Tags

, , , ,

Wish 3( 。・_・。)(。・_・。 )

Title : Wish 2

Pairings : Wonkyu, Yunjae, maybe others later

Disclaimer : All casts are belong to their self and God and manga Wish belong to CLAMP

Inspired : Manga Wish by the amazing mangakas CLAMP

Warning : Un-betaed, BL, OOC, Romance, Fantasy, AU

Summary : Some wishes can’t be fulfilled alone

( 。・_・。)(。・_・。 )

Previous Chapter

“Tuan..”

“Ya?”

“Aku pasti akan mengabulkan permintaanmu.”

“Kau ini keras kepala juga ya. Aku tidak mempunyai permintaan yang bisa kau kabulkan.”

“Anda belum tahu saja tuan. Setiap orang memiliki sesuatu yang tidak bisa mereka lakukan, setiap orang memiliki keinginan yang tidak bisa diraih seorang diri. Cepat atau lambat, tuan pasti memiliki keinginan itu.” Ucapnya sambil terbang mengelilingi diriku. Aku mengikutinya dengan mataku. Kemudian Kyuhyun terbang ke arah kehadapanku dan mengusapkan tangan gempalnya di pipiku.

“Dan saat tuan memiliki keinginan itu, tuan tidak akan menyesal karena aku yang akan membantu tuan mengabulkannya.”

“Terserahmu saja.” Kyuhyun tertawa geli mendengar jawabanku. Kami terdiam lagi sejenak sampai Kyuhyun kembali membuka suaranya. Tampaknya malaikat satu ini senang sekali berbicara denganku.

“Tuan, bolehkah aku memanggilmu Siwon?” tanyanya penuh harap. Aku hanya mengangguk sebagai jawabannya dan bisa dipastikan dia gembira. Kyuhyun kembali terbang kesana kemari lalu berhenti di depanku.

“Panggil aku Kyuhyun saja ya. Salam kenal Siwon.” Sahutnya. Kembali aku hanya mengangguk sebelum pergi ke arah dapur untuk membuatkan sarapan. Sedangkan Kyuhyun masih saja mengikutiku kemana pun aku pergi. Kami berdua terlalu terpusat pada diri kami sendiri sehingga tidak menyadari bahwa pusaran air yang telah disihir oleh Kyuhyun masih saja meliuk-liuk di tengah halaman.

( 。・_・。)(。・_・。 )

Pagi ini cuacanya sungguh bersahabat. Tidak mendung namun tidak juga terlalu terik. Sinar matahari pagi memberikan kehangatan yang cukup nyaman untuk semua makhluk di bumi ini. Semua merasakan bahwa hari ini akan berjalan dengan baik, tidak terkecuali malaikat ceroboh yang sekarang menumpang di rumah seorang dokter muda.

Kyuhyun memulai harinya dengan membantu Siwon menyiram taman yang luas di rumah tersebut. Setelah selesai, dia akan langsung menuju pohon tertinggi di taman itu dan merentangkan sayapnya selebar mungkin. Dia sedang mengisi energinya dengan sinar matahari.

Energi malaikat tidak berasal dari makanan seperti manusia karena mereka tidak diperbolehkan untuk mengakhiri kehidupan dari makhluk hidup. Jadi, malaikat mendapatkan tenaga mereka dari sang surya dan jika sinar sang surya bersinar dengan indah, bisa dipastikan energi untuk malaikat manis seperti Kyuhyun pun akan cukup terisi.

“Kyuhyun.” Suara lembut Siwon yang memanggil namanya, membuat Kyuhyun langsung terbang menuju Siwon yang sudah rapi dengan jas tas tas kerja yang ditentengnya.

“Siwon. Kau mau pergi?” tanya Kyuhyun setelah dia mendarat tepat dihadapan Siwon. Kyuhyun langsung menyembunyikan sayapnya dan tersenyum dengan sangat manis kepada Siwon. Siwon hanya menatapnya datar lalu mengangguk pelan. Dia berbalik dan bermaksud untuk pergi sebalum dia mengingat sesuatu dan merogoh saku celananya. Siwon ternyata mengeluarkan sebuah kunci cadangan dari ikatan kunci-kunci miliknya.

“Apa kau akan disini sepanjang hari?” tanya Siwon. Kyuhyun mengedipkan matanya lucu sebelum mengangguk. Siwon ikut mengangguk lagi lalu menyerahkan kunci cadangan itu kepada Kyuhyun.

“Kalau kau ingin keluar, pastikan kau menutup pintu dengan kunci ini.” Ucap Siwon. Kyuhyun mengamati benda kecil ditangannya itu lalu memandang kepada Siwon sambil bertanya.

