Tags

, , , , ,

Title : Red Tails 2

Pairing : WonKyu, YunJae, KangMin, and possible other pairings and charas

Disclaimer : all casts are belong to their self and God and Ryūhei Tamura as the mangaka of Beelzebub (Red Tails)

Inspired : Red Tails Ladies Gang from Manga Beelzebub by Ryūhei Tamura

Warning : Un-betaed, GS, AU, OOC, Romance, Attempt humor.

Summary : Red Tails, geng wanita terkuat di daerah Seoul. Tak ada satu berandalan sekolah pun yang berani melawan mereka. Mereka tak kenal ampun ketika menghajar lawan-lawan mereka. Lalu apa jadinya jika ketiga pendiri Red Tails jatuh cinta? -___-a

( 。・_・。)(。・_・。 )

Previous Chapter

Ketiganya adalah gadis kuat yang bisa dibilang tak butuh laki-laki untuk menjaga mereka. Mereka memiliki karakter yang tangguh dan tak mudah kalah. Namun satu fakta yang jelas adalah ketiganya merupakan gadis muda yang sehat jasmani dan rohani.

Di relung hati mereka yang terdalam, mereka ingin seperti gadis-gadis lainnya. Bercanda dan bukannya berkelahi dengan pemuda sebaya mereka. Bermain dengan sesama teman perempuan dan bukannya melatih kemampuan mereka dan anak buah mereka.

Jaejoong, Sungmin bahkan Kyuhyun, ingin merasakan itu semua termasuk jatuh cinta. Tetapi lelaki mana yang sanggup untuk bersama dengan mereka tanpa merasa ketakutan? Lelaki mana yang tidak minder jika disandingkan dengan Jaejoong yang kecantikannya seperti dewi Aphrodite? Lelaki mana yang dirinya cukup jantan dan layak untuk berbicara dengan Sungmin? Dan lelaki mana yang sanggup untuk tidak lari ketika ditatap tajam oleh Kyuhyun?

Ya. Lelaki waras mana yang mampu untuk sekedar mendekati salah satu dari mereka dan mengatakan,

“Hai. Kau manis sekali. Kenalkan namaku Choi Siwon. Namamu siapa?”

( 。・_・。)(。・_・。 )

“Hai. Kau manis sekali. Kenalkan namaku Choi Siwon. Namamu siapa?”

Seharusnya pertanyaan itu bisa diucapkan secara sederhana jika berbicara dengan orang biasa. Hanya saja gadis yang diberikan pertanyaan oleh pemuda bernama Choi Siwon tadi bukanlah gadis biasa. Jadi bentuk pertanyaan yang seharusnya biasa itu menjadi sedikit luar biasa seperti ini,

“Hai…” Wush!!

“…Kau…” Wush!!

“…manis…” Splat!!

“…sekali.” Wush!!

“Kenalkan namaku…” Bruagh!!

“…Choi Siwon.” Splat!!

“Namamu…” Wush!!

“…siapa?” Tap!!

Setelah bergerak ke kiri, kanan dan belakang untuk menghindari sabetan pedang kayu Kyuhyun, pemuda bernyali besar itu mampu menangkap pedang kayu Kyuhyun dengan kedua telapak tangannya. Kejadian tersebut tentu saja menggemparkan semua siswa-siswi sekolah yang menyaksikan ‘adegan’ perkenalan itu. Semuanya termasuk Jaejoong dan Sungmin.

Kedua gadis cantik itu memandang tak percaya kepada Siwon. Mereka baru sekali ini menemukan orang lain selain mendiang kakek dan ayah Kyuhyun juga Jaejoong sendiri yang mampu menghindari bahkan menangkap pedang kayu Kyuhyun.

