Tags

, ,

Title : One Year Of Love

February : A Fool’s Love

Pairing/Charas : WonKyu, Suho

Genre : Romance (I think)

Disclaimer : All casts are belong to their self and God

Inspired : My own interpretation and imagination

Warning : Un-betaed, GS, AU, OOC, A Collection of One-Shot or even Drabble

Series : January – Is It New Love? | February – Shortcut To Love | March – Beginners Love

( 。・_・。)(。・_・。 )

April.

Bulan keempat dalam setahun.

Bulan yang menandai musim yang indah di Negeri Matahari Terbit yaitu mekarnya bunga Sakura.

Bulan yang menemani bulan Maret sebagai pembuka peluang dalam berbagai macam kesempatan baru.

Banyak hal yang menjadi definisi untuk April, tapi ada satu hal yang paling signifikan dari bulan April yaitu.

April Mop.

April Mop atau hari untuk mengerjai orang lain yang dirayakan oleh hampir seluruh manusia di dunia.

Di hari itu, biasanya dilakukan pada tanggal 1 April, semua kalangan berlomba-lomba membuat lelucon atau kejahilan yang ditujukan kepada orang-orang di sekitarnya. Sekedar untuk bersenang atau mungkin dengan maksud tertentu, namun biasanya korban April Mop akan memaklumi jika mereka dikerjai atau dibohongi saat hari itu tiba.

Akan tetapi dari semua lelucon yang ada di hari April Mop, hanya satu yang tidak boleh dijadikan sebagai lelucon atau bahan untuk berbohong. Hal itu adalah…

.

.

.

“Aku mencintaimu oppa.”

Siwon menatap gadis mungil dengan paras cantik dan manis yang menjadi satu ditambah kulit putih yang bercahaya di depannya itu dengan tatapan malas dan terganggu. Terlebih lagi dengan pengakuan cinta yang baru saja terlontar dari bibirnya yang tertarik membentuk sebuah senyum manis sehingga mampu membuat pemuda mana pun jatuh hati kepadanya.

Ya seharusnya seperti itu. Tapi untuk kasus Siwon, pria satu itu tergolong pria setia jika sudah memiliki kekasih. Julukan playboy yang pernah dia sandang adalah masa lalu yang sudah terkubur sejak kekasih hatinya sudah berada disisinya sekarang.

Seperti saat ini.

Pengakuan cinta yang seharusnya membuat pemuda mana pun melayang ke langit ketujuh hanya dipandang sebelah mata oleh Siwon. Bahkan jika Siwon tidak mengingat bahwa orang di depannya adalah seorang gadis dan juga seseorang yang begitu di kenalnya, maka sudah pasti Siwon akan langsung pergi sambil menggandeng Kyuhyun untuk ikut bersamanya.

Ya. Kyuhyun.

Kyuhyun berada di samping Siwon saat sang gadis menyatakan isi hatinya. Namun berbeda dengan Siwon yang terlihat kesal dengan gadis itu, Kyuhyun justru terlihat geli dan penasaran dengan apa yang akan terjadi selanjutnya ditambah dengan bagaimana reaksi Siwon selanjutnya.

“Dia bilang dia mencintaimu Wonnie.” Ucap Kyuhyun dengan senyum kecil di wajah cantiknya. Siwon menatap ke arah Kyuhyun dan wajahnya berubah dari kesal menjadi terperangah. Pasalnya Siwon terkejut dengan sikap Kyuhyun yang tidak menunjukkan rasa marah sedikit pun.

“Kau tidak marah?”

“Marah? Marah karena apa?”

“Serius? Kau tidak cemburu ada seorang gadis menyatakan kalau dia mencintaiku? AKu ini kekasihmu Kyunnie, masa kau tidak merasakan apapun?”

“Ya ampun…” ujar Kyuhyun tergelak dengan perkataan Siwon yang menurutnya lucu dan kekanakan.

