Tags

, , , ,

Title : One Year Of Love

October : Love Is You

Pairing/Charas : WonKyu, SasufemNaru, Menma, KrisHo, GTop, KangTeuk

Genre : Romance (I think)

Disclaimer : All casts are belong to their self and God; Love Is You belong to Chrisette Michele and her respective label; MAMAMOO Solar belong to herself and God; her cover belong to herself and her respective label and agency; video courtesy of YouTube.

Inspired : My own interpretation and imagination based on Cover Song Love Is You by MAMAMOO Solar; Original Song sung by Chrisette Michele.

Warning : Un-betaed, GS, AU, OOC, A Collection of One-Shot or even Drabble, Crossover, Mature for bad language.

Series : January – Is It New Love? | February – Shortcut To Love | March – Beginners Love | April – A Fool’s Love | May – Love, Me, And Family | June – Love & Marriage. Which One? | July – Love Is… Hello Goodbye | August – Love Hurts | September – Love… Smile For Me Please…

( 。・_・。)(。・_・。 )

( 。・_・。)(。・_・。 )

Apa arti dari cinta?

Emosi dari kasih sayang yang kuat?

Perasaan positif untuk orang lain dan apapun yang mereka anggap indah?

Simpati?

Begitu banyak perngertian tentang cinta namun siapa yang bisa memberikan definisi yang pasti?

Entahlah.

Dari sekian banyak orang yang mencoba menerjemahkan arti cinta, tidak ada yang bisa dikatakan benar seratus persen. Setiap orang memiliki pemahaman masing-masing. Setiap orang mencoba mencari arti cinta yang sesungguhnya.

Semua orang, termasuk aku.

Lalu apa definisi cintaku?

Sederhana saja.

Cinta adalah…

.

.

.

Kyuhyun memandang dirinya sendiri dengan seksama di cermin besar seukuran tinggi tubuhnya. Wanita muda itu memandang bayangan yang sama persis dengan dirinya itu dengan tatapan terpukau dan tidak percaya.

Apakah benar bayangan yang ada disana adalah dirinya?

Itulah yang ada di benak Kyuhyun saat ini. Terperangah, terkejut, kaget, semua itu sama saja karena memang itu yang dirasakan oleh Kyuhyun. Dia masih belum percaya dengan kedua matanya sendiri.

Bagaimana bisa seorang gadis yang awalnya kutu buku, berubah sedikit demi sedikit untuk lebih feminim, sampai akhirnya kembali menjadi dirinya sendiri, lebih santai dan tetap kutu buku, kini bisa berubah menjadi secantik dan seanggun bayangan di cermin itu?

Bagaimana mungkin? Sulap apa yang mengenai dirinya?

Kyuhyun berjalan selangkah demi selangkah sampai jarak antara dia dan cermin itu hanya terpaut beberapa sentimeter. Tangan Kyuhyun menyentuh permukaan cermin itu, tepatnya di wajah bayangan yang masih setia menatapnya balik. Kyuhyun menelusuri wajah putih yang tertutup make up tipis.

Pipi bulat yang biasanya bersih dari apapun sekarang tersapu blush on merah muda tipis, semakin membuatnya terlihat putih bersinar. Mata bulatnya dihiasi dengan sedikit eyeliner dan eyeshadow untuk menegaskan mata indah itu. Bibir ranumnya dipoles dengan lipstick berwarna peach lembut.

Sebenarnya penata rias ingin memakai warna merah darah agar bibir Kyuhyun yang tebal dan seksi itu akan semakin seksi, namun Kyuhyun menolaknya. Dia lebih memilih warna lembut sebagai pewarna bibirnya. Lagipula tanpa warna itupun, Kyuhyun yakin Siwon akan menganggapnya seksi, jadi tidak perlu menyulut jiwa mesum calon suaminya itu bukan?

Calon suami?

Apakah Kyuhyun berada dalam situasi yang menegaskan dirinya sebagai calon istri dari seseorang yang pernah dia tolak lamarannya?

Jawabannya?

Tentu saja ya.

