Tags

, , , , , ,

Title : I’m Not A Mafia’s Boyfriend 1

Pairing/Charas : Wonkyu, KrisHo, YunJae, GTop, more to come

Genre : Romance, A Bit Humor (I Think)

Disclaimer : All casts are belong to their self and God

Inspired : My own interpretation and imagination after wathing several action movie

Warning : Un-betaed a.k.a. Typos, GS, AU, OOC, Mention several OC’s, Mature for Scene & Language

Summary : Not all mafias are men because there’s a new fish in town and she is the evil itself.

( 。・_・。)(。・_・。 )

Matahari sudah tenggelam sejak satu jam yang lalu. Namun tiga orang manusia masih betah berdiri di hadapan beberapa orang di hadapan mereka. Ketiga orang itu, satu pria dan dua orang wanita, menatap orang-orang yang bersujud di hadapan mereka dengan tatapan datar walau semua yang ada disana bisa merasakan aura kengerian yang dikeluarkan ketiganya.

Sang wanita yang berada ditengah tiba-tiba mengulurkan tangannya ke kanan, seolah-olah meminta sesuatu dari pria yang ada di sebelah kanannya. Tanpa mengatakan sepatah kata pun pria itu mengeluarkan pistol dengan silencernya dan langsung menyerahkan kepada sang wanita.

Wanita itu memasang sendiri silencer pistol tersebut seraya sesekali melihat wajah-wajah lima orang lelaki yang berlutut di hadapannya. Kelimanya dalam keadaan terikat tangan dan kaki mereka dan mulut mereka di bekap dengan kain. Lima orang itu langsung bergetar ketakutan melihat wanita itu selesai memasang silencer dan mengarahkan pistol itu ke arah mereka.

Wanita yang berparas cantik itu tiba-tiba tersenyum sebelum berjalan perlahan ke arah kanan. Dia berdiri di depan salah satu lelaki yang sudah begitu ketakutan sampai menangis dan menggelengkan kepalanya kuat-kuat. Wanita itu masih dengan senyum manisnya mengarahkan pistol yang dia pegang ke kening lelaki itu dan tanpa aba-aba sama sekali langsung menembakan peluru yang saat ini sudah bersarang di kepala lelaki tersebut. Tubuhnya serta merta ambruk dengan darah berceceran dari kepalanya.

“1.” Ucap wanita itu lalu melangkah ke lelaki di sebelah lelaki yang sudha kehilangan nyawanya tersebut. Wanita itu mengulang lagi prosesnya sambil terus menggumamkan angka-angka yang merupakan urutan kematian bagi kelima orang lelaki malang tersebut.

“2.”

“3.”

“4.” Angka itu adalah angka yang menujukan mayat yang ada dalam gudang besar tak terurus tersebut. Tinggal satu lagi dan wanita cantik itu tersenyum paling lebar kala menatap lelaki terakhir yang menanti ajalnya itu.

Klik! Klik! Klik!

Tiga kali wanita itu menarik pelatuk pistol itu tetapi tidak ada peluru yang keluar. Wanita itu menatap heran ke arah pistolnya sebelum membuang begitu saja pistol itu ke tanah.

“Habis.” Ujarnya singkat kemudian membalikan tubuhnya ke dua orang yang menatapnya dengan tatapan malas. Sementara itu, lelaki yang nyawanya di ujung tanduk itu sejenak bisa menghela nafas lega karena mengira wanita itu tidak jadi membunuhnya. Padahal,

“Aku hanya membawa ini.” Sahut wanita yang satu lagi kepada si wanita sadis. Wanita berambut pirang panjang sepunggung itu tersenyum puas dan mengisyaratkan agar si wanita yang berbicara tadi membawa benda yang dia bawa.

Sebuah katana.

Wanita itu kembali menghadap ke arah si lelaki yang kembali bergidik ngeri melihat pedang jepang yang panjang dan tajam itu. Terlebih lagi melihat senyum manis sang wanita yang justru begitu menakutkan untuknya. Dia menggelengkan kepalanya, memohon dengan sorot matanya yang memelas, agar wanita cantik itu mau berbelas kasih dan tidak membunuhnya. Namun keinginannya lenyap sudah ketika dia mengatakan,

“Maaf kau harus menunggu lama. Aku akan segera mengirimmu bertemu dengan teman-temanmu yang lain. Say bye, bye.”

“Hmph!!”

Slash!

.

.

.

“Urus mayat mereka. Pastikan kematian mereka terlihat wajar agar keluarga mereka tidak curiga. Tutupi keberadan kita seperti biasa. Dasar sampah! Mengerjakan tugas mudah saja mereka tidak becus. Membuatku susah saja.” titah ditambah dengan gerutuan dari wanita berambut pirang tersebut kepada pria yang jelas adalah tangan kanannya.

“Kau ingin sekalian menghabisi keluarga mereka juga?” pria itu tidak ingin melanjutkan ucapannya karena dia sebenarnya tahu apa yang dikatakan oleh wanita yang menjadi tuannya sejak dia bisa berjalan.