Wow… He’s good. Puji keduanya dalam hati. Mereka lalu menatap ke arah Kyuhyun yang juga sama terkejutnya dengan Jaejoong dan Sungmin. Gadis berkuncir kuda itu membulatkan matanya, tak percaya bahwa pemuda asing yang menegurnya itu mampu menyaingi kecepatannya seperti ini. Kyuhyun berpikiran sama seperti Jaejoong dan sungmin bahwa sampai saat ini, orang yang bisa menangkap pedangnya hanya mendiang kakek dan ayahnya serta Jaejoong. Itu pun jika Jaejoong serius berduel dengan Kyuhyun.

“Wah! Hebat! Kau mahir sekali mengayunkan pedang ini nona.” Puji Siwon tak merasa gentar sama sekali padahal dia bisa saja babak belur jika terkena sabetan pedang kayu Kyuhyun. Pujian itu pula yang membuat Kyuhyun sadar dengan situasinya. Amarahnya kembali meluap menanggapi pemuda yang dia anggap terlalu lancang menegurnya seperti tadi.

“Kau…” ucap Kyuhyun geram menandakan kemarahannya, tetapi tampaknya pemuda bernama Siwon itu terlalu bodoh atau memang sungguh berani karena bukannya merasa takut Siwon justru semakin melebarkan senyumannya membuat dua lesung pipi menghiasi wajahnya yang bisa dikatakan tampan itu. Siwon tersenyum karena dia senang akhirnya Kyuhyun mengeluarkan suaranya.

“Ya nona manis?” tanya Siwon menanggapi ucapan Kyuhyun tadi seraya mempersilahkan Kyuhyun untuk melanjutkan ucapannya.

“Kau… Kau… Kau cari mati ya!!!” teriak Kyuhyun lantang dan langsung menarik pedang kayu dari genggaman Siwon, bermaksud mengayunkan pedang itu ke arah Siwon. Akan tetapi Kyuhyun tiba-tiba tidak merasakan pedang kayu kesayangannya itu berada di tangannya. Kyuhyun berbalik dan mendapati pedang kayu itu ada di tangan seorang pemuda tinggi berkacamata dengan wajah kecil nan tampannya, menatap balik ke arah Kyuhyun terlebih dahulu sebelum mengarahkan pandangannya kepada Siwon.

“Siwon-ah. Kumohon jangan cari masalah di sekolah baru kita.” Tegur pemuda tinggi itu. Siwon memutar matanya malas karena ditegur seperti itu. Dia pun berjalan menghampiri Yunho lalu mengambil pedang kayu milik Kyuhyun sambil berkata,

“Aku tak membuat masalah Yunho hyung. Aku hanya ingin berkenalan dengan gadis ini. Apa aku salah?” Kilah Siwon menunjuk Kyuhyun. Pemuda bernama Yunho itu kemudian mengalihkan pandangannya dari Siwon kepada Kyuhyun.

Dia memperhatikan Kyuhyun yang masih shok karena ada lagi orang yang mampu bertindak lebih cepat darinya bahkan sampai mengambil pedang kayunya dari genggamannya. Sedangkan Yunho, sama sekali tidak menghiraukan tampang terkejut Kyuhyun dan justru membungkuk hormat kepada gadis itu sebelum akhirnya meminta maaf atas tingkah Siwon.

“Maafkan tingkah temanku nona. Dia hanya terlalu antusias berada di tempat baru. Dia ingin memiliki banyak teman dengan segera, maka dari itu dia bersikap tidak sopan.” Jelas Yunho sambil tersenyum.

“Hei! Aku bertanya baik-baik kepada nona ini!!” gerutu Siwon tak terima dikatakan tak sopan oleh Yunho. Meski Siwon sedang berdebat dengan Yunho, dia masih sempat mengembalikan pedang kayu Kyuhyun kepadanya. Tak lupa, dia memamerkan senyum mautnya kepada Kyuhyun.