Itulah alasan mengapa Kyuhyun kini terlihat lebih cantik, lebih anggun, lebih mempesona dari Kyuhyun yang biasanya.

Gaun putih sederhana namun elegan itu memerangkap tubuh Kyuhyun dengan sempurna. Gaun berlengan panjang dengan kerah turtle neck itu merupakan gaun pilihan Kyuhyun sendiri. Dia menolak memakai gaun terbuka pilihan ibu, calon ibu mertua dan calon adik iparnya walau gaun itu memang lebih menawan dan juga lebih mahal dari gaun yang dipakai Kyuhyun saat ini.

Gaun ini dipilih Kyuhyun karena ini adalah gaun yang tepat untuk menggambarkan dirinya. Gaun tertutup ini cocok untuknya karena selain Kyuhyun yang tidak ingin terlalu terbuka akan tubuhnya, gaun ini juga cocok dengan keinginan Siwon yang enggan berbagi dengan lelaki mana pun atas keindahan tubuh Kyuhyun, terkecuali keluarga tentunya.

Posesif memang, tapi Kyuhyun sudah terbiasa dan sejujurnya, Kyuhyun merasa senang dengan sikap Siwon tersebut karena Kyuhyun merasa Siwon begitu menyayangi dan menjaganya dari orang-orang yang berniat jahat atas dirinya.

Kyuhyun kembali menatap dirinya dan kali ini dia tersenyum kecil.

Kyuhyun kini paham mengapa pengantin bisa begitu bersinar dan terlihat sebagai wanita paling cantik di pesta pernikahannya. Bukan karena gaun, bukan karena make up, juga bukan karena tatanan rambut.

Bukan.

Semua hal tersebut hanya pendukung saja.

Yang membuat wanita begitu cantik adalah aura kebahagiaannya. Bahagia karena akan bersanding dengan lelaki yang mereka cintai. Dan itulah yang dirasakan oleh Kyuhyun.

Kyuhyun berhenti menelusuri wajahnya di cermin. Dia menarik tangannya dari cermin tersebut dan kembali menggenggam buket bunga di tangannya. Tatapannya lurus ke depan dan senyum itu melebar. Mata itu menyipit sedikit seiring tarikan senyum dari kedua sudut bibirnya.

Kyuhyun memandang wajah cantik itu sekali lagi sebelum berkata kepada dirinya sendiri,

“Ayo Cho Kyuhyun. Mari kita merubah nama kita menjadi Choi Kyuhyun.”

.

.

.

“Keluarga Choi itu memang hebat ya.”

“Ya, hebat sekali. Mereka bisa mempersiapkan pesta pernikahan semegah ini hanya dalam waktu 2 minggu.”

“Putra sulung mereka menikah sih, jadinya semegah ini.”

“Aku dengar pertemuan mereka hanya kurang dari 10 bulan sebelum mereka memutuskan untuk menikah.”

“Huh? Sesingkat itu? Pasti ada apa-apanya dibalik pernikahan ini.”

“Tidak juga. Dari yang aku dengar, Siwon-ssi memang mencintai kekasihnya tersebut. Beberapa kali Siwon-ssi menunjukkan kasih sayangnya dengan lagu-lagunya. Dan Siwon-ssi juga jadi jarang terlibat skandal dengan para penggemar wanita atau artis-artis di sekitarnya sejak menjalin hubungan dengan kekasihnya itu.

“Benarkah? Romantis sekali jika dibuatkan lagu seperti itu. Wah, pasti kekasihnya Siwon-ssi itu lebih tua ya, karena bisa membuat perubahan di diri Siwon-ssi.”

“Salah. Salah besar. Justru dari kabar yang aku dengar, calon menantu keluarga Choi masih muda. Dia lebih muda tiga tahun dari Siwon-ssi. Dia juga baru saja menyelesaikan kuliahnya dan baru mulai bekerja.”

“Dari keluarga terpandang mana calon menantu keluarga Choi itu?”

“Hanya dari keluarga biasa saja kok.”

“Yang benar. Wah beruntung sekali gadis itu. Aku juga ingin menjadi dirinya.”