“Mereka tidak bersalah. Selama mereka tidak tahu tentang kita, tak perlu bertindak sedrastis itu. Paham Seunghyun?”

Loud and clear mam. I’m on it. Oh, hampir aku lupa. Suho-ya menelepon tadi. Dia bilang semua administrasi agar kau pindah universitas sudah beres. Besok kau tinggal masuk.” Jelas pria yang dipanggil dengan nama Seunghyun atau lengkapnya Choi Seunghyun. Pria yang sejak kecil sudah ditetapkan menjadi bawahan dari wanita berhati iblis berwajah malaikat, Cho Kyuhyun.

Kyuhyun adalah satu-satunya pimpinan wanita di Korea saat ini. Meneruskan tampuk kepemimpinan ayah angkatnya Kanzaki Tatsumi, yakuza berdarah Korea, yang memilih turun dari kekuasaannya karena ingin menikmati masa tuanya di tanah kelahirannya Jepang.

Awalnya semua orang meremehkan kemampuan Kyuhyun karena dia seorang wanita. Akan tetapi semuanya akhirnya menutup mulutnya walau mereka keberatan pimpinan mereka seorang wanita karena Kyuhyun tidak akan segan-segan merobek mulut mereka dan melubangi kepala mereka jika Kyuhyun tidak menyukai tindakan dan perkataan dari orang yang melawannya. Jangannya yang melawannya, anak buah Kyuyun sendiri takut dengan kesadisan bos mereka.

Diawali dengan rasa takut, lama kelamaan berubah menjadi rasa segan dan hormat dan loyalitas dari para anak buah Kyuhyun. Aura dan gaya kepemimpinan yang begitu serupa dengan Kanzaki Tatsumi, keahliannya dalam bermain pedang, memanah, dan beladiri taekwondo serta kemampuannya bernegosiasi membuat Kyuhyun menjadi salah satu pimpinan mafia yang hebat dan diperhitungkan oleh pimpinan lainnya. Bahkan Kyuhyun menjadi salah satu kandidat untuk menduduki posisi sebagai pimpinan besar para mafia di Korea.

Kekuatan Kyuhyun bukan hanya dirinya. Kyuhyun memiliki tangan kanan dan tangan kiri yang sama hebatnya dengannya. Choi Seunghyun, adalah penembak jitu dan ahli semua beladiri. Seunghyun juga memiliki kemampuan bernegosiasi yang sama hebatnya dengan Kyuhyun. Sering kali Seunghyun menggantikan posisi Kyuhyun ketika ada rapat besar antara pimpinan mafia. Selain itu dia juga berprofesi sebagai pengacara untuk menutupi jati dirinya sebagai seorang mafia.

Seunghyun adalah anak dari mendiang tangan kanan Kanzaki. Kedua orang tua Seunghyun tewas dibunuh berkedok kecelakaan pesawat oleh saingan Kanzaki yang tak suka Kanzaki yang berdarah campuran menjadi salah satu pimpinan mafia. Sejak kematian orang tuanya, Kanzaki yang bertanggung jawab atas hidup Seunghyun. Dia juga yang membuat Seunghyun menjadi tangan Kyuhyun agar dia bisa melindungi dan menjaga Kyuhyun. Seunghyun sama sekali tidak keberatan karena pada dasarnya dia menyayangi Kyuhyun seperti adik kandungnya sendiri.

Lalu yang menjadi tangan kiri Kyuhyun adalah seorang wanita yang seumuran dengan Seunghyun dan lebih tua satu tahun dari dirinya. Kim Jaejoong, wanita lembut namun berbahaya itu adalah kakak angkat Kyuhyun. Jaejoong diselamatkan oleh Kanzaki dan Kyuhyun ketika dirinya dibuang seperti sampah setelah dipukuli sampai sekarat oleh orang tuanya sendiri. Mereka ingin menjual Jaejoong ke rumah bordil namun Jaejoong menolak.

Kanzaki dan Kyuhyun merasa iba terhadap keadaan Jaejoong dan memutuskan untuk merawat dan menerima Jaejoong menajdi bagian dari keluarga mereka. Sejak itu pulalah Jaejoong bersumpah akan mendampingi Kanzaki dan Kyuhyun sampai akhir hidupnya untuk membalas budi mereka berdua.

Jaejoong adalah ahli dalam senjata api meski dia bukan penembak jitu seperti Seunghyun. Jaejoong mengusai beladiri Judo dan Aikido. Jaejoong juga adalah penasehat Kyuhyun seperi halnya Seunghyun, hanya saja Jaejoong lebih teliti dalam perencanaan dan strategi kelompok mereka walau master mind dari seluruh keputusan dan tindakan kelompok mereka berasal dari Kyuhyun.

Sama seperti Seunghyun, Jaejoong memiliki pekerjaan sebagai kedoknya yaitu pemilik dan koki dari sebuah café kecil di dekat markas mereka. Keduanya, Seunghyun dan Jaejoong, adalah orang terpilih dan orang kepercayaan Kyuhyun. Kyuhyun bisa mengandalkan keduanya sebagaimana keduanya mengandalkan Kyuhyun.