Setiap gadis normal pasti akan langsung melayang kala diberikan senyuman oleh pemuda setampan Siwon, namun sayangnya Kyuhyun sedikit ‘tidak normal’. Reaksi Kyuhyun justru mendelikan matanya dan membuat gerakan ingin meninju pemuda itu jika tidak segera dicegah oleh Jaejoong dan Sungmin yang sudah berada di samping kiri dan kanan Kyuhyun.

“Kau memang tak sopan bocah tengik. Mana ada orang yang langsung datang dan meminta berkenalan? Kalau pun ada, orang itu pasti orang bodoh tak tahu sopan santun.” Perkataan atau mungkin ejekan Yunho tadi membuat ketiga gadis itu mengalihkan pandangan mereka kepada Yunho.

Saat itulah, Jaejoong bisa melihat jelas wajah Yunho dan entah karena apa, Jaejoong merasa pipinya panas dan jantungnya berdetak dua kali lebih cepat dari biasanya ketika iris matanya menatap wajah tampan Yunho. Jaejoong langsung menoleh ke arah lain sambil memegang dadanya dengan satu tangan.

Apa aku sakit? Tampaknya aku harus ke dokter. Pikir Jaejoong tak mengerti apa yang dirasakan tubuhnya sekarang.

“Apa? Dasar orang sok tua. Oh, aku lupa. Kau memang sudah tua, orang tua.” Ledek Siwon balik kepada Yunho. Ledekan itu pula yang membuyarkan lamunan Jaejoong. Dia menatap lagi ke arah Siwon dan Yunho, tapi kali ini dia lebih fokus kepada Siwon dan bukan Yunho.

“Usia kita hanya berbeda satu tahun, dasar kuda liar!” ejek Yunho tak mau kalah.

“Beruang madu!” balas Siwon.

“Hah! Masih bagus beruang madu! Itu berarti aku manis seperti madu.” Ucap Yunho. Sontak saja setelah ucapan itu keluar dari bibir berbentuk hati milik Yunho, suasana menjadi hening.

…..

“Garing sekali.” Cibir Siwon sambil menyeringai jahil. Yunho menjadi malu karena sudah mengatakan hal bodoh dihadapan banyak orang.

“Kau…” Yunho bermaksud ingin memukul kepala Siwon ketika tiba-tiba saja kerah seragamnya dan juga Siwon ditarik oleh seseorang.

“Jika kalian berdua masih membuat onar, aku akan mematahkan tulang-tulang kalian.” Suara berat itu datang kemudian setelah acara tarik menarik kerah seragam. Pemuda berbadan kekar dan juga tinggi meski tidak setinggi Siwon dan Yunho tiba-tiba muncul dari belakang Siwon dan Yunho yang masih adu mulut. Suaranya bukan hanya mengagetkan Siwon dan Yunho tapi hampir semua siswa-siswi yang berada di dekat mereka, tak terkecuali Jeajoong, Sungmin dan Kyuhyun.

“Kangin hyung!!” seru Siwon dan Yunho bersamaan. Pemuda dengan panggilan Kangin atau bernama asli Kim Youngwoon itu, menghela nafas panjang sambil menggelengkan kepalanya melihat tingkah merepotkan dari kedua pemuda yang sudah dianggap adiknya tersebut.

Sementara itu Jaejoong, Sungmin dan Kyuhyun menatap dengan seksama ke arah Kangin. Mereka memiliki pendapat masing-masing saat Kangin mendadak muncul dihadapan mereka.

Siapa lagi pemuda ini? Kenapa aku sama sekali tidak merasakan kehadirannya sampai dia ada di depanku? Batin Jaejoong sedikit waspada dengan kehadiran Kangin yang jelas lebih tua dari Siwon dan sepertinya sebaya dengan Yunho itu.

Wah. Dia kelihatan kuat. Apa dia lebih kuat dari Joongie eonnie atau pun Kyunnie ya? Batin Sungmin sedikit lebih santai daripada Jaejoong. Sungmin sedikit penasaran dengan pemuda-pemuda yang jelas bukan pemuda biasa itu.