“Wonnie, aku selalu cemburu saat melihatmu berdekatan dengan perempuan lain. Tapi itu bukan berarti aku harus uring-uringan setiap saat. Kepalaku terlalu berharga untuk memikirkan hal tak penting seperti para groupiemu itu.” Jelas Kyuhyun masih dengan senyum manisnya itu. Siwon menatap Kyuhyun sejenak sebelum dia terkikik sendiri. Kekasihnya itu selalu bisa membuat moodnya berubah dalam sekejap.

Dengan cepat, Siwon merangkul bahu Kyuhyun dan mencium pelipisnya. Tangan Siwon ikut serta dengan mengacak rambut Kyuhyun dengan sayang. Kyuhyun sendiri terlihat jengah dengan tingkah Siwon namun wanita berambut coklat itu hanya mendengus lalu dengan santainya melingkarkan lengannya di pinggang Siwon. Tak lupa Kyuhyun sempat mendongak dan mencium dagu Siwon, sedikit geli karena rambut tipis di sekitar dagu tersebut.

Baik Siwon maupun Kyuhyun sama sekali melupakan gadis imut yang memperhatikan mereka sejak kemesraan keduanya dimulai. Gadis itu memajukan bibirnya, merengut tak suka dengan sikap Siwon yang menurutnya begitu lembut kepada Kyuhyun. Padahal sejauh gadis itu mengenal Siwon, pria tinggi tersebut tidak pernah memperlakukan mantan kekasihnya seperti Siwon memperlakukan Kyuhyun. Siwon cenderung biasa bahkan terkesan tak acuh dengan para mantan kekasihnya itu.

“Ehem.” Dehaman gadis itu mengisyaratkan keberatannya karena dihiraukan oleh Kyuhyun dan Siwon. Kedua sejoli itu pun akhirnya menoleh lagi ke arah gadis berambut sebahu berwarna coklat gelap kemerahan itu.

“Oppa! Kau kejam sekali! Aku sudah memberanikan diriku untuk mengungkapkan perasaanku, kau justru bermesraan dengan dia!” hardik gadis itu sambil mengacungkan jari telunjuknya ke arah Kyuhyun.

Kyuhyun terkejut dengan tingkah gadis itu yang melimpahkan kekesalannya kepada Kyuhyun. Awalnya Kyuhyun menanggapi semua situasi ini dengan santai, namun ulah gadis tersebut yang menurut Kyuhyun sudah berlebihan membuatnya kesal juga.

Dengan tatapan remeh terarah ke gadis tersebut, Kyuhyun berjalan mendekatinya. Dia tidak mempedulikan peringatan Siwon untuk tidak menganggap apapun yang diucapkan gadis tersebut. Melangkah pasti sampai berhadapan dengan gadis yang lebih pendek darinya itu, Kyuhyun menundukkan tubuhnya sampai pandangannya dengan gadis tersebut sejajar. Kyuhyun menyeringai sebelum menepuk-nepuk pipi gadis itu dengan pelan namun bisa dirasakan kekesalan Kyuhyun menyeruak melalui tepukan itu.

“Menyingkirlah nak, kau masih butuh seratus tahun lagi untuk bisa bersaing denganku. Dasar gadis bulat.” Olok Kyuhyun membuat mata gadis itu terbelalak kaget.

“Gadis bulat? Gadis Bulat! GADIS BULAT! OPPA!! Huwa!!”

Kyuhyun mundur selangkah karena kaget dengan reaksi gadis itu setelah dia mengoloknya dengan kata ‘gadis bulat’. Kyuhyun tidak tahu harus bereaksi seperti apa untuk menghadapi gadis yang menjerit dan menangis secara tiba-tiba itu.

“H-hei…” gagap Kyuhyun sedikit panik karena dia tidak bermaksud membuat gadis tersebut menangis seperti sekarang. Saking paniknya, Kyuhyun sampai tak sadar merengkuh tubuh mungil gadis tersebut dan beberapa kali mengatakan kata maaf karena sudah menyebutnya gadis bulat. Kyuhyun juga sesekali menghapus airmata gadis itu dengan lembut, membuat sang gadis sedikit demi sedikit mengubah tangisannya menjadi isakan kecil. Gadis tersebut seseungukan menyudahi tangisan kerasnya. Gadis itupun tanpa sadar memeluk balik tubuh Kyuhyun yang dia rasakan begitu hangat dan nyaman.

