekarang kalian kembali ke kamar.” Titah Seunghyun. dan sekali lagi

Yes sir.” keduanya sekali lagi memberikan salute kepada Seunghyun lalu pergi ke masing-masing kamar mereka. Seunghyun sendiri menatap sekali lagi kedua insan yang baru saja meresmikan diri sebagai pasangan kekasih itu sebelum berbalik dan menuju kamarnya sendiri. Dalam hati Seunghyun pun juga berkata sambil membayangkan bagaimana reaksi istrinya yang sedang melakukan fashion show di Milan ketika bertemu dengan gadis seimut dan semanis kekasih Siwon tersebut.

Aku harus mengantisipasi Jiyongie agar tidak bertemu dulu dengan gadis itu. Bisa-bisa gadis itu kabur karena ketakutan dipakaikan berbagai macam pakaian hasil desain Jiyongie. Istriku itu bisa menjadi sangat menakutkan jika sudah terlalu exited dengan hal-hal lucu. Dan gadis itu… Dia terlalu manis dan imut untuk dilewatkan.

Skip Time – Tiga Hari Kemudian

“Ya ampun Kyunnie!! Apa-apaan ini?! Kenapa kamarmu berantakan dengan bungkus-bungkus makanan ringan?! Dan apa ini?! Cho Kyuhyun!! Berapa banyak batang coklat yang sudah kau makan?! Katamu kau mau diet demi Siwon!!” Pekik Kibum seperti mengalami dejavu saat dia mempergoki Kyuhyun makan makanan ringan dalam jumlah besar.

Dan sama seperti waktu itu juga, objek yang sedang Kibum tegur itu sedang setengah berbaring menelungkup, menumpu pada dua siku tangannya, sambil mengangkat kedua betis dan menggoyangkan ke depan dan ke belakang mengikuti irama musik yang terdengar dari televisi di hadapannya.

“Aku diet kok Bummie.” Hanya itu jawaban yang keluar dari bibir sintal Kyuhyun yang lantas membuat siku-siku di pelipis Kibum bertambah dan berkedut.

“DIET DARI PARIS!! KAU ITU MENGEMIL TERUS, BAGAIMANA MAU KURUS?! DASAR GADIS EVIL!! KAU JANJI MAU DIET!!” teriaknya marah. Kibum sudah stress dengan semua ini. Dia gemas dengan ulah Kyuhyun yang selalu janji akan berdiet lalu gagal dan ujung-ujungnya membuat dia ikut repot dengan rajukan dan rengekan atas kegagalannya.

“Ih Bummie berisik! Aku memang janji mau diet. Aku mau sehat seperti kata Siwonnie.” Kelit Kyuhyun sambil menutup kedua telingannya karena kerasnya teriakan Kibum. Gadis gembul nan lucu itu mengembungkan kedua pipi bulatnya dan mengerucutkan bibirnya, merajuk kepada Kibum agar Kibum tidak terus membentaknya. Dan karena memang Kibum selalu kalah dengan kadar keimutan Kyuhyun yang terlalu besar, akhirnya Kibum duduk disamping Kyuhyun, membelai lembut rambut ikal Kyuhyun sebagai permintaan maaf dan berkata,

“Lalu kenapa kau tidak mulai diet Kyunnie?” tanya Kibum pelan. Kyuhyun menurunkan tangannya dan menangkupkan kedua tangannya itu di pipi putih Kibum. Gadis itu tersenyum lebar sebelum menjawab dengan,

Simple Bummie. Girls’ Diet Always Start Tomorrow.” Ucap Kyuhyun masih dengan senyuman lebar. Kibum menatap wajah Kyuhyun lalu menghela nafas, lelah dengan semua drama tak perlu ini.

You’re hopeless.”

END

Advertisements