“Walau dari keluarga biasa, tapi katanya calon menantu keluarga Choi itu merupakan komposer muda berbakat yang diminati banyak agensi artis untuk membuatkan lagu bagi artis-artis mereka.”

“Oh ya? Keren sekali!”

Dan terus demikian. Perbincangan-perbincangan panas tentang Siwon dan Kyuhyun terus bergulir, membuat mereka yang dekat dengan kedua calon mempelai sampai gerah sendiri. Termasuk Sasuke dan Naruto yang baru saja datang dan menempati tempat mereka. Keduanya tidak sengaja memilih tempat duduk di sebelah sekelompok gadis yang suka bergosip.

“Bisakah mereka diam? Berisik sekali.” Omel Sasuke sambil menggendong Menma yang tertidur di bahunya. Tangan Sasuke mengusap punggung kecil putra kecilnya tersebut agar tetap tenang dan tidak terganggu tidurnya dari obrolan tidak penting gadis-gadis disekitarnya.

“Suke-chan, kita pindah duduk saja ya. Aku rasa Jiyong-baachan tidak keberatan kita duduk di bagian keluarga dari pihak mempelai pria.” Tawar Naruto yang takut jikalau sang suami meledak amarahnya. Naruto tidak ingin membuat kegaduhan hanya karena suaminya yang mudah marah jika sudah menyangkut Menma itu, melampiaskan amarahnya terhadap gadis-gadis tersebut. Naruto tidak mau merusak momen penting Siwon dan Kyuhyun.

“Hn.” Satu kata itu dan gerakan berdiri dari Sasuke menjawab tawaran dari Naruto. Tanpa berkata lebih lanjut, Sasuke berjalan ke arah depan, menuju tempat duduk yang diperuntukan bagi keluarga mempelai pria sementara Naruto membawakan tas yang berisi barang-barang keperluan Menma.

Naruto menghela nafas panjang melihat suaminya yang sejak pagi tadi sudah menggerutu. Dia tahu suaminya itu sedang gugup dan khawatir dengan pernikahan ini. Rasa itu semakin bertambah karena obrolan gadis-gadis tadi. Suaminya terlihat marah besar jika ada orang yang membicarakan Siwon dan Kyuhyun tanpa tahu kebenaran yang sesungguhnya. Sasuke menegaskan bahwa Siwon dan Kyuhyun memiliki privasi sendiri yang seharusnya tidak dicampuri oleh orang asing.

Namun berita tentang Siwon dan Kyuhyun wajar menjadi perbincangan hangat orang-orang karena Siwon adalah musisi yang cukup terkenal sedangkan Kyuhyun sedang menapaki jalan yang sama. Bukan hal aneh karena Sasuke dan dirinya juga merasakan hal yang sama ketika mereka menikah dulu.

Hanya saja, mungkin pendapat Sasuke ada benarnya juga. Siwon dan Kyuhyun memiliki privasi sendiri yang tidak sepatutnya menjadi hidangan media. Naruto hanya mampu berdoa, bahwa keduanya tidak terseret keinginan media yang haus akan berita, meski di satu sisi ibu dari Uchiha Menma itu yakin keduanya kuat berada di lingkaran penuh tantangan ini. Keduanya sanggup karena mereka memiliki satu sama lain.

Naruto tersentak dari lamunannya ketika dia mendengar suara Sasuke yang sedikit meninggi ketika bertabrakan dengan beberapa pemuda. Naruto memperhatikan dengan seksama dan tampaknya Sasuke marah karena pemuda-pemuda itu mengganggu panitia acara yang sedang mempersiapkan karpet untuk Kyuhyun lewati nanti.

Naruto tertawa geli melihat tingkah suaminya tersebut. Dia jadi mengingat hal serupa pernah terjadi kepada Siwon ketika Sasuke menikah dengan dirinya. Siwon uring-uringan sendiri dan marah-marah jika ada satu hal yang sekiranya mengganggu jalannya prosesi pernikahan antara Naruto dan Sasuke.

