Tags

, , , , , , ,

Exceptional Poster

( 。・_・。)(。・_・。 )

Title : Exceptional 10

Pairing/Charas : Wonkyu, Kangteuk, Yunjae, Yesung, Krisho

Genre : Family, Romance, Angst, Drama

Disclaimer : All casts are belong to their self and God, Poster by the lovely and talented @SuciiCho

Warning : Un-betaed a.k.a. Typos everywhere, GS, AU, OOC, Rated M for language

( 。・_・。)(。・_・。 )

Previous Chapter

“Tidak Sungie. Aku rasa inilah yang terbaik. Putraku akan memaafkan semua yang pernah kami lakukan jika aku menghilang. Dia akan mau menemui ummanya jika appanya yang kejam ini tidak ada lagi dalam hidupnya. Dia pasti bahagia dengan kepergianku.”

“…”

“Benar begitu bukan Siwon-ah?!”

“…”

“Maafkan appa nak. Appa memang appa yang jahat tapi appa begitu menyayangimu. Appa rela melakukan apa saja asalkan kau selamat meski itu membuatmu membenci appa.”

“!!!”

“Selamat tinggal Siwon-ah.” Dan dengan perkataan itu, Kangin meloncat ke jalan raya yang telah penuh oleh kendaraan yang melintas sejak lampu merah itu berubah menajdi hijau.

Sementara Siwon mencoba menggapai Kangin, Yesung hanya mampu berteriak…

“KANGIN!!!”

.

.

.

Kyuhyun berlari secepat yang dia bisa. Wanita cantik itu tidak menghiraukan sama sekali teriakan dan teguran dari semua orang yang dia lewati di koridor rumah sakit tersebut. Pikirannya hanya satu.

Siwon.

( 。・_・。)(。・_・。 )

Siwon.

Hanya nama itu yang menjadi pusat pikiran Kyuhyun ketika dia sampai di instansi gawat darurat rumah sakit terbesar di kota Seoul tersebut. Jantung Kyuhyun serasa berhenti ketika Jaejoong menghubunginya dan mengatakan bahwa Siwon dan Kangin berada di rumah sakit akibat kecelakaan. Yesung, Jaejoong dan Yunho sudah berada di rumah sakit sebelum akhirnya menghubungi Kyuhyun.

Kyuhyun terengah-engah, berusaha menstabilkan pernafasannya sebelum dia melangkah ke depan pintu gawat darurat. Belum sempat Kyuhyun membuka pintu tersebut, pintu itu sudah terbuka dari dalam dan menampakan seorang suster.

Tak mau membuang waktu, Kyuhyun mencekal lengan suster tersebut dan menanyakan keberadaan Siwon dan Kangin.

“Permisi suster, apa di dalam ada pasien bernama Kim Siwon dan Jung Youngwoon?”

“Kim Siwon? Maaf nona tidak ada pasien dengan nama itu. Tapi pasien bernama Jung Youngwoon memang ada di dalam. Beliau sedang diobati karena luka kecil karena terserempet mobil.”

“Eh?! Luka kecil?!”

“Ya, luka kecil. Hanya memar dan sedikit lecet.”

“Ah. Baik suster terima kasih.”

“Sama-sama. Saya permisi.” Pamit suster itu meninggalkan Kyuhyun seorang diri di depan pintu instansi gawat darurat.

Wanita itu berdecak kesal karena sudah begitu bodoh terlalu mencemaskan Siwon padahal kekasihnya itu baik-baik saja. Kyuhyun menyalahkan Jaejoong yang berlebihan ketika menghubunginya.

“Gajah centil itu…” geram Kyuhyun lalu mengambil ponselnya dan menekan tombol-tombol di ponselnya tersebut. Kyuhyun mengarahkan ponselnya ke telinganya dan menunggu sesaat sampai orang yang dia hubungi menjawab panggilan teleponnya.