“Apa ini untukku?”

“Um.” Jawaban Siwon membuat sudut-sudut bibir Kyuhyun kembali tertarik. Senyum manis dan indah menghiasi wajah cantik nan imut milik Kyuhyun. Dia sungguh bahagia karena baginya ini adalah pemberian pertama dari Siwon yang sudah berjasa kepadanya.

“Terima kasih. Aku pasti akan menjaga pemberianmu ini Siwon.” Siwon hanya memandang Kyuhyun datar sampai akhirnya dia berbalik lagi dan membuka pintu untuk keluar dan berangkat kerja. Namun belum sampai tiga langkah, Kyuhyun memanggil Siwon lagi.

“Apa?” tanya Siwon singkat.

“Bagaimana cara menggunakan benda ini Siwon?” tanya Kyuhyun polos yang membuat Siwon menatap Kyuhyun seakan Kyuhyun memiliki dua kepala. Akan tetapi Siwon ingat bahwa Kyuhyun adalah malaikat. Jadi dengan sabar, Siwon berbalik lagi dan menjelaskan cara kerja kunci kepada Kyuhyun.

Beberapa Saat Kemudian – Kyuhyun P.O.V

“Kyunnie, kenapa Siwon-ssi memberikan kunci itu kepadamu ya?” tanya burung pertama dengan manisnya.

“Ah, aku tahu. Pasti itu karena Siwon-ssi ingin Kyunnie tinggal disini lebih lama.” Jawab burung kedua mencoba menebak isi pikiran dari Siwon. Dia pun berkata dengan sangat manis kepada Kyuhyun.

“Wah! Kau beruntung Kyunnie. Jadi kau bisa lebih dekat dengannya dan mencoba mencari tahu apa keinginannya.” Ucap burung ketiga menyetujui asumsi dari burung kedua seraya mengatakan dengan penuh semangat kepada Kyuhyun.

“Ya. Kau benar. Kau pasti senang bukan Kyunnie?” tanya burung keempat juga dengan suara yang kelewat manis dari teman-teman burungnya.

“Ah kalau menurutku sih Siwon-ssi memberikan kunci itu karena dia takut rumahnya dimasuki oleh pencuri jika kau tidak menguncinya dan menjaganya dari dalam rumah. Kyunnie itu terlalu polos dan ceroboh jika tidak diberitahu kalau dia harus mengunci pintu.” Cibir burung kelima dengan nada bicara yang datar bahkan terlalu datar. Burung kecil itu menyuarakan hal yang menurutnya lazim dilakukan.

“Benarkah begitu?” Kyuhyun yang sedari tadi hanya mendengarkan percakapan burung-burung kecil yang selalu ada dirumah Siwon menjadi sedih dan ingin menangis karena komentar terakhir dari burung kelima. Matanya sudah berkaca-kaca dan airmatanya siap untuk mengalir karena di satu sisi, Kyuhyun merasa itulah alasan Siwon memberikan kunci cadangan itu kepadanya.

Keempat burung lainnya sontak langsung berusaha menenangkan Kyuhyun yang hampir menangis itu. Dua burung membujuk Kyuhyun dan dua lainnya membereskan si burung kelima.

“Kau ingin Kyunnie kembali menangis dan akhirnya mengoceh sendirian. Kau tahu itu membuat kita pusing!”

“Lebih baik kau tutup mulutmu!”

“Tapi aku hanya bicara apa adanya!!”

Sementara ketiganya sedang sibuk dengan urusan mereka. Kedua burung lainnya masih berusaha membujuk Kyuhyun agar tidak menangis.

“Kyunnie, pasti Siwon-ssi memberikan kunci itu karena dia percaya denganmu.”

“Begitukah?”

“Ya. Tentu saja. Jadi Kyunnie jangan bersedih lagi ya. Nanti Siwon-ssi bisa ikut sedih jika melihat Kyunnie menangis.” Bujuk burung-burung itu. Mereka hanya sekedar bicara saja soal Siwon akan bersedih jika dia melihat Kyuhyun menangis karena pada dasarnya mana mungkin, Siwon sendiri sedang berada di rumah sakit. Tapi ketiganya berharap Kyuhyun tidak akan menyadari hal tersebut. Dan harapan mereka terkabul karena semenit kemudian, Kyuhyun sudah tersenyum bahkan tertawa kecil.

“Baiklah. Aku akan berhenti menangis. Aku tak mau Siwon besedih karena melihatku menangis.”

“Nah begitu yang benar Kyunnie.”