Mereka itu sebenarnya sahabat atau saudara kandung sih? Bahkan Itachi saja tidak seperti Siwon waktu itu. Mereka itu… Ya ampun, benar-benar… batin Naruto masih merasa lucu melihat tingkah kedua sahabat baik tersebut.

Naruto membiarkan Sasuke dengan dunianya sendiri, membiarkan suaminya itu merasakan apa yang dirasakan Siwon dulu karena itu artinya Sasuke benar-benar menyayangi Siwon seperti saudara sendiri. Begitu pun Naruto. Dia merasa senang akhirnya Siwon menikah juga setelah sekian lama bermain api dengan gadis-gadisnya dulu.

Walau sampai saat ini Naruto masih terkesima dengan pilihan Siwon yang jatuh kepada Kyuhyun, tipe yang jauh dari kesukaan Siwon. Namun pilihan Siwon kali ini adalah pilihan yang tepat. Sangat tepat karena Kyuhyun adalah gadis yang baik, wanita matang, dan pendamping yang sesuai untuk Siwon.

Naruto hanya bisa mendoakan kebahagiaan mereka dan hubungan mereka akan langgeng sampai maut memisahkan mereka.

“Jangan berdiri saja bodoh! Bantu mereka!” seru Sasuke terlihat semakin kesal dengan pemuda-pemuda yang sekarang dipaksa Sasuke untuk membantu panitia acara. Tampaknya kekesalan Sasuke memuncah karena Menma terbangun karena suara pemuda-pemuda itu sehingga putra kecilnya itu terisak, kesal terbangun dari tidur lelapnya.

“Uh-oh. Tampaknya aku harus bertindak.” Ucap Naruto masih dengan kikikannya akan sikap Sasuke sebelum berjalan mendekati suami tampan dan putra lucunya tersebut.

.

.

.

Kyuhyun menarik nafas panjang sebelum menghembuskannya perlahan. Dia sudah melakukan hal tersebut beberapa kali sampai seseorang mendekatinya dan mengambil tangannya kemudian digenggam dengan sanget erat.

“Kau siap sayang?” tanya Kangin, ayah dari Kyuhyun. Kyuhyun memanglingkan pandangannya dari jalan menuju altar pernikahannya ke arah wajah tampan sang ayah. Dengan senyum yang berbanding terbalik dengan matanya yang berkaca-kaca, Kyuhyun mengangguk. Kangin pun ikut tersenyum sebelum membelai pipi putri semata wayangnya tersebut.

“Putri appa begitu cantik.” Puji Kangin yang membuat Kyuhyun meneteskan airmatanya. Kyuhyun tahu begitu dia resmi menjadi milik Siwon, maka dia akan jarang bertemu dan bercengkrama dengan sang ayah. Namun, hidup terus berjalan dan Kyuhyun yakin Kangin menginginkan Kyuhyun bahagia dengan memiliki pendamping yang mampu menjaganya dan mencintainya seperti kedua orang tua Kyuhyun mencintai dan menjaga Kyuhyun.

“Berbahagialah sayang.” Tutur Kangin yang sekali lagi diangguki oleh Kyuhyun. Mempelai cantik tersebut tak sanggup berkata apapun karena takut yang keluar dari bibirnya hanya isak tangis. Kyuhyun tak mau merusak acara pernikahannya sendiri dengan kesedihan. Sekarang adalah saatnya untuk selalu tersenyum karena ini adalah momen membahagiakan dan itulah yang dilakukan oleh Kyuhyun.

Senyum Kyuhyun menghidupkan senyum Kangin. Ayah satu anak itu kemudian menuntun putrinya tersebut berjalan di jalan yang merupakan jalan terakhirnya sebagai wanita lajang. Jalan ini merupakan jalan menuju lembaran baru kehidupan seorang Cho Kyuhyun.

.

.

.

“Lihat itu Kyu. Aish! Jelek sekali! Memangnya dia mau ke klub malam apa? Ini acara pernikahan, tapi lihat roknya. Pendek sekali.”

“Huh? Aku tak salah dengar? Bukannya dulu kau suka? Lagipula itu adalah salah satu back up singermu sayang.”

“Oh ya? Sepertinya bukan baby. Aku tidak pernah lihat dia sebelumnya.”