“Yobose…”

You bitch!”

Hi Kyu.”

“Kim Jaejoong! Jelaskan kepadaku sekarang apa yang sebenarnya terjadi?! Kau bilang Siwon dan Kangin ahjussi kecelakaan dan harus di bawa ke ruang IGD?! Lalu apa ini yang aku dapat?! Turns out, they’re fine!”

“Aku mengatakan yang benar kok. Mereka memang kecelakaan dan di bawa ke ruang IGD. Tapi belum sempat aku mengatakan kalau mereka baik-baik saja, kau sudah mematikan teleponku. Bukan salahku kalau kau yang panik berlebihan. Dan namaku Jung Jaejoong, dasar Cho Kyuhyun gendut!” Kelit Jaejoong merasa tak bersalah sembari mengolok Kyuhyun.

Jaejoong benar-benar tidak merasa bahwa beritanya telah membuat Kyuhyun menghentikan pekerjaannya dan pergi begitu saja tanpa menghiraukan teriakan manajer dan fotografer yang sedang mengambil gambarnya. Membuatnya berlari secepat yang dia bisa untuk keluar dari gedung tempat photo shootnya berlangsung lalu memberhentikan taksi, mengancam supir taksi tersebut untuk memacu taksinya sampai harus melanggar rambu lalu lintas dan kemudian berlari lagi di koridor rumah sakit sampai di tegur oleh para suster dan dokter.

Kyuhyun sudah lelah luar biasa dan yang dia dapatkan sebagai penjelasan adalah Jaejoong yang berkilah bahwa dia tak bersalah, menuduhnya panik berlebihan dan mengoloknya dengan sebutan GENDUT!

Oh, sepertinya Jaejoong sebentar lagi akan tinggal nama dan Yunho akan menjadi duda keren.

“Jung Jaejoong.” Dendang Kyuhyun memanggil nama Jaejoong dengan nada suara yang sangat manis. Nada suara yang tidak biasa didengar dari seorang Cho Kyuhyun. Jaejoong membelakakan matanya yang sudah bulat itu begitu mendengar nada sing-a-song Kyuhyun. Hanya ada satu arti jika Kyuhyun sudah mengeluarkan jurus manis semanis kue eclaire. Itu artinya…

You’re dead.”

I’m dead.” Ujar Jaejoong dan Kyuhyun bersamaan dan diakhiri dengan nada putus dari sebuah sambungan telepon.

Jaejoong menatap layar ponsel pintarnya yang sudah menghitam dengan nanar lalu menatap Yunho yang sedang bicara dengan suster administrasi. Jaejoong menatap sendu sang suami sampai Yunho merasa risih dan berbalik menghadap Jaejoong.

“Ada apa Boo?” tanya Yunho cemas melihat sikap aneh Jaejoong.

“Yunnie…” lirih manja Jaejoong membuat Yunho mengerutkan dahinya.

“Ada apa sih? Kau membuatku cemas saja.” Desak Yunho semakin tak mengerti maksud Jaejoong sebenarnya. Jaejoong memegang lengan Yunho dan menyandarkan kepalanya di bahu Yunho manja.

“Terima kasih kau sudah menjadi suamiku. Aku sangat mencintaimu.” Jawab Jaejoong tak sesuai dengan pertanyaan Yunho.

“Apa sih? Kau berkata seolah kau akan pergi selamanya.” Yunho semakin gemas dengan tingkah dan perkataan Jaejoong. Yunho lalu menghadap ke arah Jaejoong dan membelai rambutnya.

“Kau kenapa sih sayang?” tanya Yunho lagi.

“Aku akan mati.” Balas Jaejoong singkat. Namun balasan singkatnya itu justru membuat mata Yunho membuka lebar.

“APA?! Jangan bercanda Boo!” serunya panik

“Aku tidak bercanda jika sudah menyangkut Kyuhyun. Dia akan membunuhku!”