Sedangkan Kyuhyun? Kyuhyun masih terpaku di tempatnya, memegangi pedang kayunya yang tadi diberikan oleh Siwon dan merasa sedikit gelisah. Dia tidak tahu bahwa ada orang-orang sekuat ini di sekitarnya.

Mereka kuat. Mungkin saja lebih kuat dariku dan bahkan eonnie-eonnieku. Batin Kyuhyun gusar. Dia tidak suka ini. Bukan karena dia takut tapi melainkan untuk pertama kali dalam hidupnya dia merasa ragu apakah dia bisa menang dari salah satu pemuda tersebut jika dia berkelahi dengan mereka.

“Cepat masuk ke kelasmu anak nakal! Atau akan aku adukan kepada Seunghyun hyung kalau kau membuat onar.” Tegas Kangin yang langsung dituruti oleh Siwon. Namun sebelum dia pergi, Siwon kembali menghampiri Kyuhyun dan berdiri di depan gadis itu.

“Hei, aku masih belum tahu namamu?” tanya Siwon masih kukuh ingin mengetahui nama Kyuhyun. Kyuhyun tadinya ingin kembali mengayunkan pedang kayunya ke arah kepada Siwon, namun sayangnya dia kalah cepat dengan Jaejoong yang menjawab pertanyaan Siwon.

“Namanya Lee Kyuhyun. Kelas 1-A. Usia 16 tahun. Hobinya bermain game, kendo dan menghajar bullies. Kyuhyun juga belum memiliki pacar. Apa itu cukup Choi Siwon-ssi?” ujar Jaejoong yang langsung membuat Kyuhyun membuka rahangnya, shok karena Jaejoong dengan mudah mengatakan jati dirinya. Sedangkan Sungmin hanya tersenyum, geli melihat tingkah Kyuhyun dan Jaejoong.

“Eonnie!!”

“Apa itu cukup?” ulang Jaejoong lagi, sama sekali tidak mengubris Kyuhyun yang jengkel karena ulah Jaejoong.

Sementara Siwon sendiri, dia tersenyum sangat lebar, mengangguk pasti lalu berterima kasih kepada Jaejoong dan berpamitan kepada ketiganya. Seharusnya perkenalan mereka yang heboh itu berakhir dengan ucapan bye-bye dari Siwon, akan tetapi bukan Choi Siwon namanya jika tidak memberi kejutan baru bagi Kyuhyun.

Kejutan apa itu?

Cup.

Bye Kyunnie manis.” Ucap Siwon sebelum dia lari menuju kelasnya.

Ya, Siwon dengan berani atau nekad mungkin, mencium pipi mulus nan gembil milik Kyuhyun.

Setelah berhasil mencuri ciuman pipi itu, Siwon segera lari meninggalkan ketiga gadis yang terperangah, dua pemuda yang memukul dahinya sendiri dan sekumpulan siswa-siswi yang terpaku, beku karena baru saja menyaksikan ratu mereka, ketua utama Red Tails, pemimpin geng wanita paling ditakuti, dicium pipinya oleh pemuda asing.

Sementara bagaimana dengan Kyuhyun sendiri? Gadis itu sangat kaget sampai tidak bergerak sedikit pun. Dia tidak tahu harus bereaksi seperti apa karena ini pertama kali ada seorang pemuda menciumnya. Kyuhyun memegangi pipi bekas ciuman singkat Siwon dan hal yang tak terduga pun terjadi.

Blush.

Wajah Kyuhyun memerah sempurna.

TBC

( 。・_・。)(。・_・。 )

n4oK0’s notes : RePost… FF ini semoga akan sesuai dengan keinginan Nao. Ringan dan ga neko-neko (kucing-kucing -____-a)

Udah ah. Nao mulai ngelantur lagi… Gomen again untuk typos and all mistake.

Keep Calm and Ship WonKyu, YunJae, and KrisHo 😀

Sankyu and peace all

^^n4oK0^^

Advertisements