“Ya ampun sayang. Dia selalu ada di setiap konsermu. Kamu itu benar-benar pelupa.”

“Begitukah? Kalau benar seperti itu, lain kali aku harus menegurnya. Sangat tidak sopan berpakaian seperti itu.”

Mendengar omelan Siwon, Kyuhyun menaikan salah satu alisnya. Kyuhyun gemas dengan sikap Siwon yang terkadang pelupa itu. Bagaimana mungkin suaminya itu bisa melupakan salah satu anggota krunya padahal mereka sering bersama? Terlebih lagi dia merasa wanita itu tidak sopan dalam berpakaian? Siwon justru ingin semua kru perempuannya berpakaian seksi karena dia suka melihat kemolekan seorang wanita.

Kyuhyun menggelengkan kepalanya dengan sikap Siwon yang suka aneh-aneh dan berubah-ubah. Ini adalah satu sisi dari Siwon yang baru Kyuhyun ketahui. Berarti masih banyak yang harus Kyuhyun pahami dari suaminya itu dan sebaliknya, Siwon pun harus mulai terbiasa dengan Kyuhyun yang begitu lembut kepada setiap anggota keluarganya.

Memang dulu saat menjadi kekasih, Kyuhyun tidak lembut?

Ada perbedaannya.

Sekarang, sejak Kyuhyun resmi sebagai istri, dia merasa bahwa semua kebutuhan sang suami adalah tanggung jawabnya. Dia harus berada di sisi Siwon dalam suka dan duka, dan kemanjaan dan keegoisannya dulu harus dia kesampingkan demi sang suami. Kyuhyun rela melakukannya karena dia yakin, Siwon akan melakukan hal yang sama terhadapnya.

Kyuhyun yakin, mereka akan saling melengkapi satu sama lain.

“Baby, lihat itu. Ada yang lebih hancur lagi sense of fashionnya.” Gelak Siwon terbahak-bahak melihat salah satu tamu yang berpakaian tidak sesuai dengan acara Siwon dan Kyuhyun alias salah kostum. Kyuhyun sendiri kembali menggelengkan kepalanya sambil tertawa kecil sembari mengusap-usap lengan Siwon, mengisyaratkannya agar pria tampan itu tidak berlebihan yang ujung-ujungnya justru mempermalukan dirinya sendiri.

Namun, Kyuhyun dengan sabar mengikuti semua tindakan Siwon yang sejak tadi hanya mengkomentari tamu yang datang ke pesta mereka. Pengantin muda itu berulah dengan meninggalkan singgasana mereka dan berjalan kesana kemari, baik itu menyapa atau hanya sekedar menjahili orang lain. Keduanya sama sekali tidak mempedulikan Jiyong dan Leeteuk yang panik karena tidak bisa menemukan kedua anak mereka.

.

.

.

“Terima kasih kepada hadirin yang sudah meluangkan waktu untuk hadir dalam acara yang membahagiakan bagi kedua keluarga. Sebagai rasa terima kasih dan sebagai tanda cinta kepada pasangannya, mempelai wanita akan memainkan sebuah lagu untuk mempelai pria. Choi Kyuhyun-ssi, kami persilahkan anda untuk ke stage.”

Panggilan dari pembawa acara pesta itu membuat Siwon yang sedang seru mengerjai Kris menjadi termangu. Dia langsung menoleh ke sisi kirinya untuk menanyakan kepada Kyuhyun, akan tetapi dia tidak menemukan sang istri tercinta karena Kyuhyun sudah berjalan setengah berlari ke arah panggung yang disediakan bagi para pengisi acara pernikahan mereka.

Siwon melihat sebuah baby grand piano ada di panggung tersebut, siap untuk digunakan oleh Kyuhyun. Kedua alisnya berkerut bingung karena hal ini tidak ada dalam agenda acara mereka. Siwon memanglingkan kembali pandangannya ke arah Kris dan mendelikan matanya, meminta penjelasan.

“Aku tak tahu menahu hyung.” Kilah Kris yang membuat Siwon mengarahkan tatapan tajamnya ke arah sang adik, Suho yang sedang berusaha membantu Kris lepas dari jeratan jahil sang kakak.