Siwon yang melihat interaksi keduanya hanya menatap malas sesaat sebelum dia dengan santainya memisahkan Kyuhyun dengan gadis itu. Siwon menatap gadis berambut merah itu dengan pandangan gerah dan berkata,

“Pulanglah Suho-ah.”

.

.

.

“Jadi dia adik perempuanmu?” tanya Kyuhyun kepada Siwon yang terlihat seperti kebakaran jengot saat ini. Pria tampan itu tidak menjawab, dia justru menatap seseorang yang sedang menikmati dirinya bersandar di tubuh Kyuhyun. Lengan mungilnya terus menggandeng lengan Kyuhyun sementara satu tangannya menjilat es krim.

“Choi Junmyeon, lepaskan tanganmu dari Kyuhyunku!” perintah Siwon yang hanya dijawab dengan juluran lidah oleh Choi Junmyeon atau lebih sering dipanggil dengan nama Suho.

“Tidak mau.” Jawabnya ketus dan semakin mengeratkan gandengannya di lengan Kyuhyun.

“YAH!! Gadis nakal!! Kenapa kau mengganggu kencanku hah?” teriak Siwon membuat Suho merengut lalu tiba-tiba kembali menangis dengan keras.

“Huwa!! Eonnie! Siwon oppa jahat!! Dia terus berteriak kepadaku!” adunya kepada Kyuhyun sembari berlindung di balik bahu Kyuhyun. Suho merengek manja kepada Kyuhyun padahal dibalik bahu wanita cantik itu, Suho menampakkan seringai jahilnya untuk sang kakak. Siwon yang melihat seringai itu menjadi semakin kesal dan hanya bisa berteriak lagi.

“YAH!!”

“Wonnie! Jangan kasar kepada adikmu! Lihat, dia ketakutan. Kau ini… Cup, cup sayang… Eonnie disini. Jangan takut dengan oppamu yang bodoh itu. Kalau dia macam-macam, katakan saja kepada eonnie huh.” Bela Kyuhyun sambil memandang tajam ke arah Siwon. Kyuhyun juga berusaha menenangkan Suho yang masih memperlihatkan wajah memelas ingin disayang andalannya itu kepada Kyuhyun. Kyuhyun yang pada dasarnya memang baik, merasa iba dengan Suho yang terus diteriaki oleh Siwon.

“Uhm!” ucap Suho yakin diimbangi dengan anggukan pasti dari kepalanya yang imut itu. Merasa gemas dengan imutnya Suho, Kyuhyun mencubit pipi putih Suho lalu mengelus kepala itu.

“Jangan terperdaya oleh keimutannya sayang. Suho itu iblis berwajah malaikat.” Cibir Siwon yang berakhir dengan delikan tajam oleh Kyuhyun dan cubitan maut di pahanya, juga oleh Kyuhyun sebelum kekasihnya tersebut kembali memanjakan adik perempuan satu-satunya itu. Siwon lagi-lagi hanya mampu nelangsa, meratapi kekalahannya dari Suho.

“Suho-ah.” Panggil Kyuhyun tiba-tiba membuat Siwon memperhatikan Kyuhyun yang mengajak bicara Suho.

“Apa eonnie?” tanya Suho kembali menjilati es krimnya sebelum mencair.

“Usiamu berapa?”

“18 tahun jalan eonnie.”

“Kuliah?”

“Uhm.”

“Tapi Suho-ah terlihat masih seperti anak sekolah ya. Suho-ah baby face sekali.”

“Apa benar eonnie?”

“Ya. Suho-ah seperti anak-anak.”

“Awet muda berarti.”

“Ya. Sikapnya juga.”

“Huh?”

“Suho-ah seperti anak kecil saja. Nakal sama oppanya.”

“…”

“Suho-ah.”