Sedetik…

Dua detik…

Tiga detik…

“Kalau begitu akan aku siapkan karangan bunga paling indah untukmu sayangku. “ goda Yunho sambil tersenyum lalu tertawa geli setelah mendengar alasan Jaejoong yang tidak masuk akal itu. Dengan menggelengkan kepalanya sedikit, Yunho tidak menghiraukan Jaejoong lagi dan kembali berbicara dengan suster. Yunho tidak mempedulikan ocehan dan rengekan manja Jaejoong yang meminta dirinya membantu Jaejoong menghalangi niat jahat Kyuhyun untuk menghabisinya.

Yunho sudah terbiasa dengan pertengkaran aneh dua orang sahabat itu. Jadi Yunho tidak mau ambil pusing dengan kelakuan istrinya dan Kyuhyun. Yang menjadi pikirannya sekarang adalah tiga orang yang ada di instansi gawat darurat rumah sakit ini. Yesung, Siwon dan Kangin.

Yunho sengaja meninggalkan mereka dengan dalih mengurus administrasi rumah sakit Kangin agar ketiganya bisa bicara dengan santai. Yunho tahu lebih baik Siwon menyelesaikan permasalahannya dengan sang ayah terlebih dahulu sebelum dengan dirinya.

Yunho berharap kali ini Tuhan membuka hati sang adik dan bersedia memaafkannya dan kedua orang tua mereka. Semoga.

.

.

.

Kyuhyun menyimpan ponselnya di saku celananya ketika dia memutuskan sepihak sambungan telepon antara dirinya dengan Jaejoong. Kyuhyun sudah memiliki banyak rencana yang akan dia pergunakan untuk membalas Jaejoong namun untuk saat ini, pikiran itu dia kesampingkan terlebih dahulu karena dia ingin melihat kondisi Siwon.

Meski bukan Siwon yang terluka tapi Kyuhyun lebih mengkhawatirkan Siwon. Ada Kangin berarti itu akan membuka luka lama Siwon. Luka itu belum sembuh benar dan Kyuhyun tidak mau kekasihnya merasa sedih kembali. Kyuhyun sudah berjanji dia akan mendukung sepenuhnya keputusan Siwon dan jika itu berarti Siwon belum bisa menerima keluarga Jung, maka Kyuhyun akan memastikan tidak ada satu pun dari keluarga kekasihnya tersebut yang bisa menyakiti Siwon lagi.

Kyuhyun membuka pintu instansi gawat darurat lalu bertanya kepada salah satu suster tentang keberadaan Siwon dan Kangin. Sang suster menunjukkan salah satu tirai yang langsung diangguki oleh Kyuhyun. Tak lupa wanita cantik tersebut mengucapkan terima kasih sebelum melangkah menuju tempat yang ditunjukkan oleh suster tersebut.

Kyuhyun menyibakan tirai itu perlahan dan menemukan Kangin yang baru saja selesai di obati, ditemani oleh Siwon yang berdiri memandangi Kangin dengan raut wajah cemas dan Yesung yang tersenyum meski Kyuhyun tahu senyum itu dipaksakan saat menyaksikan raut wajah Siwon.

Kyuhyun mendekati mereka bertiga lalu menepuk bahu Siwon pelan, membuat pria tampan itu menoleh ke arah Kyuhyun. Begitu Siwon menyadari Kyuhyun ada di hadapannya, Siwon langsung memeluk Kyuhyun menyembunyikan wajahnya di cerug leher Kyuhyun. Kyuhyun sendiri membelai rambut belakang kepala Siwon dengan sayang sambil sesekali mengecup telinga dan pipi kekasih hatinya tersebut.

Yesung memutar matanya risih melihat kemesraan putra angkatnya bersama Kyuhyun. Entah pengaruh apa yang dimiliki model cantik kenamaan itu sehingga kerap kali Siwon bertemu dengan Kyuhyun, dia selalu bersikap manja dan lovey dovey dengan Kyuhyun.