“Jangan lihat aku. Aku juga tidak tahu oppa.”

Siwon semakin bingung. Memangnya apa yang mau dipersembahkan oleh Kyuhyun untuknya?

.

.

.

“Ehem. Terima kasih kepada seluruh tamu yang berkenan hadir di pesta kami. Semoga hari yang membahagiakan bagi kami ini bisa menjadi momen yang menyenangkan untuk anda semua. Lalu, saya mohon kesediaan anda sekalian untuk menyaksikan sebuah video yang sudah saya siapkan khusus untuk suami saya tercinta, Choi Siwon. Video ini akan diiringi dengan lagu yang saya ciptakan khusus untuknya dan berhubung separuh hidup suami saya di luar negeri, jadi lagu ini akan saya nyanyikan dalam bahasa inggris. Semoga suami saya menyukainya. Doakan saya ya.” Ucap Kyuhyun yang ditanggapi dengan gelak tawa dan tepuk tangan dari para tamu. Sedangkan Siwon sendiri sudah berjalan sampai ke depan panggung dan menatap ke arah Kyuhyun dengan senyum meski dia masih belum bisa percaya, Kyuhyun memberinya kejutan seperti ini.

Kyuhyun memberikan senyum manisnya dan cium jarak jauh dengan tangannya kepada Siwon sebelum menekan tuts piano, memulai lagunya.

Dentingan piano mulai terdengar seiring dengan suara merdu Kyuhyun dan tampilan video berisi kumpulan foto-foto Siwon, dirinya dan mereka berdua.

.

.

What’s your definition of it?

How does it make you feel?

Tell me what you say that truly makes it real

King and Queens, Philosophers have tried so hard to find

Tell me what it means to you dear,

Nevermind

Kyuhyun ingat saat pertama kali bertemu dengan Siwon, dia belum mengerti apa itu cinta.

Mengapa Kyuhyun harus merasakan sakit karena cinta?

Mengapa cinta begitu indah namun menyakitkan di saat yang bersamaan?

Mengapa dia tidak bisa bahagia seperti cerita-cerita dongeng yang pernah dibacanya atau diceritakan sang bunda saat dia kecil?

Mengapa disaat dia merasakan cinta, hanya pengkhianatan dan kepedihan yang dia dapat?

Sebenarnya apa itu cinta?

Kyuhyun mempertanyakan arti cinta, berusaha mencari tahu artinya dengan membaca banyak buku, bertanya kepada ahlinya, tetapi semua sia-sia.

Apa itu cinta?

Ya, Kyuhyun tidak tahu apa itu cinta sampai dia bertemu dengan Siwon.

Siwon yang juga sama amatirnya dengan Kyuhyun dalam urusan percintaan, walau Siwon berhubungan dengan banyak gadis, tidak mengerti apa itu cinta.

Keduanya dipertemukan dalam sebuah adegan yang justru jauh dari kata cinta.

Pertengkaran yang mungkin menjurus ke arah benci jika bukan karena benang merah yang mengikat mereka dan tanpa sadar mendekatkan mereka satu sama lain.

Love is kind when the world is cold

Love stays strong when the fight gets old

Love’s a shoulder to lean on

Love is you

Kyuhyun tersenyum kala dia kembali mengingat bagaimana dia akhirnya mau membuka hatinya untuk Siwon dalam bentuk persahabatan sebelum berubah menjadi cinta seorang wanita kepada seorang pria. Betapa beruntungnya Kyuhyun ketika dirinya menerima uluran tangan Siwon yang tulus membantu membenahi hatinya yang hancur berkeping-keping waktu itu.

Kyuhyun bersyukur memiliki Siwon yang menjadi sandarannya dalam segala hal ketika hatinya tak kuat bertahan. Baik ketika melihat cinta lamanya bersama orang lain, kala kasih sayang orang tua yang selalu menyelimutinya pergi jauh dan sulit untuk dia gapai karena jarak yang memisahkan, atau ketika Kyuhyun bimbang dengan hatinya sendiri saat Siwon mengajaknya melangkah ke jenjang yang lebih serius.