“Eonnie!”

Ah, hampir saja luput menjelaskan satu orang lagi yang juga memiliki andilnya dalam semua pekerjaan Kyuhyun. Sang ahli komputer, Kim Joonmyeon, anak biologis dari Kanzaki Tatsumi.

Kim Joonmyeon atau lebih sering dipanggil dengan Suho adalah anak kandung Kanzaki dengan seorang wanita penghibur kelas atas. Ibu Suho meninggal karena sakit dan akhirnya Suho diambil dan dibesarkan oleh Kanzaki. Jika meruntut dari silsilah, seharusnya Suho yang menjadi pengganti Kanzaki. Tetapi dengan tegas Suho menolak. Dia tidak suka dengan hal-hal berbau kekuasaan atau hal yang membuat kepalanya pusing. Suho lebih memilih untuk duduk berjam-jam meng-hack jaringan daripada harus bertemu dan bersilat lidah dengan orang-orang tua itu. Biar kakak tersayangnya yang melakukan itu semua.

“Suho-ya. Kenapa baru datang?” tanya Kyuhyun sambil mengusap rambut merah kecoklatan sebahu milik Suho.

“Tadi aku harus mengambil berkas ini dulu eonnie. Lalu aku harus melakukan hobbyku dulu baru kemari.” Jawab Suho memberikan cengiran lebarnya kepada Kyuhyun.

Hobbymu itu terlalu merepotkan baby girl. Bagaimana jika oppa langsung menculik dan memaksanya menjadi kekasihmu?” tawar Seunghyun sungguh-sungguh. Suho menatap Seunghyun seperti dia memiliki kuman dan penyakit kulit di tubuhnya.

“Yang benar saja oppa! Itu bukan gayaku. Cepat atau lambat, dia akan tertarik kepadaku. Kita lihat saja.” Tolak Suho dengan percaya dirinya. Kyuhyun terkekeh geli dengan kepercayaan diri dari Suho yang meski telah sesumbar kepada dirinya, Jaejoong dan Seunghyun, tidak pernah ada perubahan terkait hubungan dengan orang yang disukai oleh Suho. Yang terjadi justru Suho semakin besar jiwa menguntitnya.

Kyuhyun menggelengkan kepalanya tak mengerti. Suho selalu percaya diri jika berhubungan dengan komputer terlebih lagi jika kemampuannya digunakan untuk meng-hack jaringan informasi lawan. Akan tetapi mengapa jika berhubungan dengan manusia selain orang terdekatnya, Suho akan menciut layaknya kelinci kecil?

“Oh ya eonnie. Karena eonnie mahasiswa pindahan baru jadi eonnie akan ditemani dengan salah seorang senat mahasiswa. Dia adalah wakil ketuanya eonnie. Kalau tidak salah namanya… Ch-ch… Sebentar. Ah! Choi Siwon. Dia cukup tampan loh eonnie. Lihat ini Jae eonnie.” Ujar Suho yang setelah menyerahkan selembar kertas dengan foto di dalamnya kepada Kyuhyun, beranjak memamerkan pria yang dikatakannya sebagai pria tampan.

Kyuhyun sendiri penasaran dengan orang yang disanjung adiknya tersebut. Jarang sekali Suho memuji seseorang jika bukan kenyataannya. Kyuhyun memeriksa isi kertas itu dengan seksama sebelum mata coklat madunya menatap foto seorang pria muda. Garis wajahnya yang cukup tegas, alisnya yang tebal, bibirnya yang tipis, hidung mancung, dan sorot mata yang tajam dari iris hitam kelamnya, membuat Kyuhyun tanpa sadar bersiul.

Siulan Kyuhyun sontak membuat Suho, Jaejoong dan Seunghyun memanglingkan wajah mereka ke arah Kyuhyun. Ketiganya memandang Kyuhyun yang terlihat menyeringai senang terhadap kertas ditangannya. Dan seolah mengerti akan apa yang terjadi, ketiganya juga ikut menyeringai dengan satu pemikiran yang sama.

She finds him.

TBC

( 。・_・。)(。・_・。 )

n4oK0’s notes : Okay, okay… Sebelum pada ngamuk karena Nao buat FF baru, hear me first. Ide ini muncul begitu aja pas Nao lagi non-stop nonton film-film action kayak the raid, kill bill, dll.

Nah waktu Nao liat kill bill ada tokoh yang diperanin sama lucy liu itulah yang membuat Nao kepengen bingits buat FF ini. Jadi kalau berkenan, monggo untuk dikonsumsi sebagai bahan bacaan.

FF ini sementara akan Nao protek karena beberapa unsurnya mungkin tidak cocok untuk mereka yang dibawah umur tapi sekalian mau liat animonya juga sih.

As usual, gomen lagi untuk typos and kegajean FF ini… I’ll see u in next chapter.

Keep Calm and Ship Wonkyu, Yunjae, and Krisho 😀

Sankyu and Peace all

^^n4oK0^^

Advertisements