Sedangkan Kangin, ayah biologis Siwon tersebut menyunggingkan senyum kecil melihat Siwon memiliki seseorang yang menjadi tambatan hatinya, seseorang yang mau menerima putranya meski dengan keterbatasan yang ada pada diri Siwon.

“Kau baik-baik saja sayang?” tanya Kyuhyun setelah keduanya melepaskan pelukan mereka. Pertanyaan Kyuhyun dijawab anggukan kecil oleh Siwon setelah dia membaca gerak bibir Kyuhyun. Kyuhyun tersenyum melihat anggukan Siwon. Tangan kanannya menangkup pipi kiri Siwon dan membelainya lembut dengan jari-jarinya. Sedangkan tangan kiri Kyuhyun memegang lengan Siwon yang masih melingkar di pinggang Kyuhyun.

“Kau sudah boleh pulang?” tanya Kyuhyun lagi lalu mencuri kecupan dari bibir Siwon membuat pria itu memerah malu. Sekali lagi jawabannya adalah anggukan.

“Oke Wonnie sayangku. Kita pulang sekarang. Kangin ahjussi, aku mengantar Siwonnie dan Yesung appa pulang dulu ya.” Pamit Kyuhyun mewakili Yesung dan Siwon.

Kangin terperangah dengan tingkah laku Kyuhyun yang begitu berani tapi yang lebih mengejutkannya adalah panggilan Kyuhyun kepada Yesung. Kyuhyun memanggil Yesung dengan sebutan Yesung appa sedangkan kepada dirinya Kyuhyun masih memanggil dengan sebutan Kangin ahjussi. Seolah-olah Kyuhyun pun lebih menerima Yesung menjadi ayah bagi Siwon ketimbang dirinya.

“Kau bawa mobil Kyuhyun?” tanya Yesung santai. Yesung sudah terbiasa dengan sikap Kyuhyun yang suka seenaknya sendiri. Meski begitu terkadang Yesung jengkel dengan Kyuhyun seperti saat dia memanggilnya appa padahal sudah sering kali Yesung ingatkan dia tidak mau dipanggil demikian namun Kyuhyun seakan menulikan pendengarannya dan terus saja memanggilnya Yesung appa. Terlebih lagi ketika Kyuhyun dengan tak tahu malu mengumbar kemesraan dengan Siwon bahkan di depan matanya.

“Tidak appa. Kita naik taksi saja. Ayo sayang.” Jawaban Kyuhyun menyadarkan Yesung dari lamunannya. Dia mengangguk mengerti.

“Kau pulanglah dengan Siwon. Aku masih ada urusan.” Pinta Yesung agar Kyuhyun mengantar Siwon pulang tanpa dirinya. Kyuhyun mengangguk paham dan bermaksud menarik tangan Siwon untuk keluar, akan tetapi Siwon tidak beranjak sedikit pun meski lengannya sudah di tarik oleh Kyuhyun. Dia justru menatap Yesung dan menatap Yesung dengan pandangan penuh tanda tanya. Siwon bingung, untuk apa ayah angkatnya itu berada disini? Sudah cukup mereka memastikan Kangin baik-baik saja bukan?!

“Appa?” ucapnya dengan bahasa isyarat.

“Pulanglah Siwon-ah.” balas Yesung sambil membujuk agar Siwon mau pulang lebih dulu. Dia ingin bicara dulu dengan Kangin sebelum dia pulang. Sudah saatnya Yesung menyelesaikan permasalahan yang terus berlarut ini. Yesung memutuskan demikian ketika dia melihat betapa putus asanya Kangin sambil dia hampir mengambil langkah yang sama nekadnya dengan Leeteuk.