“Hm…”

“Kenapa Suho-ah tiba-tiba bersikap seperti gadis yang menyatakan cintanya ke seorang pemuda? Suho-ah ingin mengganggu Siwonnie oppa bukan? Kenapa harus dengan cara itu?”

“Aku hanya ingin menjahili oppa saja eonnie. Hari ini adalah April Mop. Jadi aku boleh menjahili siapa saja, termasuk oppa.”

“Setuju. Sesekali bersenang-senang juga harus. Tapi Suho-ah, apa harus dengan cara seperti tadi? Tidak masalah karena yang kau hadapi adalah oppamu sendiri. Jika orang lain? Dan mereka menganggap leluconmu itu sebuah pernyataan sungguhan? Mereka tentu akan kecewa dan merasa sakit hati Suho-ah saat tahu bahwa kau hanya main-main.”

“…”

“Eonnie mohon jangan lakukan lagi ya. Perasaan itu bukan untuk dipermainkan sayang. Perasaan bukanlah lelucon. Eonnie akan sedih jika ada seseorang yang berbuat hal seperti itu kepadamu. Paham?”

“Uhm.”

“Gadis pintar.”

“Eonnie…”

“Hm?”

“Eonnie baik sekali.”

“Ah…”

“Ternyata benar kata mommy, eonnie memang pantas untuk Siwonnie oppa. Sudah cantik, pintar, hatinya juga baik. Berbeda dengan perempuan-perempuan jalang yang suka mengikuti oppa.”

“Suho! Language please!”

Talk to the hand oppa, talk to the hand. Anyway, salam kenal eonnie. Aku Choi Junmyeon, adik Siwonnie oppa. Semoga kita bisa cepat akrab.”

“Salam kenal Suho-ah. Aku Cho Kyuhyun, mohon bantuannya.”

.

.

.

“Keluargamu itu…”

“Kenapa?”

“Unik.” Satu kata itu langsung memunculkan dua lesung pipi di wajah Siwon. Lelaki berambut pirang itu lalu mengeratkan rengkuhan kedua lengannya di pinggang Kyuhyun dan menarik tubuh kekasihnya itu agar lebih mendekat kepadanya. Tak lupa Siwon menempatkan satu kecupan di rambut Kyuhyun sebelum kembali meletakkan dagunya di bahu Kyuhyun. Kyuhyun sendiri hanya tersenyum sambil satu tangannya membelai lengan Siwon yang memeluknya dan satu tangannya lagi mengelus pipi Siwon.

Keduanya akhirnya bisa menikmati kesendirian di apartemen Siwon sejak Suho-ah pulang setelah dijemput oleh Kris. Kini Siwon dan Kyuhyun sedang setengah berbaring santai di sofa sambil menonton film di home theather milik Siwon.

“Unik ya… Yeah. Sorry about that, baby. Aku dilahirkan di keluarga yang tak bisa berpikir normal.” Balas Siwon masih sambil menatap layar televisi, berusaha mengikuti jalan cerita dari film yang dia tonton meski Siwon paham bahwa hal itu percuma jika ada Kyuhyun di dekatnya.

“Tapi aku rasa mereka cukup menyenangkan. Kau beruntung memiliki saudara sedangkan aku, selalu kesepian karena aku anak tunggal. Orang tuaku bekerja jadi aku harus bisa mandiri.” Ujar Kyuhyun lagi. Mendengar perkataan Siwon membuatnya mengenang masa lalu ketika dia selalu sendirian saat kedua orangtuanya bekerja. Boleh dibilang, Kyuhyun sedikit iri dengan Siwon karena memiliki saudara yang selalu membuat hidupnya berwarna.

Siwon menggeser sedikit tubuhnya agar wajahnya bisa berhadapan dengan wajah Kyuhyun. Siwon mengangkat dagu Kyuhyun dengan jarinya dan menatap sepasang mata coklat nan indah yang selalu memperangkap dirinya dalam jerat keterpukauan dan cinta.