Siwon selalu ada untuknya.

Love’s like the water when well runs dry

Quench my thirst, keep me alive

Just need one sip baby

Love is you

Siwon, dimata Kyuhyun adalah pria yang bisa diandalkan. Walau terkadang Siwon bersikap kekanakan dan tidak tahu aturan tetapi semua yang dilakukan Siwon untuknya adalah demi kebaikannya. Sikap Siwon yang pengertian ketika Kyuhyun marah tanpa sebab, ketika Siwon akan diam dan mendengarkan tatkala Kyuhyun menceritakan hari-harinya yang membosankan, atau saat Siwon yang tanpa perlu diberitahu akan memeluk Kyuhyun saat Kyuhyun memerlukan kehangatan dan dekapan seseorang untuk menenangkan hatinya yang gundah.

Siwon selalu membuatnya merasa hidup bagaikan oase dipadang pasir.

Siwon bisa membuatnya merasa sebagai seorang wanita, sebagai seorang Cho Kyuhyun hanya dengan cintanya.

Love is you

Love is you

Love is you

Love is you

Lalu apa itu cinta?

Apakah kasih sayang antara dirinya dengan Siwon?

Mungkin saja.

Love is kind, it makes me stronger

I don’t have to look no longer

You’re the one I cling to

Love is you

Kyuhyun semakin terlarut dengan permainan piano dan nyanyiannya. Lagu yang dia persembahkan untuk Siwon adalah pengingat untuknya bahwa Siwon selalu menguatkan hatinya, menjadi sinar dalam hidupnya agar dia tidak kehilangan arah, seseorang yang menjadi pegangan Kyuhyun.

Seorang pendamping dalam hidup.

When the chips are down

Love will stick around

I’m so glad I found

Love is you

Sekuat apapun usaha Kyuhyun untuk menolak pesona Siwon, menolak perhatian yang diberikan oleh Siwon, menolak keberadaannya di hidup Kyuhyun, pria itu akan selalu disisinya.

Lengket seperti lem yang tak mau lepas.

Lalu apakah Kyuhyun keberatan dengan itu?

Awalnya ya, karena keberadaan Siwon menyesakannya.

Sekarang?

Justru Kyuhyun tidak bisa membayangkan hidup tanpa Siwon. Dia lega karena Siwon menemukannya dan Kyuhyun menerima kehadiran Siwon.

As much as I’ve tried to clarify

Love’s quite simple, he’s just my guy

Perfect definition

Love is you

Kyuhyun selalu bertanya apakah Siwon itu gila?

Apa Siwon itu tidak bosan dengan Kyuhyun yang datar dan tidak menarik?

Apa Siwon tidak punya pekerjaan lain selain berada disampingnya?

Semua pertanyaan itu terjawab dengan mudah.

Sederhana saja.

Siwon ada disampingnya karena pria itu mencintainya.

Siwon ada disampingnya karena Siwon adalah kekasihnya.

Siwon ada disampingnya karena Siwon adalah pria miliknya.

Karena begitu sederhananya, Kyuhyun seharusnya tidak perlu berpikir terlalu keras untuk menanyakan arti cinta mereka berdua.

Pengertian sempurna sudah terangkum untuknya.

Lalu apa itu cinta?

Cinta adalah…

Cinta adalah dia.

Cinta adalah Siwon.

Love is you

Love is you

Love is you

Love… Is you…

.

.

.

Seumur hidupnya, Siwon hanya beberapa kali menitikan airmatanya. Disaat sang ayah tiba-tiba sakit walau keajaiban datang dan memulihkan kondisi sang ayah. Atau saat melihat Minho kecil yang menangis karena ditinggal olehnya pergi ke luar negeri. Atau saat Suho yang tak mau bicara dengannya setelah menangis dengan keras karena coklat valentine yang dengan susah payah dibuatnya, Siwon berikan kepada salah satu mantan pacarnya. Atau saat dia menerima penghargaan atas usahanya di bidang musik. Siwon menitikan airmata walau hanya sebulir.