“Terima kasih ya. Kalian baik sekali.” Puji Kyuhyun dengan senyum manisnya yang membuat semua burung termasuk burung kelima yang sudah babak belur menjadi senang perasaannya. Aura polos dan penuh dengan kebaikan mengalir dari dalam tubuh Kyuhyun karena Kyuhyun sangat gembira karena dia memiliki teman yang menyenangkan dan juga Siwon yang baik hati dan selalu membuatnya merasa aman dan nyaman.

Bicara soal Siwon, Kyuhyun teringat tadi Siwon sempat mengatakan bahwa dia memperbolehkan Kyuhyun untuk keluar dari rumah asalkan dia mengunci pintu. Mengingat itu, wajah Kyuhyun menjadi sumingrah karena dia bisa keluar dan mengekplor dunia manusia dan tanpa banyak persiapan lagi Kyuhyun bergegas mengepakan sayap malaikatnya lalu terbang ke arah keramaian manusia yang dia pernah lihat sebelum dia tinggal dengan Siwon.

Kyuhyun langsung terbang tanpa menggubris panggilan burung-burung yang mengingatkannya untuk mengunci pintu dulu sebelum pergi. Ternyata karena terlalu senang, Kyuhyun jadi melupakan amanat Siwon untuk selalu mengunci pintu jika Kyuhyun ingin berpergian. Benar-benar malaikat yang ceroboh namun menggemaskan.

Tengah Kota

Kyuhyun sedang menikmati harinya di tengah-tengah begitu banyak manusia. Kyuhyun yang sudah mengganti bajunya sama dengan baju yang dipakai oleh manusia sekarang terlihat menelusuri jalan pertokoan dan memandang dengan takjub benda-benda yang tidak pernah dia lihat saat dirinya berada di langit. Kyuhyun sungguh senang dan tidak sabar untuk pulang agar dia bisa menceritakan harinya kepada Siwon.

Mengingat tentang Siwon, senyum indah tak pernah lepas dari wajah cantik Kyuhyun. Kyuhyun begitu memuja Siwon yang sudah sangat baik kepadanya. Hanya saja Kyuhyun juga sedikit sedih karena dia masih belum mampu untuk mengabulkan satu keinginan Siwon.

“Siwon sekarang sedang apa ya?” gumam Kyuhyun kepada dirinya sendiri ketika memikirkan kegiatan apa yang sekarang dilakukan oleh penolongnya itu. Kyuhyun tersenyum lagi kala dia memikirka Siwon yang pasti sekarang sedang menolong orang lain. Malaikat ceroboh itu tidak menyadari bahwa dia sudah menjadi pusat perhatian orang-orang karena wajahnya yang cantik, tingkah lakunya yang menggemaskan serta auranya yang memancarkan kebahagiaan.

Tiba-tiba saja suasana menjadi gelap dan suram. Kyuhyun segera sadar bahwa ada aura iblis di sekitarnya. Dan benar saja, sekarang di sekitar Kyuhyun, seluruh manusia yang ada seperti terhenti waktunya. Mereka semua terpaku beku karena aura tersebut. Kyuhyun menatap langit dan melihat memang sang surya sudah hampir tenggelam. Dia segera tahu bahwa kekuatannya sebentar lagi tidak akan berfungsi. Dengan sedikit keberanian yang ada, Kyuhyun menantang iblis yang membuat jalan pertokoan ini beku seperti sekarang.

“Hei iblis! Tunjukkan siapa dirimu!” tantang Kyuhyun meski tubuhnya bergetar karena takut. Kyuhyun menunggu dan menunggu sampai ada kepulan asap hitam di hadapannya. Kyuhyun bersiaga jika memang dia harus bertempur dengan iblis ini. Meski waktunya hanya sedikit sampai dia kembali menjadi kecil, Kyuhyun akan berusaha melindungi manusia-manusia yang ada disini dari iblis tersebut.

Kyuhyun terus memperhatikan asap hitam itu sampai asap itu memudar dan menampakkan seseorang dengan sayap hitam. Kyuhyun membelalakan kedua bola matanya kaget dengan penampakan orang atau lebih tepatnya iblis tersebut. Kyuhyun mengenal iblis itu karena Kyuhyun menyebutkan satu nama,

“Changmin!”

TBC

( 。・_・。)(。・_・。 )

n4oK0’s notes : Another repost of FF Wish, si malaikat cantik nan ceroboh Kyumom… Pendek sih, I know… Tapi lebih baik pendek daripada ga sama sekali… #ngeles

Oke, nao ga akan banyak bicara lagi… Silahkan amazing readers meninggalkan jejak untuk yang satu ini. Gomen untuk typo dan mistake disana-sini yak…

Keep Calm and Ship Wonkyu, Yunjae, Krisho 😀

Sankyu and peace all

^^n4oK0^^

Advertisements