“Baik appa. Aku pulang dulu.” Pamit Siwon kemudian menyambut uluran tangan Kyuhyun yang sempat dia tolak. Siwon mengecup penggung tangan Kyuhyun dan dibalas kecupan manis di hidung Siwon oleh Kyuhyun. Sekali lagi kemesraan kedua sejoli itu membuat Yesung jengah.

“Ya Tuhan, sejak kapan anakku menjadi chessy seperti itu?! Dasar!” decak Yesung kesal yang hanya didengar oleh Kyuhyun. Kyuhyun menanggapinya dengan kedipan mata nakal dan seringai kemenangan sebelum akhirnya keduanya menghilang di balik pintu keluar instansi gawat darurat.

“Anak muda jaman sekarang. Aish!”

“Mereka dekat ya hyung.”

“Tentu saja. Sepasang kekasih memang seperti itu walaupun keduanya suka berbuat berlebihan. Membuatku malu saja.”

“Ahahaha… Kau carilah kekasih atau lebih baik lagi, seorang istri untuk dirimu sendiri hyung. Agar kau tahu bagaimana rasanya.”

“Aku sudah tidak memikirkan hal itu sejak aku merawat Siwon seorang diri.” Tutur Yesung sambil tersenyum kepada dirinya sendiri. Dia sedang mengingat masa-masa saat dia hidup tenang dengan Siwon semenjak Siwon keluar dari rumah Jung.

Akan tetapi penuturan itu menohok hati Kangin. Kalimat itu seolah-olah mengingatkan bahwa dia tidak pernah menjadi ayah yang baik dan sesungguhnya bagi Siwon. Kangin menundukan kepalanya, malu kepada Yesung yang meski belum menikah dan memiliki anak sendiri, mampu membesarkan Siwon menjadi lelaki yang baik dan dapat dibanggakan. Apalagi Yesung membesarkan seseorang yang memiliki keterbatasan.

“Ah sudahlah. Lebih baik kita bicara di tempat lain setelah Yunho kembali.” Ucapan Yesung membangunkan Kangin dari rasa rendah diri dan keterpurukannya. Pria dua anak itu menengadahkan kepalanya dan memberikan tatapan yang mengatakan ‘kita akan membicarakan apa’ kepada Yesung.

“Kita harus bicara mengenai Siwon. Aku ingin semuanya selesai hari ini. Jika perlu, kita bicarakan juga dengan Leeteuk dan Yunho.”

“Hyung… Apa itu berarti…?”

“Jangan mengambil kesimpulan sendiri Kangin. Lebih baik kita bicarakan dulu.”

“Baik hyung.”

TBC

( 。・_・。)(。・_・。 )

n4oK0’s notes : Update lagi! Senangnya hatiku… \(^0^)/ Walau jujur, Nao ga tahu kenapa Exceptional bisa sampai sebanyak ini chapternya -___- namun per chapternya pendek2… Hhhh… Otak Nao emang rada2.

Btw, hanya mengingatkan saja. Umur Kyuhyun di FF ini lebih tua yak. MommyKyu itu ceritanya seumuran sama YunnieBear dan JaejoongKitty. Sama satu lagi, FF ini Nao public-an lagi a.k.a. ga di protect. Tapi kalo mood Nao jelek, ga tahu juga… XD

Oke, Nao mau balik lagi ke ngetik2 cantik #ketularansyarintul jadi jangan lupa review ya amazing readers yang kuerennya ga habiz2. Luv u pul pokoknya…

Last but not least, sankyu untuk our baby magnae yola, the forever fantanstic foursome women unn sita, unn anies, unn rina, unn indy, lovely vie, and dearest lya. My tomodachi. Daisuki desu… Keep supporting me!

And KIRA whose unfortunately just got hospitalized due to overly fatigued. Get well soon girl.

Itu aja deh. Gomen untuk typos dan kegajean lainnya.

Keep Calm and Ship Wonkyu, Yunjae, and Krisho 😀

Sankyu and peace all

^^n4oK0^^

Advertisements