Ya, Siwon jarang menangis.

Tapi yang dilakukan istrinya saat ini membuatnya terharu. Siwon tahu Kyuhyun mencintainya namun apakah cinta itu sedalam cintanya kepada Kyuhyun? Siwon sempat meragukan hal itu meski langsung di tepis olehnya. Siwon percaya bahwa cintanya sudah cukup untuk mereka berdua sehingga tidak perlu ada ukuran untuk cinta Kyuhyun.

Akan tetapi sekarang…

Siwon tahu bahwa perasaannya berbalas. Mungkin lebih besar.

Siwon menghapus bekas airmatanya, berusaha memasang senyum lesung pipinya yang diarahkan kepada Kyuhyun dan menikmati permainan piano dan suara merdu sang istiri untuk menyampaikan rasa cintanya.

Begitu Kyuhyun selesai memainkan dan menyanyikan lagu untuknya, wanita cantik itu berdiri dan membungkuk hormat kepada para tamu yang memberikan applause bahkan standing ovation yang luar biasa atas pertunjukkan yang disuguhkan oleh Kyuhyun.

Kyuhyun lalu segera turun dan berlari ke arah Siwon. Begitu dekat, tanpa peringatan sama sekali Kyuhyun menerjang Siwon dan memeluknya erat. Siwon yang sudah siap siaga, dengan mudah menangkap tubuh Kyuhyun dan memeluknya balik.

Pria Choi itu mendekap erat Kyuhyun dan memberikan istri manisnya itu dengan kecupan-kecupan di telinga, leher, dan pelipis sebelum menenggelamkan wajahnya di cerug leher Kyuhyun.

Kyuhyun sendiri meletakan dagunya di bahu Siwon. Tangannya tak berhenti mengusap rambut di bagian belakang kepala Siwon sembari mengucapkan kata ‘aku mencintaimu sayang’ agar Siwon menjadi lebih tenang.

Memang apa sebabnya Kyuhyun sampai harus melakukannya?

Jawabannya karena…

“Sayang, berhentilah menangis. Seharusnya aku yang menangis karena aku mempelai wanitanya.”

Shut up Kyu. You did this to me, so takes resposibily and just let me be.”

…karena Siwon kembali menangis. Alasan itulah mengapa pria itu menyembunyikan wajahnya di cerug leher Kyuhyun.

Tawa indah Kyuhyun menjadi musik tersendiri untuk Siwon. Belaian lembut itu membawa Siwon ke kedamaian yang menenangkan. Belum lagi, kecupan ringan di pipi Siwon yang diberikan Kyuhyun semakin mendamaikan hatinya.

Berada dalam dekapan Kyuhyun membuat Siwon merasa hidupnya baru saja dimulai.

Hidup bersama dengan Kyuhyun.

Apapun yang akan mereka hadapi nanti, mereka akan hadapi berdua.

Karena mereka sudah memutuskan untuk terus bersama.

Karena mereka sudah memutuskan bahwa mereka tidak mau orang lain.

Karena mereka sudah memutuskan untuk mencintai satu sama lain.

.

.

.

Apa arti dari cinta?

Sederhana saja.

Cinta adalah… Kamu.

END

( 。・_・。)(。・_・。 )

n4oK0’s notes : This is for the upcoming WonKyu Day everyone. Aslinya Nao mau post saat D-Day tapi Naonya ga sabaran XD. Nao mohon maaf kalo romancenya ga greget, maklum aja Naonya sendiri jombloers jadinya masih mencari apa itu arti cinta.

Namun beruntung ada lagu ini yang dicover oleh member dari girl group kesukaan Nao saat ini, MAMAMOO. Nao membayangkan suara Solar adalah suara Kyuhyun. Jadinya terciptalah FF ini.

Seperti biasa gomen untuk typos dan kegajean FF ini. Nao selalu berusaha agar bisa memberikan bacaan yang layak dikonsumsi \_~(˘▾˘~)

Keep Calm and Ship Wonkyu, Yunjae, and Krisho 😀

Sankyu and Peace all

^^n4oK0^^

Advertisements