“Jika demikian, maka aku harus berterima kasih kepada orang tuamu karena merekalah, aku bisa mendapatkan wanita hebat sepertimu sayang. Jika kau sama saja dengan wanita-wanita yang adikku ceritakan, aku sudah pasti tidak tertarik padamu baby Kyu.” Kyuhyun tersenyum sebelum mendekatkan wajahnya dan mencium bibir joker Siwon sekilas.

I’m one of the kinds for sure.” Ucapnya dengan penuh percaya diri karena Kyuhyun juga merasa bahwa dia berhasil mendapatkan pria baik dan bisa diandalkan seperti Siwon.

Siwon tertawa lepas sebelum menegakkan posisinya sampai terduduk sambil bersandar di pinggiran sofa lalu Siwon memutar tubuh Kyuhyun sehingga posisi Kyuhyun sekarang sudah duduk dipangkuannya, masih dengan lengan Siwon yang terus melingkar dengan setia di pinggang Kyuhyun.

You bet you are. Kau adalah wanita satu-satunya yang bisa membuatku mencintaimu sebesar dan sedalam ini Kyu. Aku benar-benar mencintaimu.” Aku Siwon kemudian membawa Kyuhyun dalam ciuman hangat dan manis.

“Aku juga mencintaimu Wonnie.” Balas Kyuhyun di sela ciuman mereka. Saat mengungkapkan perasaannya itu, Siwon merasakan getaran hangat yang selalu dia rasakan ketika bersama dengan Kyuhyun. Terlebih lagi Kyuhyun mengatakan kata cinta itu ketika bibirnya bersentuhan tipis dengan bibirnya.

Dengan senyum lebar, Siwon kembali mengajak Kyuhyun untuk berduel dengan bibir mereka. Tantangan Siwon tersebut disambut dengan senyuman oleh Kyuhyun dan ciuman yang tak kalah panas dari ciuman Siwon.

Keduanya terlarut dalam gairah dan keinginan untuk menunjukkan rasa cinta kepada masing-masing pasangan, menyampaikan bahwa meski masih banyak yang harus diselami dari masing-masing pasangan, namun hal itu tak menyurutkan niat mereka untuk membina hubungan kasih ini.

Keluarga, teman, dan lingkungan sekitar harus menunggu dengan sabar untuk menunjukkan diri mereka kepada Siwon dan Kyuhyun karena untuk keduanya, mengetahui diri Siwon dan Kyuhyun lebih dalam adalah prioritas keduanya. Lelucon, rumor, cerita masa lalu, omongan baik atau buruk, bahkan fitnah sekali pun harus berhadapan dengan dinding kepercayaan yang sedang dibangun oleh keduanya.

Mungkin belum selesai, mungkin masih ada ruang kosong yang bisa dimasuki sisi jahat dari kata-kata, namun baik Siwon maupun Kyuhyun akan mencoba menghadapi itu dan melihat sampai sejauh mana mereka akan bertahan.

Semoga saja mereka bisa bertahan…

Selamanya.

END

( 。・_・。)(。・_・。 )

n4oK0’s notes : Hm… Sekali lagi karena begitu banyaknya hal yang harus Nao kerjakan, Nao jadi telat nyelesein FF ini… Apalagi pas ngetik ini Nao bener-bener ga cek and ricek \_~(˘▾˘~) Jadi muup kalo tidak sesuai dengan keinginan amazing readers…

Episode April ini sebenarnya mau Nao post di awal April karena masih berhubungan dengan April’s Fools Day. Namuan once again karena satu dan banyak hal jadinya di post di tanggal akhir di bulan April (at least masih di April sih). Ga ada inspirasi apa-apa, cuma mau ngenalin Suho as Siwonnie baby sister.

Untuk scene WonKyunya, as usual karena Nao bukan tipikal romantic girl jadinya ancur seancur-ancurnya…

Ya sutra itu aja. Gomen lagi untuk typos and kegajean FF ini… I’ll see u in May.

Keep Calm and Ship Wonkyu, Yunjae, and Krisho 😀

Sankyu and Peace all

^^n4oK0^^

Advertisements